Tragedi Berdarah Tol Krapyak: 16 Nyawa Melayang, DPR Semprot Kemenhub Agar Bus 'Zombie' Tak Gentayangan Saat Nataru

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 23 Desember 2025
Tragedi Berdarah Tol Krapyak: 16 Nyawa Melayang, DPR Semprot Kemenhub Agar Bus 'Zombie' Tak Gentayangan Saat Nataru

Penanganan insiden kecelakaan bus di Km 419 A Simpang Susun Krapyak, Jalan Tol Batang-Semarang, Jateng, Senin (22/12/2025). ANTARA/HO-Jasa Marga

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Insiden memilukan yang melibatkan PO Bus Cahaya Trans di Simpang Tol Krapyak, Semarang, pada Senin (22/12) dini hari, telah menjadi peringatan keras bagi otoritas transportasi nasional.

Peristiwa yang merenggut 16 nyawa tersebut terjadi tepat saat Indonesia bersiap menghadapi lonjakan mobilitas libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 yang diperkirakan mencapai 119,5 juta orang.

"Tragedi di Tol Krapyak adalah duka mendalam sekaligus peringatan bagi kita semua. Dengan estimasi 119,5 juta orang yang akan bergerak untuk mudik, perayaan tahun baru, dan wisata, pemerintah tidak punya ruang untuk toleransi terhadap kelalaian sekecil apa pun," ujar Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, Selasa (23/12).

Baca juga:

Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, Sopir Hilang Kendari saat Ngebut di Tikungan Tol Krapyak

Desakan Ramp Check dan Larangan Bus "Zombie"

Dia Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk melakukan ramp check atau pemeriksaan fisik kendaraan secara menyeluruh dan tanpa kecuali.

Huda menekankan bahwa aspek kelaikan armada adalah hal yang non-negosiasi. Ia memperingatkan agar tidak ada perusahaan otobus (PO) yang memaksakan unit tidak layak jalan atau "bus zombie" beroperasi hanya demi mengejar keuntungan di tengah tingginya permintaan pasar.

Selain masalah teknis kendaraan, pengawasan terhadap sumber daya manusia juga menjadi sorotan utama. Huda meminta adanya posko kesehatan di terminal-terminal besar untuk memeriksa kondisi fisik dan mental para pengemudi.

Hal ini krusial untuk mencegah terjadinya kecelakaan akibat faktor kelelahan (fatigue) atau pengaruh zat berbahaya akibat beban kerja yang melampaui batas manusiawi.

Baca juga:

Bus Maut Cahaya Semarang yang Tewaskan 16 Orang di Tol Krapyak tak Layak Jalan dan Ilegal

Tanggung Jawab Negara Atas Keselamatan Warga

Menimbang mayoritas pergerakan warga berpusat di Pulau Jawa, koordinasi antara Kemenhub, Korlantas Polri, dan pengelola jalan tol harus diperkuat untuk mengawal titik-titik rawan kecelakaan.

Pemerintah diharapkan tidak kecolongan dalam mengelola manajemen transportasi publik agar momen kegembiraan warga tidak berujung pada duka cita massal.

"Keselamatan 119,5 juta nyawa warga yang bermobilitas adalah tanggung jawab negara. Kita tidak ingin keceriaan liburan berubah menjadi duka akibat kelalaian dalam manajemen transportasi publik," pungkasnya. (Pon)

#Kecelakaan #Kecelakaan Bus #Kecelakaan Maut #Kecelakaan Mobil #Kecelakaan Fatal #Kecelakaan Lalu Lintas #DPR #DPR RI
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Berita Foto
Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Demonstrasi Mahasiswa Trisakti di Gedung DPR
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama Wakil Ketua DPR Saan Mustopa bertemu Mahasiswa pengujukrasa di Jakarta, Jumat (19/6/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 19 Juni 2026
Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Demonstrasi Mahasiswa Trisakti di Gedung DPR
Berita Foto
Audiensi Pimpinan DPR RI dengan Mahasiswa Trisakti, Esa Unggul, dan Mercu Buana
Wakil Ketua DPR, Saan utofa bersama Sufmi Dasco Ahmad dan perwakilan Mahasiswa Trisakti, Esa Unggul dan Mercu Buana di Jakarta, Jum'at (19/6/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 19 Juni 2026
Audiensi Pimpinan DPR RI dengan Mahasiswa Trisakti, Esa Unggul, dan Mercu Buana
Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
DPR minta pemerintah manfaatkan momentum perdamaian AS–Iran untuk menurunkan harga BBM dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
Indonesia
DPR Tekankan Transparansi ESDM, Publik Berhak Nikmati Penurunan Harga BBM
Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim minta pemerintah transparan soal harga BBM pasca MoU AS–Iran. Dorong kemandirian energi nasional agar Indonesia tak rentan gejolak global.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
DPR Tekankan Transparansi ESDM, Publik Berhak Nikmati Penurunan Harga BBM
Indonesia
Kecelakaan Maut Siswi SMAN 6 Blok M, Polres Jaksel Periksa Sopir Bus Sekolah
Polres Jaksel periksa sopir bus sekolah terkait kecelakaan siswi SMAN 6 Jakarta yang meninggal akibat motor tersangkut kabel PLN dan terlindas bus di Jalan Lauser
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Kecelakaan Maut Siswi SMAN 6 Blok M, Polres Jaksel Periksa Sopir Bus Sekolah
Indonesia
Kabel PLN Picu Kecelakaan Maut Siswi SMAN 6 Blok M, Camat Keluarkan Instruksi Khusus
Kabel PLN yang menjuntai di Jalan Lauser menyebabkan siswi SMAN 6 Jakarta terjatuh dari motor dan meninggal terlindas bus sekolah
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Kabel PLN Picu Kecelakaan Maut Siswi SMAN 6 Blok M, Camat Keluarkan Instruksi Khusus
Berita Foto
Pimpinan DPR Terima Audiensi OJK Terkait Penetapan Direksi Baru BEI Periode 2026-2030
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 18 Juni 2026
Pimpinan DPR Terima Audiensi OJK Terkait Penetapan Direksi Baru BEI Periode 2026-2030
Indonesia
Siswi SMAN 6 Blok M Meninggal Terlindas Bus Sekolah, Begini Kronologisnya!
Siswi SMAN 6 Jakarta meninggal dunia setelah motornya tersangkut kabel seling dan terjatuh, lalu terlindas bus sekolah di Jalan Lauser, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Siswi SMAN 6 Blok M Meninggal Terlindas Bus Sekolah, Begini Kronologisnya!
Indonesia
KPK Tegas, akan Tarik kembali Hibah yang tak Dirawat
Langkah pengawasan ini dilakukan guna memastikan setiap aset yang berhasil kembali dari para koruptor bermanfaat optimal bagi negara dan pelayanan publik.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
KPK Tegas, akan Tarik kembali Hibah yang tak Dirawat
Indonesia
DPR Minta Mobil Rantis Dipasangi CCTV, Cegah Objek di Sekitar Jadi Korban
Apabila benar kendaraan tersebut belum dilengkapi sensor pendeteksi objek di sekitar kendaraan, Polri perlu segera melakukan pembenahan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
DPR Minta Mobil Rantis Dipasangi CCTV, Cegah Objek di Sekitar Jadi Korban
Bagikan