Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tak Sukar Mengajak Kencan Perempuan, Pahami Caranya

P Suryo RP Suryo R - Senin, 04 September 2017
Tak Sukar Mengajak Kencan Perempuan, Pahami Caranya

Menagajak berkencan dia tidaklah sulit kalau Anda tahu caranya. (Foto: match)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI jaman sebelum aplikasi merasuki kehidupan manusia, butuh perjuangan untuk dapat mengajak berkencan seorang perempuan. Biasanya diawali dengan perkenalan, kontak per telepon untuk mengakrabkan diri baru mengajak berkencan. Itupun kalau si perempuan tertarik untuk diajak keluar. Bila tidak seorang pria akan melakukannya dari nol lagi.

Singkirkan aplikasi kencan yang banyak digunakan orang. Kebutuhan untuk berkomunikasi secara langsung dan membaca sisi emosinya sudah jarang digunakan. Bercakap-cakap melalui telepon pun salah satu cara untuk mengukur ketertarikan seseorang pada diri Anda. Kebohongan akan mudah dideteksi.

Tak mudah mengajak seseorang berkencan secara langsung, gugup sudah pasti. Namun itu harus Anda lakukan dan membuka pintu ke ruangan yang lebih luas lagi. Bagusnya Anda menemukan keaslian ketimbang topeng yang banyak beredar di dunia maya. Tak ada hal sulit sebelum Anda mencobanya

Percayakanlah pada insting di dalam diri Anda. Indikator seseorang atau situasi akan mudah dibaca oleh insting Anda. Keluarlah dari aplikasi yang Anda pegang, coba ajak orang yang selama ini terkoneksi melalui aplikasi. Sekali lagi percayakan pada insting Anda. Anda akan mengetahui waktu yang tepat mengajaknya keluar. Harus disadari bahwa orang-orang yang terkoneksi dengan aplikasi kencan biasanya hanya menginginkan kencan kasual saja.

Dari beberapa topik pembicaraan yang terjadi, Anda dapat membuat ajakan berkencan. Topik-topik menarik itu dapat membuatnya senang dan tidak menolak bila diajak kencan. Lebih mudah bagi Anda untuk membuatnya tertarik keluar berkencan dengan Anda.

Tanyakanlah kemungkinan-kemungkinan kencan yang ia sukai bukan yang Anda sukai. Jangan sampai ia merasa berkencan hanya untuk Anda bukan untuk kita. Sesuaikan waktunya dengan dirinya, jangan memaksakan pada waktu tertentu yang akan merusak jadwal rutinitasnya.

Selalu mendiskusikan ide berkencan, semisalnya restoran atau makanan yang tepat untuk berkencan. Kalau dirinya menjawab terserah, coba Anda lontarkan beberapa pilihan yang sesuai dengan dirinya. dari kesusuain dari dirinya, Anda dapat membuat beberapa tambahan yang sifatnya kecil yang datangnya dari Anda.

Tapi semuanya yang di atas nol besar bila Anda tidak pernah mencoba mengajaknya keluar. Kalahkan rasa takut Anda. Bisa jadi dia memang menunggu Anda ajak kencan. Itu sudah sifat dari perempuan yang menunggu. Jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari ketika kejujuran terungkap. (psr)

#Kencan Pertama #Perempuan #Perempuan Dan Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kesedehanaan Rahmi Hatta yang Penuh Integritas Teladan Perempuan Indonesia
Sejarah Indonesia mencatat banyak perempuan yang memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa, baik melalui peran publik maupun melalui pengabdian di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Kesedehanaan Rahmi Hatta yang Penuh Integritas Teladan Perempuan Indonesia
Indonesia
11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Kesenjangan Bisa Melebar
Komposisi penduduk laki-laki mencapai 50,47 persen, sementara perempuan sebesar 49,53 persen. Sementara itu, perempuan dewasa berusia 18-59 tahun sekitar 29,57 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Kesenjangan Bisa Melebar
Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Lifestyle
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Secara global, lebih dari 250 juta pengguna telah menyaksikan video podcast di Spotify.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Indonesia
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Pengaduan kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan yang diterima Komnas Perempuan selama 2025 naik 10 persen dengan total 4.597 kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Maret 2026
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Bagikan