Tanda-Tanda Kamu Punya Gangguan ADHD

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 28 September 2021
Tanda-Tanda Kamu Punya Gangguan ADHD

Gangguan ADHD lebih menganggu ke pusat perhatianmu. (Foto: Pexels/Tara Winstead)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ATTENTION Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah gangguan yang membuat orang sulit untuk memusatkan perhatiannya. Apakah kamu punya gangguan ini?

Banyak orang mendengar istilah ADHD dan memikirkan bagaimana gangguan tersebut muncul pada anak-anaknya. Namun mereka tidak tahu bahwa ADHD juga berdampak pada orang dewasa.

Baca juga:

4 Cara Mengatasi Masalah Kesehatan Mental

Dilansir PsychCentral, faktanya, penelitian telah menunjukkan bahwa 50 persen hingga 80 persen anak-anak dengan ADHD membawanya hingga remaja, dan 35 persen hingga 65 persen lainnya kemudian membawanya hingga dewasa.

Jadi, seperti apa tanda-tanda kamu memiliki gangguan ADHD? Berikut adalah beberapa tanda halus bahwa kamu mungkin menderita ADHD berdasarkan PsychCentral.

1. Buta waktu

Tidak dapat mengatur waktu dengan baik atau buta waktu. (Foto: Unsplash/Lukas Blazek)
Tidak dapat mengatur waktu dengan baik atau buta waktu. (Foto: Unsplash/Lukas Blazek)

Menurut peneliti, ini terjadi karena korteks prefrontal otak tidak berfungsi dengan baik dalam mengelola fokus dan perilaku pada orang dewasa dengan ADHD. Prefrontal otak juga merupakan bagian otak yang membantumu merencanakan masa depan. Jika bagian otak itu tidak berfungsi dengan baik, maka kamu tidak dapat melihat masa depanmu secara akurat.

2. Hiperfokus

Hiperfokus termasuk sebuah keahlian untuk orang yang alami ADHD. (Foto: Unsplash/Chase Clark)
Hiperfokus termasuk sebuah keahlian untuk orang yang alami ADHD. (Foto: Unsplash/Chase Clark)

Meskipun salah satu gejala utama ADHD adalah mudah teralihkan, namun karunia ADHD adalah kemampuan untuk hiperfokus pada aktivitas tertentu. Para peneliti percaya alasan orang dengan hiperfokus ADHD adalah karena sulit untuk beralih dari satu tugas ke tugas berikutnya. Inilah sebabnya mengapa beberapa orang dengan ADHD dapat bermain video game selama berjam-jam tetapi mengalami kesulitan menyelesaikan tugas kerja.

Baca juga:

Ghosting, Berbahaya Bagi Kesehatan Mental

3. Perencanaan keuangan yang buruk dan pengeluaran impulsif

Orang dengan gangguan ADHD memiliki masalah dalam mengatur keuangannya. (Foto: Unsplash/Jinyun)
Orang dengan gangguan ADHD memiliki masalah dalam mengatur keuangannya. (Foto: Unsplash/Jinyun)

Orang dewasa dengan ADHD tidak selalu membuat keputusan keuangan yang baik dan cenderung tidak melihat nilai dalam menyimpan uang mereka. Mereka cenderung memiliki lebih banyak hutang dan lebih sedikit uang yang ditabung untuk pensiun. Mereka juga cenderung menghabiskan uang secara impulsif, bahkan jika mereka tidak mampu untuk melakukan pembelian.

4. Sensitif secara emosional

ADHD dapat dicirikan sebagai sensitif secara emosional. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)
ADHD dapat dicirikan sebagai sensitif secara emosional. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)

Gejala yang sangat umum pada orang ADHD adalah sesuatu yang disebut disforia penolakan sensitif. Ini berarti bahwa orang tersebut sangat sensitif secara emosional. Mereka sangat sensitif sehingga ketika menerima kritik atau merasa ditolak. Mereka mungkin juga merasakan sakit ini jika tidak dapat memenuhi harapannya sendiri, atau harapan orang lain.

Itulah beberapa tanda-tanda kamu memiliki gangguan ADHD. Untuk seseorang yang didiagnosis dengan ADHD dewasa, ada dua bentuk perawatan ADHD yang tersedia: pengobatan dan pembinaan atau konseling ADHD. Kebanyakan ahli percaya bahwa perawatan ini harus dikombinasikan agar masing-masing dapat bekerja dengan sukses. (mic)

Baca juga:

Dapatkah Robot Membantu Kesehatan Mental Manusia?

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
BPJS Kesehatan bukan yang berwenang mengaktifkan atau menonaktifkan akun.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Bagikan