Tekan Angka Pelanggar Lalu Lintas, Pengamat: 'Electronic Traffic Law Enforcement' Inovasi Jitu

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 11 Juli 2019
Tekan Angka Pelanggar Lalu Lintas, Pengamat: 'Electronic Traffic Law Enforcement' Inovasi Jitu

Ilusrasi. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat transportasi, Darmaningtyas menilai, penggunaan teknologi dalam pengawasan dan penegakan hukum di bidang lalu lintas sudah tak dapat dihindari lagi.

Pasalnya, ini merupakan sebuah tuntutan dan kebutuhan zaman yang mau tak mau harus dijawab agar tak usang alias kuno.

"Sekarang eranya teknologi, pengawasan dan penegakan hukum di bidang lalu lintas juga harus bisa berkembang. Hal ini tidak dapat dihindarkan lagi," kata Darmaningtyas kepada wartawan, Kamis (11/7).

Dokumentasi pengendara melintas di dekat rambu tilang elektronik di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (9/11/2018). (ANTARA FOTO/Rivan Lingga)
Dokumentasi pengendara melintas di dekat rambu tilang elektronik di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (9/11/2018). (ANTARA FOTO/Rivan Lingga)

Baca Juga: Ratusan Pelanggar Lalu Lintas Terekam Kamera Tilang Elektronik

E-TLE atau Electronic Traffic Law Enforcement merupakan inovasi jitu Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dalam menurunkan angka pelanggaran lalu lintas yang menjadi penyebab kecelakaan.

"Ini inovasi jitu yang patut dikembangkan guna mengawas dan menindak pelanggar demi mensukseskan tahun keselamatan berlalu lintas, jadi penggunaan E-TLE itu sudah tepat," ucapnya.

Ia menjelaskan, alat tersebut sanggat berguna untuk membuat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan. Jika sistem ini dilakukan tegas dan konsisten kepada para pelanggar maka ketertiban berlalu lintas akan makin maju.

"Jika tegas dan konsisten sanksinya maka kecenderungan masyarakat untuk tertib dalam berkendara di jalan raysa dapat terus didorong," pungkasnya.

Tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan membuatnya prihatin dan terus getol mendukung program keselamatan secara masif.

Baca Juga: Pengamat: Kalau Ingin Terbit Tilang Elektronik, Harus Semua Jenis Kendaraan Bermotor

"Kami sangat mendukung dan mengapresiasi setiap program pemerintah melalui Kepolisian demi mendukung tercapainya budaya selamat dalam berlalu lintas," tegasnya.

Darmaningtyas optimis inovasi ini dapat memangkas keberadaan anggota Polantas di jalan raya. "Jika di Malaysia itu gak ada kita lihat polisi berdiri di jalan, lalu lintasnya dibangun secara sistematis dan didukung oleh tenologi canggih," jelasnya.

Menurutnya, penggunaan E-TLE bukan kali ini saja masuk ke Indonesia. "Tahun 2017 lalu E-TLE sudah masuk di Indonesia yaitu di Semarang, waktu itu saya naik angkutan umum pas saya minta lewati sebuah jalur si sopir langsung ngomong jika di rute tersebut sudah terpasang kamera E-TLE," tutur Darmaningtyas.

Ia optimis, E-TLE dapat memberikan perubahan sikap dan perilaku positif para pengendara di jalan raya. "Saya optimis dengan inovasi ini (E-TLE) demi membangun budaya tertib berlalu lintas di Jakarta dan Indonesia," tutupnya. (Knu)

