Kursi Wamenkeu Kosong, KSP Qodari Akui Logis Bakal Ada Reshuffle Kabinet

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Kursi Wamenkeu Kosong, KSP Qodari Akui Logis Bakal Ada Reshuffle Kabinet

Arsip - Kepala Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari (kiri). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Kemungkinan terjadinya perombakan (reshuffle) kabinet merupakan hal yang logis menyusul kosongnya posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) setelah Thomas Djiwandono resmi ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

“Iya, mungkin (reshuffle) karena Pak Tomi kan ke mana? Ke Deputi kan. Ada yang lowong kan? Ya itu. Kayaknya sih logis saja itu. Kalau itu kan logis aja. Berarti kan harus ada yang diisi,” kata Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari, menjawab media, Jakarta, Rabu (28/1).

Baca juga:

Ada Dorong Reshuffle, Siapa Menteri Paling Puas di Mata Publik? Ini Hasil Survei Poltracking

Prabowo Pegang Data Kinerja Menteri

Namun, Qodari menjelaskan Presiden Prabowo Subianto memiliki kriteria tersendiri dalam melakukan reshuffle, terutama terkait kinerja dan pencapaian target para menteri serta wakil menteri.

Apalagi, lanjut dia, Presiden secara rutin memantau laporan kinerja dan menggelar rapat terbatas untuk menilai dinamika pemerintahan. “Karena Presiden itu pegang data terus lihat perkembangan-perkembangan,” imbuhnya.

Baca juga:

Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet

Reshuffle Hanya Presiden dan Tuhan yang Tahu

Meski isu reshuffle menguat, Qodari menegaskan kepastian waktunya sepenuhnya berada di tangan Presiden. "Hanya Presiden dan Tuhan yang tahu,” tandas orang nomor satu di KSP itu, dikutip Antara.

Untuk diketahui, Thomas Djiwandono telah ditetapkan sebagai Deputi Gubernur BI periode 2026–2031 berdasarkan hasil musyawarah mufakat Komisi XI DPR RI setelah rangkaian uji kelayakan dan kepatutan.

Baca juga:

Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Tepis Isu Disiapkan Jadi Gubernur BI

Wamenkeu itu terpilih dari tiga kandidat yang diajukan. Thomas menjadi kandidat terakhir yang menjalani uji kelayakan pada Senin (26/1), setelah sebelumnya Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro juga mengikuti proses serupa.

Dengan terpilihnya keponakan Presiden Prabowo itu sebagai Deputi Gubernur BI otomatis harus mundur dari jabatannya sekarang sebagai wamenkeu, sekaligus meninggalkan satu kursi kosong di posisi orang nomor Kemenkeu. (*)

#Reshuffle Kabinet #Thomas Djiwandono #M Qodari
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Kementerian PANRB: WFH ASN Tak Turunkan Kinerja, 95 Persen Layanan Publik Tetap Stabil
Kementerian PANRB menyebut kebijakan WFH ASN tidak menurunkan kinerja maupun kualitas pelayanan publik. Sebanyak 95 persen layanan tetap stabil dan digitalisasi pemerintahan semakin meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Kementerian PANRB: WFH ASN Tak Turunkan Kinerja, 95 Persen Layanan Publik Tetap Stabil
Indonesia
Bakom Klaim Transformasi Budaya Kerja ASN Hemat Rp 1,94 Triliun dalam Dua Bulan
Pemerintah mencatat penghematan Rp1,94 triliun dari kebijakan Transformasi Budaya Kerja ASN selama April-Mei 2026. Mayoritas berasal dari efisiensi perjalanan dinas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Bakom Klaim Transformasi Budaya Kerja ASN Hemat Rp 1,94 Triliun dalam Dua Bulan
Indonesia
Tepis Isu Prabowo Batal ke Italia, Bakom Tegaskan Agenda Resmi Presiden Cuma ke Prancis
Bakom menegaskan kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto hanya ke Prancis, tidak ada agenda resmi lawatan ke Italia.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Tepis Isu Prabowo Batal ke Italia, Bakom Tegaskan Agenda Resmi Presiden Cuma ke Prancis
Indonesia
Kepala Bakom Qodari Sebut Presiden Perkuat Pengawasan Ekspor demi Jalankan Pasal 33 UUD 1945
Kebijakan tersebut merupakan langkah komprehensif pemerintah untuk menjaga kekayaan alam Indonesia sekaligus memastikan pemanfaatannya bagi kemakmuran rakyat, mulai dari sektor hulu hingga hilir.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Kepala Bakom Qodari Sebut Presiden Perkuat Pengawasan Ekspor demi Jalankan Pasal 33 UUD 1945
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Prabowo Siap Resmikan 21 RSUD Mei 2026, Warga Daerah Tak Perlu Lagi Berobat Jauh
Sebanyak 21 RSUD siap diresmikan Mei 2026 oleh Presiden Prabowo. Warga daerah kini bisa akses layanan spesialis tanpa harus ke kota besar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Prabowo Siap Resmikan 21 RSUD Mei 2026, Warga Daerah Tak Perlu Lagi Berobat Jauh
Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri Hari Buruh 2026 di Monas, Pemerintah Tegaskan Berpihak ke Pekerja
Presiden Prabowo dijadwalkan hadir di peringatan Hari Buruh 2026 di Monas. Pemerintah menegaskan komitmennya berpihak pada pekerja di tengah isu PHK dan tekanan ekonomi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Prabowo Bakal Hadiri Hari Buruh 2026 di Monas, Pemerintah Tegaskan Berpihak ke Pekerja
Indonesia
DPR Tanggapi Positif Perombakan Kabinet, Sebut Presiden Prabowo Tahu Orang yang Punya Kapabilitas
Reshuffle menjadi hak prerogatif Presiden untuk menempatkan orang sesuai dengan kapabilitas orang dan tujuan penugasan di lembaga yang dipimpin
Dwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
DPR Tanggapi Positif Perombakan Kabinet, Sebut Presiden Prabowo Tahu Orang yang Punya Kapabilitas
Indonesia
Hasan Nasbi Sebut Tantangan Penasihat Khusus Presiden Meluruskan Berita Keliru Tentang Pemerintah
Hasan menyampaikan perannya sebagai pembantu Presiden akan difokuskan pada sinergi lintas lembaga, termasuk dengan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Dwi Astarini - Senin, 27 April 2026
Hasan Nasbi Sebut Tantangan Penasihat Khusus Presiden Meluruskan Berita Keliru Tentang Pemerintah
Indonesia
Dilantik Jadi Kepala Badan Karantina, Abdul Kadir Karding Punya Harta Rp16,19 M
Karding terakhir menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) pada 31 Desember 2024.
Dwi Astarini - Senin, 27 April 2026
Dilantik Jadi Kepala Badan Karantina, Abdul Kadir Karding Punya Harta Rp16,19 M
Bagikan