TB Hasanuddin: 'Reshuffle' Sekarang Atau Tidak Sama Sekali

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 14 Juli 2017
TB Hasanuddin: 'Reshuffle' Sekarang Atau Tidak Sama Sekali

Wakil Ketua Komisi I DPR Fraksi PDIP, TB Hasanuddin (kanan) saat diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/4). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Menyoal maraknya isu terkait reshuffle yang terjadi, politisi PDIP TB Hasanuddin menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi. Namun, ia juga menegaskan bahwa wacana reshuffle kali ini mesti dibaca pemerintah sebagai bagian dari proses dan persiapan Pilpres 2019 mendatang.

"Kegagalan dalam membuat keputusan akan berpengaruh terhadap konstelasi politik dan kemenangan dalam pilpres yang akan datang," kata dia dalam keterangan pers yang diterima merahputih.com, Jumat (14/7).

Karena itu, pria yang karib disapa Kang TB ini berharap, presiden bersikap tegas terhadap anggota koalisi yang tidak sejalan dengan kebijakannya serta tak setia dalam setiap pengambilan keputusan dengan mencopot kader partai bersangkutan dari Kabinet Kerja.

"Daripada jadi duri dalam daging, mending terus terang saja membuat garis siapa yang akan dihadapi dalam Pilpres (Pemilu Presiden) 2019. Reshuffle ini harus dilakukan bulan Juli ini atau tidak sama sekali," tandasnya.

Presiden, kata kang TB, harus memilih partai atau pihak-pihak yang loyal terhadap pemerintah dan berkomitmen membuat program-program pro-rakyat. Namun, komposisi kabinet juga harus proporsional.

"Presiden Joko Widodo harus memilih berdasarkan kesetiaan dan loyalitas," usul Wakil Ketua Komisi I DPR itu.

Kang TB meminta demikian karena melihat konstelasi pada Pilpres 2019 nanti tak ubahnya kontestasi kotak suara periode sebelumnya, di mana partai-partai mengkristal menjadi dua poros, Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP).

"Orang awam pun akan menyimpulkan bahwa Pilpres 2019 akan tetap menjadi pertarungan dua kubu, yaitu KIH plus versus KMP minus. KIH Plus, artinya plus Golkar dan PPP," kata Ketua DPD PDIP Jawa Barat ini.

Hal tersebut tercermin dari sikap partai koalisi dalam merespons setiap kebijakan pemerintah, seperti wacana pemindahan ibu kota dan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas). (Pon)

Baca berita terkait isu 'reshuffle' lainnya di: Reshuffle Kabinet, Pengamat Nilai Faktor Politik Lebih Dominan

#Reshuffle Kabinet #Presiden Jokowi #TB Hasanuddin
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Isu reshuffle kini makin menguat. PKB pun menyerahkan sepenuhnya ke Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Tegaskan Dukung Keputusan Presiden
"Perombakan kabinet adalah kewenangan penuh Presiden. Presiden tentu memiliki pertimbangan yang sangat matang jika melakukan reshuffle kabinet,” ujar Daniel Johan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Tegaskan Dukung Keputusan Presiden
Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Demokrat dan Golkar menegaskan reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, usai Thomas Djiwandono mundur dari Wamenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Indonesia
Purbaya Tegaskan Pergantian Wamenkeu Tergantung Dinamika Politik, Bisa Berubah-ubah
Terkait dengan waktu pelantikan Wamenkeu, Purbaya mengaku belum mengetahuinya secara pasti.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Purbaya Tegaskan Pergantian Wamenkeu Tergantung Dinamika Politik, Bisa Berubah-ubah
Indonesia
Tentukan Posisi Wamenkeu yang Ditinggalkan Thomas Djiwandono, Presiden Prabowo akan Minta Masukan Purbaya
Proses terkait dengan penetapan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI masih belum rampung.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Tentukan Posisi Wamenkeu yang Ditinggalkan Thomas Djiwandono, Presiden Prabowo akan Minta Masukan Purbaya
Indonesia
Kursi Wamenkeu Kosong, KSP Qodari Akui Logis Bakal Ada Reshuffle Kabinet
Meski isu reshuffle menguat, Qodari menegaskan kepastian waktunya sepenuhnya berada di tangan Presiden.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Kursi Wamenkeu Kosong, KSP Qodari Akui Logis Bakal Ada Reshuffle Kabinet
Indonesia
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
Menurut Prasetyo, Presiden akan terlebih dahulu melakukan kajian dan meminta masukan dari Menteri Keuangan sebelum mengambil keputusan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
Indonesia
TB Hasanuddin: Tanpa Putusan MK Pun Polisi Aktif Tidak Boleh Isi Jabatan Sipil
Putusan MK terbaru yang melarang anggota Polri aktif mengisi jabatan sipil harus dijalankan pemerintah tanpa penafsiran tambahan.
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
TB Hasanuddin: Tanpa Putusan MK Pun Polisi Aktif Tidak Boleh Isi Jabatan Sipil
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Berita
Ada Dorong Reshuffle, Siapa Menteri Paling Puas di Mata Publik? Ini Hasil Survei Poltracking
Survei Poltracking Indonesia mencatat 37,9% publik menilai Presiden Prabowo perlu melakukan reshuffle kabinet karena kinerja sejumlah menteri belum memuaskan.
ImanK - Minggu, 19 Oktober 2025
Ada Dorong Reshuffle, Siapa Menteri Paling Puas di Mata Publik? Ini Hasil Survei Poltracking
Bagikan