Purbaya Tegaskan Pergantian Wamenkeu Tergantung Dinamika Politik, Bisa Berubah-ubah
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Dok. Kementerian Keuangan RI
MerahPutih.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membenarkan dirinya telah bertemu dengan Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung di kantornya pada pekan lalu. Pertemuan tersebut dalam rangka diskusi mengenai kebijakan ekonomi.
Purbaya menyatakan bahwa penunjukan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) hingga saat ini masih bersifat dinamis dan belum ada keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto.
Ia mengatakan bahwa dirinya belum menerima permintaan resmi dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi untuk memberikan asesmen terkait calon Wamenkeu, termasuk soal nama Juda Agung yang disebut sebagai kandidat utama.
"Belum ada permintaan dari Mensesneg untuk saya memberi asesmen ke Pak Juda Agung atau calon Wamenkeu. Tapi katanya sih masih fluid ya. Saya belum boleh bilang Juda Agung calon Wamenkeu, katanya tunggu pernyataan Bapak Presiden," kata Purbaya.
Baca juga:
Sejauh informasi yang diterimanya, kandidat Wamenkeu yang dibahas saat ini hanya berjumlah satu orang.
Tetapi dinamika politik memungkinkan adanya perubahan nama sewaktu-waktu.
"Sepengetahuan yang saya dengar satu, tapi biasa kalau politik kan suka berubah-ubah," jelasnya.
Terkait dengan waktu pelantikan Wamenkeu, Purbaya mengaku belum mengetahuinya secara pasti. Pelantikan ini sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.
Ia menegaskan bahwa kekosongan posisi Wamenkeu tidak mengganggu jalannya pemerintah. Koordinasi di Kementerian Keuangan tetap berjalan dengan melibatkan jajaran direktur jenderal (dirjen) serta Wamenkeu yang masih aktif, yakni Suahasil Nazara.
"Di bawahnya kan ada dirjen-dirjen. Saya yang ngendaliin sama Pak Wamen yang ada sekarang," pungkas Purbaya.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Naikkan Jumlah Uang Pensiunan sebesar 12 Persen
KPK Gelar OTT di Jakarta dan Lampung, Sita Uang Miliaran dan 3 Kg Emas
Awal Februari 2026 Ini Pemerintah Tarik Rp 36 Triliun Dari 9 Surat Utang Negara
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Pastikan Fleksibilitas Portofolio Dana Pensiun Tetap Terjaga
Defisit APBN 2025 Tembus 2,92 Persen, Menkeu Purbaya Sebut Pasar Modal Tetap Aman
Dirut BEI Mundur, Purbaya: Ini Sinyal Positif
IHSG Anjlok, Menkeu Purbaya Nilai Dirut BEI Mundur karena Lalai Tindaklanjuti MSCI
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Tegaskan Dukung Keputusan Presiden
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Kabarnya Bakal Audit Kekayaan Luhut Binsar Pandjaitan