Terimbas Pandemi Corona, Penerimaan Anggota Tamtama TNI Alami Penundaan

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 03 Mei 2020
 Terimbas Pandemi Corona, Penerimaan Anggota Tamtama TNI Alami Penundaan

Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pandemi corona ternyata mempengaruhi sejumlah pelaksanaan program Tentara Nasional Indonesia (TNI) termasuk penerimaan calon Tamtama.

Berdasarkan keterangan Pangdam II/Sriwiyaja Mayjen TNI Irwan, wabah Covid-19 berdampak cukup signifikan terhadap penerimaan anggota TNI.

Baca Juga:

Hanya Berisi Pelatihan Online, Anggota DPR Kritik Keras Program Kartu Pra Kerja

Salah satunya program penerimaan calon Tamtama PK TNI AD Gelombang I tahun 2020 yang sudah dimulai sejak Februari 2020 telah mengalami penundaan.

Pangdam Sriwijaya Mayjen TNI Irwan
Pangdam Sriwijaya Mayjen TNI Irwan (tengah) (Foto: antaranews)

Menurut Mayjen Irwan dalam keterangannya di Palembang, Minggu (3/5) penundaan tersebut lantaran pelaksanaan kegiatan calon Tamtama cukup berat dan memiliki risiko tinggi terhadap kemungkinan penyebaran serta penularan Covid-19.

Namun demikian sebagai insan prajurit, harus menyadari bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bagian tugas pokok yang harus dilaksanakan dalam rangka menyiapkan kekuatan pertahanan untuk meningkatkan kekuatan operasional TNI AD.

"Hal itu juga agar TNI siap menghadapi segala kemungkinan perkembangan situasi global," ujar Pangdam Sriwijaya.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga menyampaikan rasa hormat dan bangga serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Panitia Daerah maupun Pusat penerimaan CATA 2020, karena telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik.

"Meskipun kegiatan penerimaan CATA kali ini syarat akan tantangan dan berisiko tinggi tetapi panitia telah bekerja secara maksimal, " kata Irwan.

Untuk diketahui bahwa, 563 para peserta yang mengikuti sidang Pantukhir ini merupakan calon Tamtama terbaik. Mereka telah melewati seluruh tahapan pemeriksaan awal, yang sangat ketat dan teliti, meliputi aspek administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi (MI), dan psikologi, yang dilaksanakan secara obyektif dan transparan.

Terdampak corona, penerimaan Tamtama TNI AD alami penundaan
Program penerimaan Tamtama TNI AD yang dilaksanakan Kodam Sriwijaya (Foto: Kapuspendam Sriwijaya via antaranews)

Para calon Tamtama yang dinyatakan lulus pada Sidang Pemilihan Tingkat Pusat atau Sidang Panitia Penentuan Akhir (Pantukhir) ini selanjutnya akan mengikuti pendidikan Secata selama 5 bulan, yang rencananya akan dibuka pada tanggal 6 Mei 2020 mendatang di Dodik Secata Rindam II/Sriwijaya.

Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan sebagaimana dilansir Antara mengatakan, seleksi penerimaan CATA PK TNI AD Tahun 2020 ini, merupakan salah satu Program Kerja TNI AD, dalam rangka penyediaan personel Tamtama guna memenuhi kebutuhan organisasi TNI AD.

Proses penerimaan prajurit senantiasa dilaksanakan secara transparan serta objektif, sesuai standar dan norma yang telah ditentukan.

"Kita ingin hanya calon yang berkualitas, memenuhi persyaratan dan terbaiklah yang layak lulus,” ujar Kolonel Djohan.

Baca Juga:

Gugus Tugas Amankan 172 Orang Saat Razia Malam PSBB, Ada yang Positif Corona

Kapendam mengatakan, kebijakan pimpinan TNI AD di bidang personel, khususnya pada penerimaan calon Tamtama kali ini, lebih mengedepankan aspek keterwakilan putra daerah.

Para peserta sidang yang diajukan ini merupakan calon-calon terbaik berasal dari perwakilan Kodim di wilayah Sumbagsel yang telah melaksanakan seleksi pengecekan awal dilaksanakan secara objektif dan transparan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pungkasnya.(*)

Baca Juga:

KLB Belum Dicabut, UNS Surakarta Perpanjang Kuliah Daring Sampai Lebaran

#TNI AD #Virus Corona #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Jembatan Gantung Pangandaran Buatan Kodim Putus Saat Peresmian, TNI AD: Batas Kapasitas Diabaikan
TNI AD pastikan struktur utama Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran utuh, kini jembatan ditutup untuk perbaikan.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Jembatan Gantung Pangandaran Buatan Kodim Putus Saat Peresmian, TNI AD: Batas Kapasitas Diabaikan
Indonesia
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Kehadiran kapal induk Giuseppe Garibaldi mengubah wajah pertahanan maritim TNI AL. Bukan sekadar kapal bekas, ini adalah pusat komando bergerak untuk menjaga kedaulatan dan ujung tombak operasi kemanusiaan Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Indonesia
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
KKB Kodap III Ndugama culik 11 perempuan di Jila, Mimika. Dua orang jadi korban penembakan dan sembilan lainnya masih disandera
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
Indonesia
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
NI AD minta publik tidak berspekulasi terkait ledakan gudang amunisi Madiun. Tim investigasi profesional dari Jakarta sudah dibentuk untuk menyelidiki penyebab insiden.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Indonesia
TNI AD Kirim Tim Khusus dari Jakarta Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
TNI AD bentuk tim investigasi profesional dari Jakarta untuk menyelidiki ledakan gudang amunisi Puspalad Madiun. 1 prajurit gugur, 6 luka. Korban dirawat di RSUD Caruban.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Kirim Tim Khusus dari Jakarta Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Indonesia
Gudang Amunisi TNI Madiun Meledak Saat Proses Pemeriksaan dan Perawatan
Ledakan gudang amunisi Puspalad Madiun terjadi saat inspeksi rutin. Satu prajurit gugur, empat luka berat, dua luka ringan.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Gudang Amunisi TNI Madiun Meledak Saat Proses Pemeriksaan dan Perawatan
Indonesia
TNI AD Buka Suara Kondisi Terkini Ledakan Madiun: 4 Prajurit Luka Berat, 2 Luka Ringan
TNI AD buka suara terkait ledakan gudang munisi di Madiun. Satu prajurit gugur, empat luka berat, dua luka ringan. Korban dirawat di RSUD Caruban, penyebab masih diinvestigasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Buka Suara Kondisi Terkini Ledakan Madiun: 4 Prajurit Luka Berat, 2 Luka Ringan
Indonesia
450 Prajurit Satuan Tempur Asal Aceh Dikirim ke Boven Digoel Papua
Prajurit juga bakal menerapkan keterampilan di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
450 Prajurit Satuan Tempur Asal Aceh Dikirim ke Boven Digoel Papua
Indonesia
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
PBB juga menuntut pertanggungjawaban penuh dan mendesak seluruh pihak mematuhi hukum internasional guna memastikan keamanan properti serta personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
Bagikan