Tape Ketan Bukan Hanya Lezat tapi dapat Mempercantik Diri

P Suryo RP Suryo R - Senin, 02 Oktober 2023
Tape Ketan Bukan Hanya Lezat tapi dapat Mempercantik Diri

Manfaat mengonsumsi dan menggunakan tape ketan untuk kesehatan dan kecantikan. (freepik/cookie_studio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERBAHAGIALAH para perempuan yang suka dengan olahan tape ketan, makanan ini ternyata bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan.

Seperti dilansir oleh Alodokter, beragam manfaat tape ketan yang ternyata belum banyak disadari sebagian orang. Padahal, makanan tradisional Indonesia ini mengandung banyak nutrisi dan antioksidan yang dapat menjaga daya tahan tubuh, bahkan menyehatkan kulit.

Baca Juga:

Manfaat Makanan Tinggi Lemak Bagi Kesehatan

makan
Tape ketan mampu menurunkan berat badan. (Pexels/Ketut Subiyanto)

Selain tape singkong, ada juga tape yang terbuat dari ketan. Ada dua jenis tape ketan, yaitu tape ketan hitam dan tape ketan putih. Keduanya merupakan produk makanan yang melalui proses fermentasi dengan ragi. Beda antar keduanya, tape ketan hitam terbuat dari beras ketan hitam, sementara tape ketan putih terbuat dari beras ketan putih.

Untuk rasanya, fermentasi beras ketan tentunya menghasilkan rasa tape yang manis dengan sedikit asam. Tidak hanya lezat, manfaat tape ketan untuk kesehatan pun tidak perlu diragukan lagi, sehingga baik untuk dikonsumsi sebagai salah satu cemilan sehat.

Tape ketan mampu menurunkan berat badan. Untuk memperoleh berat badan ideal dan menjadi versi terbaik dari dirimu, selain berolahraga kamu bisa rutin mengonsumsi tape ketan. Ketan hitam merupakan sumber protein dan serat yang sangat baik. Mencukupi kedua nutrisi ini dapat menurunkan berat badan. Kandungan yang ada pada tape ketan ternyata dapat meningkatkan rasa kenyang.

Selain itu, beberapa penelitian menyatakan bahwa kandungan antosianin dalam ketan hitam mampu mengurangi penyerapan lemak di saluran pencernaan. Hanya saja masih perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaat tape ketan dalam menurunkan kadar lemak tubuh.

Baca Juga:

Bercerita dengan Teman Dekat Bisa Kurangi Keinginan Bundir

cew
Kandungan antioksidan dalam tape ketan dianggap bisa mendorong produksi kolagen. (Unsplash/Yoab Anderson)

Tape ketan dianggap memperlambat penuaan dini. Penuaan pada dirimu akan terus terlihat seiring bertambahnya umur. Namun dengan perawatan dan mengonsumsi makanan sehat, mampu memperlambat penuaan khususnya pada kulit. Kandungan antioksidan dalam tape ketan dianggap bisa mendorong produksi kolagen yang bermanfaat agar kulit kamu terus kenyal, sehingga memperlambat pembentukan keriput atau garis halus.

Untuk mendapatkan manfaat dari tape ketan ini, selain makan kamu juga bisa menggunakan produk perawatan kulit yang terbuat dari fermentasi ketan hitam ini, seperti masker wajah atau lulur. Namun, sebagian orang mungkin alergi terhadap ketan sehingga tidak dianjurkan menggunakan produk perawatan kulit seperti ini.

Melihat dari sisi baiknya tape ketan, untuk perempuan wajib tahu dampak jika kamu berlebihan mengonsumsi makanan ini. Jika kamu mengonsumsi tape ketan secara berlebihan, tape bisa menyebabkan diare, kram perut, atau nyeri di ulu hati. Jadi, sebaiknya kamu konsumsi tape ketan pada takaran yang dianjurkan. (zvw)

Baca Juga:

Meningkatkan Kesadaran tentang Tes DNA

#Kesehatan #Kecantikan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan