Tema Hari Amal Bhakti: Umat Rukun Menuju Indonesia Emas, Ini Arti Logonya

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Januari 2025
Tema Hari Amal Bhakti: Umat Rukun Menuju Indonesia Emas, Ini Arti Logonya

Logo hari amal bhanti. (Foto: Kemenag)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) merayakan Hari Amal Bhakti ke-79 Kemenag, Jumat (3/1).

Momentum itu, jadi peringatan sejarah berdirinya Departemen Agama yang merupakan cikal bakal Kemenag RI saat ini.

Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti ke-79, Kemenag RI telah merilis tema "Umat Rukun Menuju Indonesia Emas".

Sebagaimana termuat dalam Surat Edaran (SE) Nomor 36 Tahun 2024 tentang Peringatan Hari Amal Bakti ke-79 Kementerian Agama RI Tahun 2025.

Baca juga:

Dapat Arahan dari Prabowo, Kemenag Pastikan Biaya Haji Turun pada 2025

Berikut ini Arti Logo HAB ke-79 Tahun 2025:

  • Enam Garis: Melambangkan Agama yang di Indonesia terdiri dari enam, yakni Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.
  • Tanda Panah: Bergerak progresif dengan Inovasi yang baru.
  • Akar: Melambangkan hubungan yang erat dengan tradisi, budaya, atau sejarah tertentu.
  • Lingkaran: Menggambarkan Toleransi, Kerukunan, Kebersamaan antar umat beragama lainnya.

Sejarah Peringatan Hari Amal Bhakti Kemenag RI

Hari Amal Bhakti Kemenag merupakan peringatan sejarah berdirinya Departemen Agama, yang kini dikenal sebagai Kementerian Agama, di Indonesia.

Berdasarkan informasi dari situs resmi Kemenag RI, gagasan pembentukan Departemen Agama pertama kali diajukan oleh Muhammad Yamin dalam Sidang BPUPKI pada 11 Juli 1945.


Gagasan tersebut kemudian dibawa ke Sidang PPKI pada 19 Agustus 1945, tetapi menghadapi penolakan dari beberapa pihak. Meskipun begitu, upaya untuk mewujudkan pembentukan Departemen Agama terus berlanjut.

Pada 25-27 November 1945, usulan ini kembali muncul dalam Sidang Pleno KNIP. Tiga utusan dari KNI Banyumas, yakni K.H. Abu Dardiri, K.H.M. Saleh Suaidy, dan M. Sukoso Wirjosaputro, menyampaikan usulan tersebut. Sidang KNIP akhirnya menyetujui secara aklamasi.

Presiden Sukarno kemudian mengkomunikasikan hal ini kepada Wakil Presiden Mohammad Hatta. Setelah melalui diskusi, nama "Departemen Agama" dipilih dan ditetapkan sebagai "Kementerian Agama."

Hari Amal Bhakti Kemenag pada 3 Januari merujuk pada Penetapan Menteri Agama Nomor 6 Tahun 1956 tertanggal 1 Maret 1956, yang menyatakan bahwa 3 Januari 1946 merupakan tanggal berdirinya Departemen Agama, sesuai dengan Penetapan Pemerintah Nomor 1/S.D. tertanggal 3 Januari 1946 (29 Muharram 1365 H).

Pada tanggal 3 Januari 1980, saat peringatan ulang tahun ke-34 Departemen Agama, nama sempat berganti. Diubah menjadi Hari Amal Bakti Departemen Agama Republik Indonesia. Nama itu, dikenal dengan sebutan Hari Amal Bakti Kemenag RI.

Makna HAB Kemenag, peringatan HAB Kemenag tidak hanya diperingati dengan seremonial semata, tetapi juga dengan refleksi atas pencapaian dan tantangan yang dihadapi oleh kementerian ini.

Setiap tahun, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan berfokus pada penilaian terhadap program-program yang telah dijalankan. Serta, penyusunan langkah-langkah baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (*)

#Kemenag
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
IKUB Terbaru Tembus 77,89, Ini Tiga Dimensi Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025 mencapai 77,89, tertinggi sejak 2015. Simak skor toleransi, kesetaraan, dan kebersamaan serta capaian Kemenag.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
IKUB Terbaru Tembus 77,89, Ini Tiga Dimensi Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
Indonesia
Menag: Bangun Indonesia tak Cukup dengan Kerja, Perlu 'Mengetuk Langit' lewat Doa
Doa merupakan bagian penting dalam perjalanan bangsa untuk menjaga persatuan sekaligus memohon keberkahan bagi Indonesia.
Dwi Astarini - Minggu, 02 Agustus 2026
Menag: Bangun Indonesia tak Cukup dengan Kerja, Perlu 'Mengetuk Langit' lewat Doa
Indonesia
Kemenag Ajak Seluruh Umat Berdoa dan Berzikir Sambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
Sebagai wujud rasa syukur sekaligus harapan agar bangsa tetap diberi persatuan, kedamaian, dan kemajuan.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kemenag Ajak Seluruh Umat Berdoa dan Berzikir Sambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
Indonesia
Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Lokasi Lewat Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026
Sebanyak 725.669 lokasi mengikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026. Kemenag memanfaatkan fenomena Rashdul Qiblat untuk memverifikasi arah kiblat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Lokasi Lewat Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026
Indonesia
Kemenag Rancang Program Sistematis Tangkal LGBTQ, Salah Satunya lewat Bimbingan Perkawinan
Dalam upaya mencegah penyebaran budaya LGBTQ, ada sejumlah peran penting yang bisa diambil Kementerian Agama.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Kemenag Rancang Program Sistematis Tangkal LGBTQ, Salah Satunya lewat Bimbingan Perkawinan
Indonesia
Kemenag Tegaskan LGBTQ Dilarang dalam Pandangan Semua Agama
Kemenag memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk menindaklanjuti amanah Perpres No 111 Tahun 2025.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Kemenag Tegaskan LGBTQ Dilarang dalam Pandangan Semua Agama
Indonesia
Prabowo Keluarkan Perpres LGBTQ, Kemenag Siapkan Konten Edukasi Cegah Penyebaran
Penyebaran budaya LGBTQ harus dicegah melalui edukasi resmi yang berpijak pada nilai agama, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Keluarkan Perpres LGBTQ, Kemenag Siapkan Konten Edukasi Cegah Penyebaran
Indonesia
KPK Periksa Bos Maktour, Selidiki Dugaan Aliran Dana Kuota Haji Khusus ke Pejabat Kemenag
KPK mendalami dugaan aliran dana dari penyelenggara ibadah haji khusus kepada pihak Kementerian Agama dalam kasus korupsi kuota haji 2023-2024.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
KPK Periksa Bos Maktour, Selidiki Dugaan Aliran Dana Kuota Haji Khusus ke Pejabat Kemenag
Indonesia
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Majelis taklim tidak sekadar menjadi ruang pengajian rutin, tapi tampil sebagai pusat penguatan ketahanan keluarga dan benteng moral masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Indonesia
Temu Nasional Pesantren Sepakat Pelaku Kekerasan Seksual tak akan Dilindungi
Momentum penting bagi pesantren, pemerintah, dan aparat penegak hukum untuk membangun komitmen dalam memberantas kekerasan seksual di lembaga pendidikan berbasis keagamaan.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Temu Nasional Pesantren Sepakat Pelaku Kekerasan Seksual tak akan Dilindungi
Bagikan