MerahPutih.com - Sebanyak 2.453 jiwa terpaksa mengungsi akibat fenomena pergerakan tanah di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng) yang masih aktif hingga hari ini.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata rincian jumlah pengungsi terdiri atas 945 laki-laki dan 982 perempuan
Termasuk di antaranya kelompok rentan seperti 220 lansia, tiga ibu hamil, tiga ibu menyusui, 179 anak-anak, 40 balita, dan 65 batita, yang sangat membutuhkan pasokan logistik bantuan.
"Bantuan pemenuhan kebutuhan dasar," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Senin (9/2).
Baca juga:
Geger Fenomena Tanah Bergerak Ngarai Sianok, Ini Dia Biang Keladinya!
8 Titik Pengungsian
Abdul Muhari menjelaskan para pengungsi kini tersebar di delapan lokasi, antara lain Majelis Az Zikir wa Rotibain, SD Negeri 2 Padasari, Gedung Serbaguna Desa Penujah, Pondok Pesantren Dawuhan Padasari, hingga Desa Mokaha di Kecamatan Jatinegara.
Menurutnya, BNPB bersama pemerintah daerah menyalurkan bantuan logistik dan permakanan, serta melakukan pendampingan darurat.
Baca juga:
Relokasi Hunian Ratusan Rumah Korban
BNPB juga mendampingi tim Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan asesmen kelayakan lahan hunian sementara dan rencana relokasi warga.
"Penanganan difokuskan pada pendataan warga terdampak dan pencarian lokasi hunian sementara,” tandas pejabat BNPB itu. (*)