Tawuran Kembali Menelan Korban, DPRD DKI Desak Pramono Bertindak Tegas

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Tawuran Kembali Menelan Korban, DPRD DKI Desak Pramono Bertindak Tegas

Ilustrasi tawuran. ANTARA/HO-Instagram/jakartaselatan24jam.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Justin Adrian Untayana, mengritik ketidaktegasan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam penanganan kasus tawuran.

Pasalnya, tawuran antarpelajar kembali terjadi di Jakarta Barat (Jakbar), pada hari Rabu (21/1) lalu. Kejadian ini merenggut nyawa seorang pelajar setelah tersabet senjata tajam (sajam) di bagian leher dan tangan.

"Kami sudah mewanti-wanti sebelumnya kalau tawuran ini akan terus berlanjut jika tidak ada tindakan tegas dari Pemprov DKI. Tapi Mas Pram bersikukuh dengan pendekatan humanisnya yang tidak tegas apalagi efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut," tegas Justin, Selasa (3/2).

"Sekarang, nyawa seseorang harus kembali terenggut. Kapan Pemprov DKI belajar bahwa kematian satu orang saja sebenarnya sudah terlalu banyak," sambungnya.

Baca juga:

Aksi Tawuran Dengan Bawa Parang Digagalkan Polisi, 7 Pemuda Diamanankan

Justin menilai, bahwa tawuran di Jakarta saat ini adalah perbuatan pidana yang berlindung di balik umur, sehingga tidak perlu bermanis-manis dan 'sok' retorik dalam penanganannya.

Lalu, Justin kembali mendorong agar Pramono dengan diskresinya membuat kebijakan yang tidak hanya mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) pelaku, tetapi juga seluruh bantuan sosial (bansos) dalam alamat pelaku.

Sebab, keluarga tidak boleh abai dalam mengontrol perilaku anggota keluarganya.

"Sudah saatnya Mas Pram tegas demi melindungi nyawa warga dan ketertiban, tidak hanya untuk memberikan efek jera bagi para pelaku dan pelajaran untuk lainnya," tegasnya," lanjutnya.

Baca juga:

Gubernur Pramono Sebut RDF Rorotan Bisa Kurangi Masalah Sampah di Jakarta, Tanggapi Tuntutan Penutupan dari Warga

Kemudian, bisa juga Pemprov DKI Jakarta menyusun peraturan daerah (perda) yang dapt digunakan untuk mendenda atau mengurung orang tua yang gagal mencegah anak-anaknya tawuran, bolos, vandalisme, dan hal-hal buruk lainnya.

Justin juga menegaskan, bahwa kematian seorang pelajar dalam insiden tersebut benar-benar menjadi yang terakhir kalinya.

"Kematian kemarin harus menjadi yang terakhir kalinya. Jangan sampai ada lagi nyawa-nyawa yang melayang karena tawuran," tutupnya. (Asp)

#Tawuran #Pelajar #Pramono Anung #DPRD DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Virus Nipah Mengintai, Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Masih Aman
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan belum ada kasus virus Nipah di Jakarta dan meminta Dinkes serta warga tetap waspada.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
Virus Nipah Mengintai, Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Masih Aman
Indonesia
Tawuran Kembali Menelan Korban, DPRD DKI Desak Pramono Bertindak Tegas
Seorang pelajar tewas akibat tawuran di Jakarta Barat. Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian, meminta Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bertindak.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Tawuran Kembali Menelan Korban, DPRD DKI Desak Pramono Bertindak Tegas
Indonesia
Ikuti Arahan Presiden, Pramono Tegaskan Flyover Jakarta Bebas Spanduk Partai Politik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan akan menertibkan spanduk dan bendera partai politik di flyover demi estetika kota.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
Ikuti Arahan Presiden, Pramono Tegaskan Flyover Jakarta Bebas Spanduk Partai Politik
Indonesia
Rute Baru Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Dibuka Pekan Depan, Bisa Urai Kemacetan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, segera membuka rute Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta mulai pekan depan.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Rute Baru Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Dibuka Pekan Depan, Bisa Urai Kemacetan
Indonesia
Ikuti Arahan Prabowo, Pramono Siap Terapkan Gentengisasi di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung program gentengisasi Presiden Prabowo untuk mengganti atap seng dengan genteng di seluruh Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
Ikuti Arahan Prabowo, Pramono Siap Terapkan Gentengisasi di Jakarta
Indonesia
Ramadan Tinggal Hitungan Hari, Komisi B DPRD DKI Belum Rapat dengan BUMD Pangan
Komisi B DPRD DKI Jakarta belum menggelar rapat dengan BUMD pangan jelang Ramadan, namun terus memantau potensi lonjakan harga bahan pokok.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
Ramadan Tinggal Hitungan Hari, Komisi B DPRD DKI Belum Rapat dengan BUMD Pangan
Indonesia
Penolakan RDF Rorotan Menguat, DPRD DKI Serahkan Evaluasi ke Pemprov
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menanggapi penolakan warga terhadap RDF Rorotan akibat bau dan limbah. DPRD mendorong dialog dan evaluasi menyeluruh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
Penolakan RDF Rorotan Menguat, DPRD DKI Serahkan Evaluasi ke Pemprov
Indonesia
Gubernur Pramono Sebut RDF Rorotan Bisa Kurangi Masalah Sampah di Jakarta, Tanggapi Tuntutan Penutupan dari Warga
Proses persiapan untuk mengoperasikan atau commissioning telah dilakukan berulang kali di RDF Rorotan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Gubernur Pramono Sebut RDF Rorotan Bisa Kurangi Masalah Sampah di Jakarta, Tanggapi Tuntutan Penutupan dari Warga
Indonesia
Pramono bakal Perluas Pelabuhan Muara Angke, Atasi Penumpukan Kapal
Perluasan itu diharapkan bisa dilakukan dalam waktu dekat sebagai solusi jangka menengah atas persoalan kepadatan di Muara Angke.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Pramono bakal Perluas Pelabuhan Muara Angke, Atasi Penumpukan Kapal
Indonesia
Jurus Pramono Tangani Banjir Jakarta, Bakal Normalisasi Kali Cakung Lama dan Bangun Waduk di Kali Angke
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bakal normalisasi Kali Cakung Lama dan membangun waduk di Kali Angke.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Jurus Pramono Tangani Banjir Jakarta, Bakal Normalisasi Kali Cakung Lama dan Bangun Waduk di Kali Angke
Bagikan