Baca Juga: Nyetir Sambil Main HP, Siap-Siap Kena Tilang Elektronik

#Lalu LIntas #Pelanggaran Lalu Lintas #Kecelakaan Lalu Lintas
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Libur Long Weekend, 12 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Picu Kemacetan Simpang Gadog
Sebanyak 12.800 kendaraan tercatat melintas menuju kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada libur panjang akhir pekan, Jumat (16/1)
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Libur Long Weekend, 12 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Picu Kemacetan Simpang Gadog
Indonesia
Ganjil Genap Ditiadakan Saat Libur Isra Miraj Nabi Muhammad
Dishub DKI Jakarta juga telah mengumumkan perihal tersebut melalui media sosial akun Instagram resmi @dishubdkijakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Ganjil Genap Ditiadakan Saat Libur  Isra Miraj Nabi Muhammad
Indonesia
Genangan Air Setinggi 15 Cm, Lalu Lintas dari Bandara Soetta Menuju Jakarta dan Sebaliknya Tersendat Selasa Pagi
Arus kendaraan dari arah Bandara Soetta menuju Jakarta maupun sebaliknya mengalami perlambatan.
Frengky Aruan - Selasa, 13 Januari 2026
Genangan Air Setinggi 15 Cm, Lalu Lintas dari Bandara Soetta Menuju Jakarta dan Sebaliknya Tersendat Selasa Pagi
Indonesia
Angka Kecelakaan Nataru 2025 Turun, Komisi V Minta Strategi Disempurnakan untuk Mudik Lebaran 2026
Angka fatalitas kecelakaan lalu lintas selama Nataru 2025 turun hingga 27,12 persen.
Frengky Aruan - Senin, 05 Januari 2026
Angka Kecelakaan Nataru 2025 Turun, Komisi V Minta Strategi Disempurnakan untuk Mudik Lebaran 2026
Indonesia
Kabut Tebal Selimuti Kawasan Puncak, Polisi Minta Pengendara Waspada
Selama libur akhir tahun, kendaraan yang melintas di sepanjang jalur utama Puncak-Cianjur sempat mengalami peningkatan sampai 1.000 kendaraan melintas per jam.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Kabut Tebal Selimuti Kawasan Puncak, Polisi Minta Pengendara Waspada
Indonesia
Kakorlantas Polri sebut Tingkat Fatalitas Kecelakaan Lalu Lintas Mudik Nataru 2025/2026 Turun Drastis
Kakorlantas Polri mengatakan, bahwa tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas mudik Nataru 2025/2026 turun drastis.
Soffi Amira - Minggu, 28 Desember 2025
Kakorlantas Polri sebut Tingkat Fatalitas Kecelakaan Lalu Lintas Mudik Nataru 2025/2026 Turun Drastis
Indonesia
Mabes Polri Pastikan Rekayasa Lalu lintas dan Pengamanan Jalur Puncak Bogor saat Nataru 2026 Berjalan Maksimal
Jalur Puncak menjadi salah satu titik dengan mobilitas tinggi, baik bagi wisatawan maupun pengendara yang melintas dari Jakarta menuju Bandung dan sebaliknya.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Mabes Polri Pastikan Rekayasa Lalu lintas dan Pengamanan Jalur Puncak Bogor saat Nataru 2026 Berjalan Maksimal
Indonesia
Tragedi Berdarah Tol Krapyak: 16 Nyawa Melayang, DPR Semprot Kemenhub Agar Bus 'Zombie' Tak Gentayangan Saat Nataru
Selain masalah teknis kendaraan, pengawasan terhadap sumber daya manusia juga menjadi sorotan utama
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Desember 2025
Tragedi Berdarah Tol Krapyak: 16 Nyawa Melayang, DPR Semprot Kemenhub Agar Bus 'Zombie' Tak Gentayangan Saat Nataru
Indonesia
666.993 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Melonjak 8 Persen dari Lalin Normal
PT Jasa Marga Tbk mencatat sebanyak 666.993 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek sejak periode H-7 sampai dengan H-4 Natal 2025.
Frengky Aruan - Selasa, 23 Desember 2025
666.993 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Melonjak 8 Persen dari Lalin Normal
Indonesia
Horor Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Semarang Buat 16 Orang Meninggal, Kaca Berserakan Hingga Beton Jalan Bergeser
Dampak tabrakan yang begitu kuat bahkan membuat pembatas jalan beton bergeser dari posisi semula
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Desember 2025
Horor Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Semarang Buat 16 Orang Meninggal, Kaca Berserakan Hingga Beton Jalan Bergeser
Bagikan