Temui Massa Buruh, Ini Pidato Sandi di Atas Mobil Komando

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 31 Oktober 2017
Temui Massa Buruh, Ini Pidato Sandi di Atas Mobil Komando

Wagub DKI Sandiaga Uno berbicara dari atas mobil komando kepada para buruh yang berdemonstrasi di depan Balai Kota. (MP/Asropih Opih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Setelah melaksanakan salat asar, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menemui ribuan massa Koalisi Buruh Jakarta di depan Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (31/10).

Sekitar pukul 16.00 WIB, Sandi langsung menaiki mobil komando aksi massa buruh bersama dengan Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah dan buruh lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sandi mengucapkan terima kasih kepada para buruh karena telah menunggunya sejak pagi. Tak hanya itu ia juga meminta maaf kepada buruh karena tak sempat menemuinya sejak awal karena ada tugas.

"Masih semangat? Hidup buruh! hidup buruh! Kurang keras, hidup buruh! Terima kasih sudah menunggu dari pagi, mohon maaf saya baru bisa hadir di sini karena menumpuknya tugas, dan alhamdulillah setelah salat asar kita bisa, saya baru bisa menghampiri," kata Sandi di atas mobil komando.

Ia juga berharap kepada para buruh untuk kembali menyatukan hati guna bisa menerima kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh Pemprov DKI dalam mensejahterahkan buruh.

"Mudah-mudahan kita bisa menghadirkan kebijakan yang menyejahterakan buruh, amin, amin. Sehingga Jakartanya bisa lebih baik lagi, amin, lebih sejahtera lagi, amin. Mudah-mudahan kita bisa bersatu. Ingat kita berjuang bersama-sama, kita tak boleh terpecah belah betul, kita gunakan kesempatan beberapa jam ke depan mudah-mudah dengan diskusi sama Pak Anies dan seluruh pembantu kepentingan dan pemimpin-pemimpin yang ada di sini kita bisa insyaallah menghadirkan suatu yang beda," ungkapnya.

Untuk itu, politisi Partai Gerindra tersebut meminta kepada semua pihak untuk bersama-sama menjalakan kebijakan Pemprov untuk ibu kota yang lebih baik lagi.

"Memimpin Jakarta 5 tahun ke depan kita perlu bersama-sama. Oleh karena itu kita mohon doanya, agar kita tetap amanah, kita tetap istikamah, banyak sekali tekanan-tekanan, tapi insyaallah kalau kita bersatu mudah-mudahn kita bisa menghadirkan kebijakan yang lebih baik untuk semua," tandasnya. (Asp)

Baca juga berita lainnya terkait demo buruh Jakarta dalam artikel: Keluar dari Balai Agung, Sandi Temui Massa Koalisi Buruh Jakarta

#Sandiaga Uno #Buruh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
UMR 2027 Diusulkan Naik 9,5 Persen, Tidak Akan Bikin Pengusaha Bangkrut
Faktor yang mempengaruhi PHK dan penutupan usaha/industri dalam setahun terakhir, salah satunya kondisi perekonomian dan geopolitik dunia, terutama bagi perusahaan yang berorientasi pada ekspor.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
UMR 2027 Diusulkan Naik 9,5 Persen, Tidak Akan Bikin Pengusaha Bangkrut
Indonesia
Aturan PHK Makin Ketat, Pekerja Wajib Tahu Ini
UU Pelindungan Ketenagakerjaan juga mengatur tahapan selanjutnya apabila dari perundingan bipartit tersebut tidak ditemukan kesepakatan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Aturan PHK Makin Ketat, Pekerja Wajib Tahu Ini
Indonesia
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Kabar duka menyelimuti Indonesia. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia hari ini di usia 73 tahun. Simak detail pemakaman dan pesan terakhir almarhum di sini.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Berita Foto
Aksi Demo Buruh Tuntut Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan di Jakarta
Massa buruh melakukan long march saat aksi unjuk rasa menuntuk sahkan RUU Ketenagakerjaan di Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 24 September 2026
Aksi Demo Buruh Tuntut Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan di Jakarta
Indonesia
Buruh Berikan Draf Sandingan RUU Perlindungan Tenagakerja, Ingin Semua Jenis Perkerjaan Diakomodir
Masih terdapat sejumlah hal yang harus diperbaiki dan ditambahkan. Salah satunya adalah ruang lingkup definisi pekerja yang dinilai masih terlalu berorientasi pada pekerja manufaktur.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Buruh Berikan Draf Sandingan RUU Perlindungan Tenagakerja, Ingin Semua Jenis Perkerjaan Diakomodir
Berita Foto
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Buruh Bahas RUU Ketenagakerjaan
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima naskah dari Ketua KRPI Rieke Diah Pitaloka di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 13 Agustus 2026
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Buruh Bahas RUU Ketenagakerjaan
Indonesia
Said Iqbal Ingatkan DPR dan Pemerintah tidak Terburu-buru Bahas RUU Ketenagakerjaan, jangan Seperti UU Ciptaker
Said meminta kualitas aturan dan keterlibatan buruh tetap menjadi prioritas.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Said Iqbal Ingatkan DPR dan Pemerintah tidak Terburu-buru Bahas RUU Ketenagakerjaan, jangan Seperti UU Ciptaker
Indonesia
18 Serikat Buruh Sambangi Cak Imin, Bawa Draft UU Baru untuk Lindungi Pekerja
Cak Imin menerima draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan dari Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia yang terdiri atas 18 serikat buruh nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
18 Serikat Buruh Sambangi Cak Imin, Bawa Draft UU Baru untuk Lindungi Pekerja
Indonesia
Ribuan Buruh Garmen Jateng Terancam PHK, Said Iqbal Upayakan Negara Selamatkan Perusahaan
Ribuan buruh garmen di Jawa Tengah terancam PHK. Said Iqbal desak pemerintah segera turun tangan menyelamatkan perusahaan dan pekerja. Dua pabrik besar, PT Victoria Apparel dan PT Samwon, berpotensi merumahkan 1.500 pekerja.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Ribuan Buruh Garmen Jateng Terancam PHK, Said Iqbal Upayakan Negara Selamatkan Perusahaan
Indonesia
Bahas RUU Ketenagakerjaan, Buruh Bikin Sekretariat Bersama Agar Usulan Diakomodir
Momentum revisi UU Ketenagakerjaan harus dimanfaatkan untuk memperbaiki berbagai ketentuan yang selama ini dinilai merugikan pekerja.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Bahas RUU Ketenagakerjaan, Buruh Bikin Sekretariat Bersama Agar Usulan Diakomodir
Bagikan