Tanggapan Herman Deru soal Angka Kemiskinan Sumsel Turun di Tengah Pandemi COVID-19

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 17 Juli 2021
Tanggapan Herman Deru soal Angka Kemiskinan Sumsel Turun di Tengah Pandemi COVID-19

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Foto: Humas Pemprov Sumsel

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan merilis angka kemiskinan yang mengalami penurunan 0.14 persen di tengah pandemi COVID-19. Hal itu, berdasarkan perhitungan September 2020-Maret 2021.

BPS mencatat, jumlah penduduk miskin di Sumsel pada Maret 2021 sebanyak 1.113,76 ribu orang atau sebesar 12,84 persen dari total penduduk. Angka ini menunjukkan penurunan jika dibandingkan dengan angka kemiskinan pada bulan September 2020 sebesar 1.119,65 ribu orang atau 12,98 persen.

Baca Juga

Gubernur Herman Deru Keluhkan Minat Baca Masyarakat yang Terus Menurun

"Artinya meski kondisi serba sulit akibat pandemi, faktanya masyarakat secara simultan mampu bertahan menghadapi wabah dan aktivitas ekonomi tetap stabil," ucap Gubernur Sumsel, Herman Deru dalam keterangannya, Sabtu (17/7).

Gubernur Sumsel Herman Deru. (ANTARA/HO-Pemprov/21)
Gubernur Sumsel Herman Deru. (ANTARA/HO-Pemprov/21)

Politisi Partai NasDem itu menjelaskan sejumlah faktor yang membuat angka kemiskinan di Sumsel turun di kala wabah COVID-19, di antaranya kebijakan dan terobosan serta inovasi yang ditelurkan oleh Pemprov Sumsel.

Sederet jurus Herman Deru dalam menstimulasi ekonomi di tengah wabah bisa dilihat misalnya, adanya sejumlah bantuan untuk masyarakat. Dari mulai yang sifatnya bantuan untuk pembangunan fisik hingga yang sifatnya non fisik.

Pada sektor bantuan pembangunan fisik, Herman Deru terus melakukan berbagai ikhtiar untuk mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, sarana pendidikan, kesehatan, serta fasilitas ekonomi seperti pasar dan sebagainya.

"Pembangunan tersebut berdampak langsung pada kemudahan akses dan mobilitas ekonomi masyarakat," tambahnya.

Kemudian, di sektor bantuan pembangunan non fisik, Herman Deru juga tak henti-hentinya mengupayakan hadirnya bantuan untuk masyarakat seperti beasiswa untuk mahasiswa berupa UKT satu tahun untuk mahasiswa di Sumsel, lalu sekolah gratis untuk siswa, hingga bantuan berupa kuota untuk membantu meringankan beban wali siswa dalam KBM secara daring.

Stimulus ekonomi juga diberikan berupa pelatihan kepada pelaku UMKM hingga terus mendorong munculnya petani yang berjiwa enterpreneur. Tak tanggung-tanggung, Herman Deru mengangkat dan menerjunkan 1000 tenang penyuluh pertanian yang disebar di seluruh kawasan pertanian di Sumsel.

"Upaya ini untuk meningkatkan produksi hasil pertanian serta mendampingi petani agar mandiri secara ekonomi dengan menumbuhkan jiwa enterpreneur," sambung pria berusia 53 tahun ini

Pada sisi kesehatan, bekas Bupati Ogan Komering Ulu Timur ini juga tak kehabisan akal untuk menjaga warganya tetap sehat ditengah wabah. Sejumlah program serta aturan diterapkan guna menekan penularan virus COVID-19.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Foto: Humas Pemprov Sumsel

Di antaranya, kebijakan PPKM Darurat, penerapan sistem Ganjil Genap untuk kendaraan roda empat khususnya di kota-kota besar hingga sidak ke sejumlah kawasan yang berpotensi menyebarkan virus. Upaya tersebut dilakukan guna menjaga kondisi kesehatan masyarakat agar angka penularan bisa dihentikan.

