Purbaya Tegaskan Pergantian Wamenkeu Tergantung Dinamika Politik, Bisa Berubah-ubah

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Purbaya Tegaskan Pergantian Wamenkeu Tergantung Dinamika Politik, Bisa Berubah-ubah

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Dok. Kementerian Keuangan RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membenarkan dirinya telah bertemu dengan Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung di kantornya pada pekan lalu. Pertemuan tersebut dalam rangka diskusi mengenai kebijakan ekonomi.

Purbaya menyatakan bahwa penunjukan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) hingga saat ini masih bersifat dinamis dan belum ada keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto.

Ia mengatakan bahwa dirinya belum menerima permintaan resmi dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi untuk memberikan asesmen terkait calon Wamenkeu, termasuk soal nama Juda Agung yang disebut sebagai kandidat utama.

"Belum ada permintaan dari Mensesneg untuk saya memberi asesmen ke Pak Juda Agung atau calon Wamenkeu. Tapi katanya sih masih fluid ya. Saya belum boleh bilang Juda Agung calon Wamenkeu, katanya tunggu pernyataan Bapak Presiden," kata Purbaya.

Baca juga:

Tentukan Posisi Wamenkeu yang Ditinggalkan Thomas Djiwandono, Presiden Prabowo akan Minta Masukan Purbaya

Sejauh informasi yang diterimanya, kandidat Wamenkeu yang dibahas saat ini hanya berjumlah satu orang.
Tetapi dinamika politik memungkinkan adanya perubahan nama sewaktu-waktu.

"Sepengetahuan yang saya dengar satu, tapi biasa kalau politik kan suka berubah-ubah," jelasnya.

Terkait dengan waktu pelantikan Wamenkeu, Purbaya mengaku belum mengetahuinya secara pasti. Pelantikan ini sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.

Ia menegaskan bahwa kekosongan posisi Wamenkeu tidak mengganggu jalannya pemerintah. Koordinasi di Kementerian Keuangan tetap berjalan dengan melibatkan jajaran direktur jenderal (dirjen) serta Wamenkeu yang masih aktif, yakni Suahasil Nazara.

"Di bawahnya kan ada dirjen-dirjen. Saya yang ngendaliin sama Pak Wamen yang ada sekarang," pungkas Purbaya.

#Purbaya Yudhi Sadewa #Kemenkeu #Reshuffle Kabinet
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Pantau Pergerakan Dana dan Aset Kripto Antarnegara, Otoritas Pajak Dikerahkan
Indonesia memiliki lebih dari 23 juta akun konsumen aset digital hingga Agustus 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Indonesia Pantau Pergerakan Dana dan Aset Kripto Antarnegara, Otoritas Pajak Dikerahkan
Indonesia
Kristomei Sianturi Gantikan Suharyanto Jadi Kepala BNPB, ini Profilnya
Kristomei Sianturi resmi menggantikan Suharyanto menjadi Kepala BNPB. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Kristomei Sianturi Gantikan Suharyanto Jadi Kepala BNPB, ini Profilnya
Indonesia
Prabowo Lantik Dua Wamenhan Baru, Ini Pembagian Tugas Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon
Prabowo melantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon sebagai Wamenhan. Maulana Bungaran dan Alim Setiawan Slamet juga mendapat jabatan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Prabowo Lantik Dua Wamenhan Baru, Ini Pembagian Tugas Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon
Indonesia
Tiba di Istana Negara, Richard Taruli H Tampubolon Bakal Dilantik Jadi Wamenhan?
Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon menyatakan siap ditempatkan di mana saja saat mendatangi Istana. Namanya dikabarkan masuk bursa Wamenhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Tiba di Istana Negara, Richard Taruli H Tampubolon Bakal Dilantik Jadi Wamenhan?
Indonesia
Alasan Kenapa Indonesia Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia memiliki waktu terbatas untuk memanfaatkan besarnya penduduk usia produktif sebelum populasi menua dan rasio ketergantungan meningkat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Alasan Kenapa Indonesia Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Angka tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Indonesia
Begini Pendapatan Pajak Sampai 30 September 2026, Pajak Penjualan Barang Mewah Naik Drastis
PPN dalam negeri tumbuh 51,3 persen menjadi Rp 369,5 triliun, antara lain didorong aktivitas perdagangan besar bahan bakar minyak (BBM).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Begini Pendapatan Pajak Sampai 30 September 2026, Pajak Penjualan Barang Mewah Naik Drastis
Indonesia
Pemerintahan Prabowo Tarik Utang Rp 494,3 Triliun hingga 30 September
Pemerintah akan tetap berhati-hati dalam menerbitkan SBN dengan memperhatikan kondisi pasar obligasi serta dinamika perekonomian global.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Pemerintahan Prabowo Tarik Utang Rp 494,3 Triliun hingga 30 September
Indonesia
Jadi Menko, Ini Kementerian Dalam Penguasaan Bahlil Lahadalia
Sementara kantor untuk kementerian koordinator itu sendiri saat ini masih akan berada di Kementerian ESDM.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Jadi Menko, Ini Kementerian Dalam Penguasaan Bahlil Lahadalia
Indonesia
Profil Syahganda Nainggolan, Kepala Bakom Baru yang Dilantik Prabowo
Syahganda Nainggolan baru dilantik sebagai Kepala Bakom. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Jumat, 02 Oktober 2026
Profil Syahganda Nainggolan, Kepala Bakom Baru yang Dilantik Prabowo
Bagikan