Tak Terima Perluasan Ganjil-Genap, Driver Taksi Online Ingin Temui Anies

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 19 Agustus 2019
Tak Terima Perluasan Ganjil-Genap, Driver Taksi Online Ingin Temui Anies

Ratusan pengemudi taksi online menggeruduk Gedung Balai Kota DKI Jakarta (MP/Kanugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ratusan pengemudi taksi online menggeruduk Gedung Balai Kota DKI Jakarta. Mereka kesal dan tak terima dengan kebijakan Gubernur DKI Anies Baswedan yang memperluas ganjil genap.

"Mereka dari kawasan Jabodetabek," kata Kapolsek Metro Gambir Kompol Wiraga Dimas Tama kepada Merahputih.com di lokasi, Senin (19/8)

Wiraga mengatakan, ada 300 personel Polri yang disiagakan menjaga aksi ini. "Personel gabungan dari Polsek, Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda," jelas Wiraga.

Baca Juga: Pengamat Nilai Perluasan Ganjil-Genap di Jakarta Kebijakan Tak Populis

Meski lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan macet, tak ada pengalihan arus. Ia hanya berharap, aksi berlangsung tertib dan pendemo menaati aturan mengingat kendaraan mereka diparkir di pinggir jalan.

"Aksi supaya tertib. Kami usahakan mediasi dengan Pemprov DKI," jelas Wiraga.

Aji (43), Salah satu peserta aksi mengatakan, kebijakan perluasan ganjil-genap membuat sengsara para pengemudi yang biasa melewati jalur-jalur khusus seperti Sudirman hingga Thamrin.

"Dengan adanya perluasan ganjil genap ini. Penghasilan kami dikhawatirkan berkurang mengingat pergerakan mobil yang terbatas," kata Aji (43).

Kapolsek Metro Gambir Kompol Wiraga Dimas Tama (MP/Kanugraha)

Ia juga mengatakan bahwa saat ini jumlah driver taksi online mencapai ribuan lantaran banyaknya paguyuban driver taksi online yang tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan di wadah organisasinya itu, banyak sekali komunitas yang juga tergabung di dalamnya.

“tentu saja sangat khawatir sekali dengan nasib anggota yang mencapai ribuan ini,” ujar anggota Persatuan Angkutan Sewa ini.

"Ketika hal regulasi saja akhirnya pihak Kemenhub bisa mulai membantu nasib kami, masa iya Pemprov DKI tidak mau prihatiin dengan apa yang dialami saudara-saudara saya semua dalam driver online,” sambung peserta aksi lainnya, Dipo (23).

Baca Juga: Sopir Taksi Online Puji Menhub Saat Tuntut Dispensasi Khusus Ganjil Genap

Ia meminta Anies dapat berdialog dan meminta tanggapan dari para pelaku driver taksi online tersebut untuk bahan pengkajian kebijakan yang telah diberlakukan masa uji cobanya Senin (12/8) lalu.

“Suatu kehormatan bagi kami para driver online ini bilamana pihak Gubernur bisa mengajak kami untuk berdiskusi,” kata Dipo. (Knu)

#Taksi Online #Sistem Ganjil-Genap
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sopir Taksi Online Perkosa Penumpang Wanita saat ke Bandara Soetta, Diduga Pakai Narkoba
Sopir taksi online memperkosan penumpang wanita saat ke Bandara Soetta. Sang sopir diduga pakai narkoba.
Soffi Amira - Selasa, 25 November 2025
Sopir Taksi Online Perkosa Penumpang Wanita saat ke Bandara Soetta, Diduga Pakai Narkoba
Indonesia
Autopsi RS Polri Pastikan Sopir Taksi Online Tewas 2 Hari Sebelum Ditemukan di Tol Jagorawi
Pelaku perampokan dan pembunuhan sopir taksi online sudah berhasil diringkus di kawasan Ciamis Jawa Barat.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 November 2025
Autopsi RS Polri Pastikan Sopir Taksi Online Tewas 2 Hari Sebelum Ditemukan di Tol Jagorawi
Indonesia
Mayat Korban Dibuang di Tol Jagorawi, Begal Sadis Taksi Online Ditangkap di Ciamis
Pelaku ditangkap di wilayah Ciamis, Jawa Barat. Namun, polisi belum bersedia mengungkap detail identitas pelaku ke publik.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 November 2025
Mayat Korban Dibuang di Tol Jagorawi, Begal Sadis Taksi Online Ditangkap di Ciamis
Indonesia
Sopir Taksi Online Depok Tewas Dibuang di Tol Jagorawi, Mobilnya Dibawa Kabur
Mobil yang biasa dipakai korban Ujang untuk bekerja sebagai sopir taksi online itu turut dibawa kabur pelaku pembunuhan.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 November 2025
Sopir Taksi Online Depok Tewas Dibuang di Tol Jagorawi, Mobilnya Dibawa Kabur
Indonesia
Mayat Driver Taksi Online di Pinggir Tol Jagorawi Diduga Dibunuh Setelah Dirampok
Korban diketahui bernama Ujang Adiwijaya, warga Depok, yang tercatat bekerja sebagai driver taksi online.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 November 2025
Mayat Driver Taksi Online di Pinggir Tol Jagorawi Diduga Dibunuh Setelah Dirampok
Indonesia
PSI Tolak Rencana Sistem Ganjil-Genap di Jalan TB Simatupang, Dinilai Bukan Solusi Atasi Macet
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Bun Joi Phiau, menolak rencana sistem ganjil-genap di Jalan TB Simatupang. Hal itu dinilai bukan solusi untuk mengatasi kemacetan.
Soffi Amira - Selasa, 26 Agustus 2025
PSI Tolak Rencana Sistem Ganjil-Genap di Jalan TB Simatupang, Dinilai Bukan Solusi Atasi Macet
Indonesia
Ganjil-Genap Cuma Berlaku 3 Hari, Masyarakat Tetap Diminta Hati-Hati
Peniadaan ini sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 Pasal 3 Ayat 3
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Juni 2025
Ganjil-Genap Cuma Berlaku 3 Hari, Masyarakat Tetap Diminta Hati-Hati
Indonesia
Minggu Ini, Aturan Ganjil Genap di Jakarta Hanya Berlaku Tiga Hari
Sistem ganjil genap plat nomor kendaraan di Jakarta akan berlaku pada 26, 27, dan 28 Mei 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Mei 2025
Minggu Ini, Aturan Ganjil Genap di Jakarta Hanya Berlaku Tiga Hari
Indonesia
Garda Indonesia Minta Maaf Ratusan Ribu Ojol Bakal Lumpuhkan Jakarta pada 20 Mei, Masyarakat Diminta Sesuaikan Jadwal
Aksi 205 diperkirakan akan berlangsung serentak di hampir seluruh kota besar di Indonesia
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Mei 2025
Garda Indonesia Minta Maaf Ratusan Ribu Ojol Bakal Lumpuhkan Jakarta pada 20 Mei, Masyarakat Diminta Sesuaikan Jadwal
Indonesia
Demo Besar 20 Mei, 500 Ribu Taksi dan Ojek Online Kompak Matikan Aplikasi
Aksi offbid 205 atau mematikan aplikasi sebagai bentuk protes terhadap aplikator yang diduga melanggar regulasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Mei 2025
Demo Besar 20 Mei, 500 Ribu Taksi dan Ojek Online Kompak Matikan Aplikasi
Bagikan