"Di sisi lain yang tak kalah penting adalah menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sehingga tidak terjadi resesi serta angka kemiskinan bisa terus menurun seiring dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (*)

Baca Juga

Sah, Gubernur Herman Deru Teken UMP Sumsel Sebesar Rp2.840.453

#Badan Pusat Statistik (BPS) #Herman Deru #Angka Kemiskinan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
BPS mencatat angka pernikahan di Indonesia terus menurun dan terendah dalam satu dekade. PKS soroti faktor ekonomi dan perubahan sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
Indonesia
Perdagangan Luar Negeri Indonesia Masih Untung
Tercatat, ekspor Indonesia Januari–Oktober 2025 mencapai USD 234,04 miliar atau naik 6,96 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Desember 2025
Perdagangan Luar Negeri Indonesia Masih Untung
Indonesia
BPS Rekrut 190 Ribu Orang Buat Sensus Ekonomi 10 Tahunan
Kami butuh 190 ribu petugas di lapangan, bisa dari mahasiswa, dosen, akademisi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 November 2025
BPS Rekrut 190 Ribu Orang Buat Sensus Ekonomi 10 Tahunan
Indonesia
Harga Minyak Goreng Stabil Tinggi, Tidak Pernah Turun
Harga rata-rata minyak goreng seluruh kualitas secara nasional pada minggu pertama November 2025 sebesar Rp 19.480 per liter, sedangkan pada Oktober 2025 Rp 19.469 per liter.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 November 2025
Harga Minyak Goreng Stabil Tinggi, Tidak Pernah Turun
Indonesia
PHK di Industri Pertambangan dan Perdagangan Sumbang Tingginya Angka Pengangguran di Indonesia
hampir seluruh lapangan usaha mengalami peningkatan jumlah tenaga kerja, kecuali kegiatan jasa lainnya, pertambangan dan penggalian, aktivitas keuangan dan asuransi, serta realestat.
Dwi Astarini - Rabu, 05 November 2025
PHK di Industri Pertambangan dan Perdagangan Sumbang Tingginya Angka Pengangguran di Indonesia
Indonesia
TPT Jakarta Sentuh 6,05 Persen, Ini Kelompok Angkatan Kerja yang Paling Terpukul Sulit Mendapatkan Pekerjaan
Dari 5,46 juta angkatan kerja, sekitar 5,13 juta orang sudah bekerja, sementara sisanya adalah pengangguran
Angga Yudha Pratama - Rabu, 05 November 2025
TPT Jakarta Sentuh 6,05 Persen, Ini Kelompok Angkatan Kerja yang Paling Terpukul Sulit Mendapatkan Pekerjaan
Indonesia
Ekonomi Tumbuh 5,04 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Pendorong Utama
Dari sisi produksi atau lapangan usaha, industri pengolahan menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi triwulan III dengan andil 1,13 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 November 2025
Ekonomi Tumbuh 5,04 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Pendorong Utama
Indonesia
Data Terbaru BPS Ungkap Mayoritas Tingkat Pendidikan Pekerja di Indonesia hanya Lulusan SD
Pendidikan rendah masih mendominasi.
Dwi Astarini - Rabu, 05 November 2025
Data Terbaru BPS Ungkap Mayoritas Tingkat Pendidikan Pekerja di Indonesia hanya Lulusan SD
Indonesia
Jumlah Pengangguran di Indonesia Capai 7,47 Juta Orang, Turun Dibanding Tahun Lalu
Jumlah pengangguran di Indonesia kini mencapai 7,47 juta orang. Angka tersebut turun dibanding tahun lalu.
Soffi Amira - Rabu, 05 November 2025
Jumlah Pengangguran di Indonesia Capai 7,47 Juta Orang, Turun Dibanding Tahun Lalu
Indonesia
Sektor Pertanian Paling Banyak Serap Tenaga Kerja, 146,54 Juta Orang Indonesia Bekerja Sebagai Buruh
Sektor pertanian berkontribusi sebesar 28,15 persen dalam penyerapan tenaga kerja di Agustus 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 November 2025
Sektor Pertanian Paling Banyak Serap Tenaga Kerja, 146,54 Juta Orang Indonesia Bekerja Sebagai Buruh
Bagikan