IHSG Anjlok, Menkeu Purbaya Nilai Dirut BEI Mundur karena Lalai Tindaklanjuti MSCI

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Januari 2026
IHSG Anjlok, Menkeu Purbaya Nilai Dirut BEI Mundur karena Lalai Tindaklanjuti MSCI

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: dok. Kementerian Keuangan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai positif keputusan Iman Rachman yang mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk tanggung jawab atas anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir.

“Ini bentuk tanggung jawab dia terhadap masalah yang timbul di bursa kemarin,” kata Purbaya kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1).

Menurut Purbaya, kesalahan utama yang dilakukan Iman Rachman adalah tidak menindaklanjuti laporan dan masukan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Ia menjelaskan, laporan tersebut berkaitan dengan ketentuan free float saham serta potensi penurunan peringkat BEI dari kategori emerging market, yang kemudian memicu tekanan besar di pasar saham.

“Karena dia kan tidak mem-follow-up masukan atau pertanyaan dari MSCI. Itu kesalahan yang fatal di situ sehingga kita mengalami koreksi yang dalam kemarin,” ujar Purbaya.

Purbaya menilai, jika persoalan tersebut tidak segera dibenahi, dampaknya bisa meluas dan menimbulkan persepsi negatif terhadap perekonomian nasional.

“Kalau nggak cepat dibetulin, kan bisa mengganggu yang lain-lain. Dianggapnya ekonominya nggak stabil, padahal saya memperbaiki ekonomi dengan sungguh-sungguh,” imbuhnya.

Baca juga:

Pasar Bergejolak, Direktur Utama BEI Iman Rachman Resmi Mengundurkan Diri

Purbaya juga menegaskan bahwa pemerintah tengah melakukan pembenahan serius di sektor keuangan dan perpajakan. Ia menyebut telah melakukan rotasi besar-besaran di sejumlah instansi.

“Orang Bea Cukai saya ganti 34 sampai 35 orang. Minggu depan mungkin sekitar 70 orang pajak saya akan putar. Yang ketahuan main-main saya akan putar ke tempat yang lebih sepi,” ungkapnya.

Menurut Purbaya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat kepercayaan publik dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Baca juga:

Jejak Karier Iman Rachman, Dari Danareksa hingga Dirut BEI

Sebelumnya, Iman Rachman mengumumkan pengunduran dirinya pada Jumat pagi sebagai bentuk tanggung jawab pribadi atas dinamika pasar modal dalam dua hari terakhir.

Ia menilai, keputusan mundur merupakan langkah terbaik demi menjaga kepercayaan dan stabilitas pasar modal Indonesia, meskipun kondisi pasar mulai menunjukkan perbaikan.

Tercatat pada perdagangan Jumat pagi, hingga pukul 09.25 WIB, IHSG melonjak 102,680 poin atau 1,25 persen ke level 8.334,882. (Knu)

#IHSG #Bursa Efek Indonesia (BEI) #Menteri Keuangan #Purbaya Yudhi Sadewa
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pimpinan DPR Terima Audiensi OJK Terkait Penetapan Direksi Baru BEI Periode 2026-2030
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 18 Juni 2026
Pimpinan DPR Terima Audiensi OJK Terkait Penetapan Direksi Baru BEI Periode 2026-2030
Indonesia
Asian Infrastructure Investment Bank Bakal Gelontorkan USD 17 Miliar Sampai 2029 ke Indonesia
AIIB menyampaikan minat untuk membuka kantor perwakilan di Jakarta guna memperkuat kerja sama dan meningkatkan efektivitas koordinasi pelaksanaan proyek
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Asian Infrastructure Investment Bank Bakal Gelontorkan USD 17 Miliar Sampai 2029 ke Indonesia
Indonesia
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate
Melengkapi analisis makro tersebut, Chief Economist BTN Myrdal Gunarto mengingatkan pentingnya aspek sektor riil di luar pasar keuangan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate
Indonesia
IHSG Sengaja Melemah Demi Cari Perhatian, Investor Ramai-ramai Tahan Napas Tunggu Hasil RDG BI
Kondisi mancanegara turut memperkeruh suasana perdagangan saham dalam negeri
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
IHSG Sengaja Melemah Demi Cari Perhatian, Investor Ramai-ramai Tahan Napas Tunggu Hasil RDG BI
Indonesia
Indonesia Amankan Pendanaan Rp 275 Triliun dari AIIB untuk Proyek Pembangunan 2025-2029
Menkeu Purbaya mengamankan komitmen pendanaan USD 17 miliar atau Rp 275 triliun dari AIIB untuk mendukung proyek pembangunan Indonesia hingga 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Indonesia Amankan Pendanaan Rp 275 Triliun dari AIIB untuk Proyek Pembangunan 2025-2029
Indonesia
IHSG Pagi Ini Melemah dan Rupiah Terpuruk Dekati Rp17.856
Tekanan jual tidak hanya menyasar saham lapis kedua, melainkan turut melanda jajaran emiten berkapitalisasi pasar raksasa
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
IHSG Pagi Ini Melemah dan Rupiah Terpuruk Dekati Rp17.856
Indonesia
Menteri Keuangan Purbaya ke China untuk Penerbitan Panda Bond, Perkuat Ketahanan Fiskal Indonesia
Panda Bond merupakan instrumen surat utang pemerintah berdenominasi Renminbi yang akan dipasarkan kepada investor China.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Keuangan Purbaya ke China untuk Penerbitan Panda Bond, Perkuat Ketahanan Fiskal Indonesia
Indonesia
IHSG Tembus Level Angker 6.300, Analis Ingatkan Jangan Buru-Buru Nafsu Borong Saham
Di sisi lain, geopolitik Timur Tengah turut memicu volatilitas harga komoditas energi dunia
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Juni 2026
IHSG Tembus Level Angker 6.300, Analis Ingatkan Jangan Buru-Buru Nafsu Borong Saham
Indonesia
IHSG Hari Ini Menguat Tajam, Nasib Rupiah Malah Berbanding Terbalik
Pergerakan kontras ini menunjukkan dinamika pasar keuangan sedang bergerak dinamis
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Juni 2026
IHSG Hari Ini Menguat Tajam, Nasib Rupiah Malah Berbanding Terbalik
Indonesia
Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan
Nilai tukar rupiah pada Senin pagi bergerak menguat 82 poin atau 0,46 persen menjadi Rp17.778 per dolar AS
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan
Bagikan