Autopsi RS Polri Pastikan Sopir Taksi Online Tewas 2 Hari Sebelum Ditemukan di Tol Jagorawi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 13 November 2025
Autopsi RS Polri Pastikan Sopir Taksi Online Tewas 2 Hari Sebelum Ditemukan di Tol Jagorawi

Ilustrasi mayat korban. foto: Istockphoto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati mengumumkan hasil autopsi sementara terhadap jasad Ujang, driver taksi online yang ditemukan di pinggir Tol Jagorawi, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Jasad korban dipastikan telah ditinggal berhari-hari sebelum akhirnya ditemukan di semak-semak pinggir Jalan Tol pada Senin (10/11) sore awal pekan ini.

“Kira-kira dua harian (korban meninggal dunia sebelum akhirnya mayat ditemukan),” kata Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Prima Heru Yulihartono, saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (13/11).

Baca juga:

Sopir Taksi Online Depok Tewas Dibuang di Tol Jagorawi, Mobilnya Dibawa Kabur

Brigjen Prima menambahkan pemeriksaan luar dan identifikasi sidik jari telah dilakukan. “Ditemukan beberapa luka dan memar pada tubuh bagian luar,” imbuhnya.

Luka-luka tersebut tampak di bagian bahu hingga ke atas, diduga akibat hantaman benda tumpul. Namun, pihak RS Polri belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban.

Alasannya, Tim forensik masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan hasil autopsi. “Telah dilakukan pengambilan sampel untuk pemeriksaan histopatologi forensik di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes,” tandasnya.

Baca juga:

Mayat Pria Terikat di Pinggir Tol Jagorawi Dipastikan Warga Depok, Ini Identitasnya

Sementara itu, Kapolres Bogor Kabupaten, AKBP Wikha Ardilestanto menyatakan pelaku perampokan dan pembunuhan itu telah berhasil diringkus di kawasan Ciamis Jawa Barat.

"Benar, pelaku sudah diamankan," kata Kapolres, saat dikonfirmasi awak media dalam kesempatan berbeda, Kamis (13/11).

Dalam perampokan dan pembunuhan itu, lanjut dia, pelaku juga membawa kabur mobil taksi online milik korban. “Diambil mobilnya dicuri,” imbuh Kapolres, dilansir Antara.

Diberitakan sebelumnya, jasad korban Ujang saat ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan kaki, tangan, serta mulut terikat lakban di semak-semak pinggir jalan Tol Jagorawi kilometer 30 arah Bogor.

Peristiwa penemuan mayat warga Kampung Pitara, Depok itu pertama kali diketahui anggota TNI yang sedang bertugas melakukan pengamanan jalur VVIP, Senin sore sekitar pukul 16.45 WIB. (*)

#Taksi Online #Tol Jagorawi #Aksi Begal
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Komisi I DPR Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi Tangani Begal
Sinergi tersebut perlu terus ditingkatkan agar mampu memberikan rasa aman yang lebih optimal kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Komisi I DPR Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi Tangani Begal
Indonesia
Bersiap Hadapi Begal Jalanan, Resmob Polda Metro Latihan Menembak biar enggak Salah Tembak
kemampuan personel perlu terus diasah agar setiap tindakan kepolisian dapat dilakukan secara tepat, terukur, dan meminimalkan risiko.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Bersiap Hadapi Begal Jalanan, Resmob Polda Metro Latihan Menembak biar enggak Salah Tembak
Indonesia
Komisi I DPR Tegaskan Pemberantasan Begal Tugas Polisi, Bukan Tupoksi TNI
Komisi I DPR menegaskan pemberantasan begal adalah tugas Polri. TNI hanya bisa terlibat jika ada permintaan resmi dan koordinasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Komisi I DPR Tegaskan Pemberantasan Begal Tugas Polisi, Bukan Tupoksi TNI
Indonesia
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor berdampak langsung terhadap rasa aman masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Indonesia
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Habiburokhman menyoroti korban begal yang kini bukan hanya masyarakat biasa. Aparat kepolisian hingga warga negara asing pun disebut ikut menjadi sasaran para pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Indonesia
Hasil Interogasi, Polda Metro Jaya Pastikan Model AWS Bukan Korban Begal
Polda Metro Jaya menegaskan model sekaligus selebgram berinisial AWS yang sempat dikabarkan menjadi korban begal di kawasan Jakarta Barat bukanlah korban tindak kriminal.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Hasil Interogasi, Polda Metro Jaya Pastikan Model AWS Bukan Korban Begal
Indonesia
Menteri HAM Natalius Pigai: Begal Tak Boleh Ditembak Mati Tanpa Proses Hukum
Menteri HAM Natalius Pigai menolak instruksi Kapolda Lampung soal tembak di tempat pelaku begal. Tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip HAM dan hukum.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Menteri HAM Natalius Pigai: Begal Tak Boleh Ditembak Mati Tanpa Proses Hukum
Indonesia
Teror Pocong Ramai di Tangerang, Polisi Turun Tangan
Tim penyidik kepolisian kini masih melakukan pendalaman terhadap motif orang yang melakukan penyebaran konten bohong di dengan teror mistis sosok 'pocong'.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Teror Pocong Ramai di Tangerang, Polisi Turun Tangan
Indonesia
Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal, Sahroni Minta Pelaku Ditembak di Tempat
Polda Metro Jaya bentuk Tim Pemburu Begal untuk menekan maraknya aksi kriminal di Jabodetabek.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal, Sahroni Minta Pelaku Ditembak di Tempat
Indonesia
Begal Marak di Jakarta, Pemprov DKI Harus Ikut Bertindak
Masalah begal ini menyangkut banyak hal, mulai dari keamanan masyarakat sampai dengan citra Jakarta yang berambisi menjadi kota global.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Begal Marak di Jakarta, Pemprov DKI Harus Ikut Bertindak
Bagikan