Banjir Jakarta

Tanggulangi Banjir Jakarta, DPRD Desak Pemprov DKI Perbanyak Saluran Air

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 04 Januari 2020
 Tanggulangi Banjir Jakarta, DPRD Desak Pemprov DKI Perbanyak Saluran Air

Ketua Komisi D Ida Mahmudah (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Komisi D DPRD DKI Jakarta mendorong agar seluruh jalan-jalan di Jakarta dilengkapi dengan saluran air dengan menggunakan grating steel.

Menurut Ketua Komisi D DPRD DKI Ida Mahmudah, upaya antisipasi genangan air di jalan ini dinilai perlu digencarkan dengan koordinasi Dinas Bina Marga dan Dinas Sumber Daya Air (SDA).

Baca Juga:

FAKTA Keluhkan Lambannya Pemprov DKI Tangani Banjir

Lebih lanjut Ida menjelaskan, bahwa konsep tersebut dinilai efektif dalam rangka pengendalian banjir di Jakarta. Pasalnya, konsep steel grating yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya lebih cenderung menitikberatkan di sekitar badan jalan sebagai titik wilayah resapan air.

Ida Mahmudah sarankan Pemprov DKI perbanyak saluran air
Politisi PDIP yang juga anggota DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah (MP/Asropih)

“Jadi kalau di sana (Surabaya) itu lubang airnya bukan di sisi trotoar, tapi di aspal semacam pori-pori. Jadi tidak perlu lagi lewat gorong-gorong (mulut air) di trotoar, disana itu disiapkan sepanjang 40 sampai 60 meter persegi dan itu bagus, jadi air hujan bisa langsung terserap,” ujar Ida Jakarta Jumat (3/1).

Di Surabaya, lanjut Ida, konsep tersebut secara teknis telah dipasang dengan perhitungan yang cermat, dimana jalur yang disediakan sebagai wilayah resapan air sejauh 4 meter yang dikhususkan sebagai jalur utama aliran air.

“Jadi saluran air tidak perlu masuk ke mulut air di trotoar, tapi dibawah aspal itu sudah ada, Jadi setiap aspal ada besinya langsung masuk kedalam gorong-gorong air, kalau itu dilakukan kami yakin tidak ada ada lagi genangan air di kanal mulut trotoar atau tanah taman,” terangnya.

Baca Juga:

Reaksi Anies Tanggapi Isu Anggaran Penanggulangan Banjir 2020 Dipotong

Ida berharap agar konsep tersebut bisa menjadi referensi bagi SKPD bidang teknis, khusususnya Dinas Bina Marga yang akan mengoptimalkan penataan trotoar mulai tahun 2020.

“Nah ini menjadi catatan Komisi D juga, apalagi Trotoar kemarin sudah kita setujui (Rp 1 triliun), harapannya sebelum dieksekusi kita perlu rapat khusus lagi dengan Bina Marga, semua trotoar yang dibangun 2020 harus bisa mengacu konsep seperti itu,” pungkasnya.(Asp)

Baca Juga:

BNPB Beberkan Banjir di Beberapa Lokasi di Jakarta Sudah Surut

#Komisi D DPRD DKI Jakarta #Banjir Jakarta #Pemprov DKI #Penyebab Banjir Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Anung Pimpin C40 Cities, Jakarta Siap Guncang Dunia Lewat Revolusi Iklim Global
Pramono membawa suara kawasan ESEAO ke panggung internasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
Pramono Anung Pimpin C40 Cities, Jakarta Siap Guncang Dunia Lewat Revolusi Iklim Global
Indonesia
Labkesda DKI Temukan Kandungan Logam Berat Timbal pada Ikan Sapu-Sapu Ciliwung
Selain protein, hasil uji laboratorium menunjukkan ikan sapu-sapu mengandung karbohidrat sebesar 9 persen
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Mei 2026
Labkesda DKI Temukan Kandungan Logam Berat Timbal pada Ikan Sapu-Sapu Ciliwung
Indonesia
Gubernur Pramono Anung Ubah Jadwal CFD Jakarta, Berlaku Mulai 1 Juni 2026
Area bebas kendaraan di sisi timur mencakup Simpang Jalan Gembira hingga Simpang Jalan Raya Casablanca, sementara sisi barat meliputi Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio hingga Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Mei 2026
Gubernur Pramono Anung Ubah Jadwal CFD Jakarta, Berlaku Mulai 1 Juni 2026
Indonesia
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Bakal Jadi Kado HUT ke-499 Kota Jakarta
Meski memuji kecepatan kerja di lapangan, ia menekankan agar aspek teknis tetap menjadi perhatian utama pengembang
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Bakal Jadi Kado HUT ke-499 Kota Jakarta
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Indonesia
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin (4/5) malam menyebabkan ratusan Rukun Tetangga (RT) dan sejumlah ruas jalan tergenang banjir pada Selasa (5/5) pagi.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Indonesia
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat banyak pengendara motor nekat berakhir dengan mesin mati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Indonesia
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Banjir di Jakarta mulai surut pada Selasa (5/5) siang. Kini, hanya 80 RT yang masih terendam dan tiga ruas jalan tergenang.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Indonesia
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Sebanyak 115 RT di Jakarta masih terendam banjir hingga Selass (5/5) pagi. Hal itu diakibatkan hujan deras pada Senin (4/5).
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Indonesia
Malam Ini 55 Rukun Tetangga dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Banjir tersebut berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Malam Ini  55 Rukun Tetangga  dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Bagikan