TikTok dan Facebook Terlarang bagi Tentara India

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 11 Juli 2020
TikTok dan Facebook Terlarang bagi Tentara India

Tentara India wajib hapus TikTok, Facebook dan Instagram (Foto: anadoluagency)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TENTARA India meminta pasukannya untuk menghapus 89 aplikasi, termasuk TikTok, Facebook, PUBG, Tinder, dan Truecaller. Seperti dilansir NDTV, perintah tersebut diberikan guna mencegah kebocoran informasi penting negara.

Pelarang itu muncul setelah beberapa minggu pemerintah India melarang 59 aplikasi asal Tiongkok. Namun, kali ini daftarnya lebih besar dan tak hanya untuk aplikasi asal Tiongkok saja.

Baca Juga:

India Larang TikTok, Instagram Uji Coba Reels di Sana

Daftar lengkap 89 aplikasi yang dilarang digunakan tentara India itu diunggah agensi berita ANI di Twitter. Berdasarkan sumber dari tentara India, hal itu dilakukan untuk mencegah potensi kebocoran informasi.

Sementara itu, laporan lainnya menyebutkan tentara India diberikan waktu hingga 15 Juli untuk menghapus seluruh aplikasi tersebut. Bila tidak melakukannya hingga batas waktu yang ditentukan, tentara tersebut harus siap menerima konsekuensi.

Baca juga:

India Larang TikTok, Aplikasi Ini Malah Jadi Populer

Selain pelarangan sejumlah aplikasi populer di India seperti Tinder, Facebook, Instagram, PUBG, dan TikTok, semua aplikasi gaming, semisal Tencet, serta blog pribadi pun dilarang.

Tentara India dilarang menggunakan 89 aplikasi. (Foto: pixabay/shivamjoker)

Pada bagian atas daftar itu pun tertulis lengkap 89 aplikasi media sosial yang dilarang digunakan. Pelarangan tersebut merupakan buntut dari ketegangan hubungan antara India dan Tiongkok pada beberapa minggu terakhir ini. Namun, tak seperti pelarangan 59 aplikasi untuk seluruh masyarakat India, daftar 89 aplikasi itu hanya berlaku untuk tentara atau anggota militer.

Ini bukan kali pertama tentara India dilarang menggunakan aplikasi media sosial. Sebelumnya, angkatan bersennjata India memberi peringatan kepada anggota yang menggunakan aplikasi WhatsApp dan Facebook.

Selain itu, para tentara India juga dilarang untuk membawa ponsel serta mengakses Facebook pada area sensitif, seperti pangkalan militer, kapal perang, serta galangan kapal. (Ryn)

Baca juga:

Facebook Matikan Aplikasi Lasso, Gagal Saingi TikTok?

#TikTok #Facebook #Instagram
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Nekat Live Streaming Asusila di Medsos Demi Cuan Rp 400 Ribu Sehari
Enam tersangka gunakan aplikasi PK dan Tevi, targetkan donasi Rp250 ribu–Rp400 ribu per hari. Motif ekonomi jadi pendorong tersangka.
Wisnu Cipto - 12 menit lalu
Nekat Live Streaming Asusila di Medsos Demi Cuan Rp 400 Ribu Sehari
Indonesia
Modus Baru Live Streaming Pornografi Medsos, Pancing Pakai TikTok Versi Vulgar di Tevi
Modus baru live streaming pornografi. TikTok dipakai sebagai pancingan, penonton diarahkan ke Tevi untuk tayangan vulgar.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Modus Baru Live Streaming Pornografi Medsos, Pancing Pakai TikTok Versi Vulgar di Tevi
Fun
TikTok Tambah Fitur Baru di Kolom Komentar, Hadirkan Survei Interaktif
TikTok kembali berinovasi dengan menghadirkan sederet fitur baru di kolom komentar. Mulai dari Voice Comments, Polling, hingga Photo Carousel Comments dan Live Photo Comments.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
TikTok Tambah Fitur Baru di Kolom Komentar, Hadirkan Survei Interaktif
Tekno
Brasil Denda TikTok Rp500 Miliar, Soroti Keamanan Anak di Platform Digital
Otoritas perlindungan data Brasil menjatuhkan denda hampir 30 juta dolar AS atau sekitar Rp500 miliar kepada TikTok.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Brasil Denda TikTok Rp500 Miliar, Soroti Keamanan Anak di Platform Digital
Fun
Instagram Ganti Logo Teks Setelah 10 Tahun, Malah Bikin Pengguna Salah Baca
Instagram memperbarui logo teks setelah sekitar 10 tahun. Desain baru tampil lebih bersih dan modern, dengan bentuk huruf yang menyerupai tulisan tangan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Instagram Ganti Logo Teks Setelah 10 Tahun, Malah Bikin Pengguna Salah Baca
Indonesia
Satwa Dilindungi Kasturi Kepala Hitam, Kakatua Koki dan Nusu Bayan Diperjualbelikan di Facebook
Dari pemeriksaan di lokasi, tim menemukan tujuh ekor burung dilindungi yang diduga akan diperjualbelikan. MH beserta seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Satwa Dilindungi Kasturi Kepala Hitam, Kakatua Koki dan Nusu Bayan Diperjualbelikan di Facebook
ShowBiz
Lagu 'YAYAYA' Uno Laothong Viral, ini Lirik dan Maknanya
Pada bagian pembuka, YAYAYA menghadirkan nuansa sendu melalui lirik yang mengisahkan seseorang yang masih terjebak dalam kenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Lagu 'YAYAYA' Uno Laothong Viral, ini Lirik dan Maknanya
Olahraga
Viral! Cristiano Ronaldo Diduga Like Unggahan FIFA Bantu Argentina ke Final Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo terlihat menyukai unggahan Instagram, yang menuduh FIFA membantu Argentina ke final Piala Dunia 2026.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Viral! Cristiano Ronaldo Diduga Like Unggahan FIFA Bantu Argentina ke Final Piala Dunia 2026
Indonesia
PHK Tokopedia, Ekonom Tegaskan Pekerja Paling Rentan Jadi Korban
Dalam penjelasan kepada DPR dan Kementerian Ketenagakerjaan, manajemen menyebut yang terjadi yakni penataan organisasi, bukan PHK massal.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
PHK Tokopedia, Ekonom Tegaskan Pekerja Paling Rentan Jadi Korban
Indonesia
Dasco Fasilitasi Pertemuan TikTok dengan Kemenaker Soal PHK, TikTok: Pekerja Ambil Paket Kompensasi
Media sosial diramaikan kabar yang menyebut 90 persen karyawan Tokopedia mengalami PHK setelah perusahaan diakuisisi TikTok.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Dasco Fasilitasi Pertemuan TikTok dengan Kemenaker Soal PHK, TikTok: Pekerja Ambil Paket Kompensasi
Bagikan