Headline

Tak Sempat Melayat, Begini Penilaian Wapres JK Terhadap Sosok Ani Yudhoyono

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 04 Juni 2019
 Tak Sempat Melayat, Begini Penilaian Wapres JK Terhadap Sosok Ani Yudhoyono

Wapres Jusuf Kalla (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sejak kepulangan jenazah Ani Yudhoyono ke Tanah Air hingga pemakaman di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Wapres Jusuf Kalla tak sempat melayat ataupun takziah. JK, demikian sapaan akrabnya harus beristirahat total atas saran tim kedokteran.

Lantas bagaimana sosok mendiang Ani Yudhoyono di mata Wapres JK?

Di mata Wapres Jusuf Kalla, sosok Ani Yudhoyono merupakan perempuan hebat yang berperan besar dalam kesuksesan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai pemimpin.

“Saya tahu betul Ibu Ani itu ibu yang hebat. Saya juga sering mengatakan, di belakang laki-laki hebat ada perempuan yang lebih hebat lagi. Itulah Ibu Ani (Yudhoyono),” kata Wapres JK kepada wartawan di Kediaman Dinas Wapres Jakarta, Selasa (4/6).

Wapres Jusuf Kalla bersama SBY saat menjenguk Ibu Ani Yudhoyono di Singapura
Wapres Jusuf Kalla bersama SBY saat menjenguk Ani Yudhoyono di Singapura (Foto: antaranews)

JK belum sempat melayat Ani Yudhoyono di hari wafatnya pada Sabtu (1/6) maupun pemakamannya pada Minggu (2/6), karena Wapres sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit.

“Saya 10 hari di RS, (menjalani) perawatan usus jadi saya meminta Ibu (Mufidah) mewakili, wafatnya Ibu Ani Yudhoyono, Ibu Mufidah hadir,” katanya.

Saat ini, JK sedang menjalani masa pemulihan pascaperawatan medis di rumah sakit.

Wapres Jusuf Kalla sebagaimana dilansir Antara akan menemui SBY untuk menyampaikan ungkapan duka cita secara langsung bila kondisi kesehatannya sudah benar-benar pulih.

“Bagaimana pun, Ibu Ani itu ibu negara waktu saya dan Pak SBY bersama-sama. Jadi kami mempunyai hubungan yang sangat erat,” ujarnya.

BACA JUGA: Jadi Target Pembunuhan Kerusuhan 22 Mei, Luhut: Itu Cara Kampungan

Tujuh Napi Melarikan Diri Pasca Terbakarnya Rutan Sigli

Ani Yudhoyono, yang lahir di Yogyakarta 6 Juli 1952, menghembuskan nafas terakhir di National University Hospital (NUH) Singapura pada Sabtu pukul 11.30 waktu setempat, setelah menjalani perawatan medis akibat penyakit kanker darah.

Seperti diketahui Kristiani Herrawati dimakamkan di TMP Kalibata Jakarta, Minggu (2/6), yang upacaranya dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dan dihadiri sejumlah pejabat negara dan duta besar negara asing di Indonesia.(*)

#Wapres Jusuf Kalla #Jusuf Kalla #Ani Yudhoyono #Susilo Bambang Yudhoyono
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta menilai pernyataan itu patut dibaca sebagai peringatan dini dan bukan sekedar ramalan.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
Indonesia
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Ia menilai sangat mungkin konflik yang terjadi di dunia akan berujung pada Perang Dunia III.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Indonesia
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Negara dan demokrasi harus diatur oleh rule of law, bukan rule of noise atau kebisingan rumor
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Jusuf Kalla soal Soeharto Jadi Pahlawan Nasional: Ada Kekurangan, tapi Jasanya Lebih Banyak
Jusuf Kalla bicara soal pemberian gelar pahlawan nasional untuk Soeharto. Menurutnya, jasa Soeharto lebih banyak dibanding kekurangannya.
Soffi Amira - Senin, 10 November 2025
Jusuf Kalla soal Soeharto Jadi Pahlawan Nasional: Ada Kekurangan, tapi Jasanya Lebih Banyak
Indonesia
Komisi II DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Mafia Tanah dalam Kasus Lahan Jusuf Kalla
Komisi II DPR meminta pemerintah untuk menindak tegas mafia tanah di kasus lahan Jusuf Kalla.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
Komisi II DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Mafia Tanah dalam Kasus Lahan Jusuf Kalla
Indonesia
Eks Wapres JK Murka Gara-Gara Mafia Tanah, Ini Duduk Perkaranya Versi Kepala BPN
Nusron Wahid buka suara terkait sengketa tanah seluas 16,4 hektare di Makassar, Sulawesi Selatan, yang memicu amarah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).
Wisnu Cipto - Jumat, 07 November 2025
Eks Wapres JK Murka Gara-Gara Mafia Tanah, Ini Duduk Perkaranya Versi Kepala BPN
Indonesia
Eks Wapres JK Geram, Tanahnya di Makassar Jadi Korban Mafia Tanah
JK menegaskan klaim kepemilikan lahan seluas 16,5 hektare miliknya oleh pihak lain merupakan kebohongan dan rekayasa.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 November 2025
Eks Wapres JK Geram, Tanahnya di Makassar Jadi Korban Mafia Tanah
Indonesia
Jusuf Kalla, Nasaruddin Umar dan Arsjad Rasjid Serukan Perdamaian Dunia di Roma
Ketiganya membawa perspektif berbeda, tetapi saling melengkapi soal politik, spiritualitas, dan ekonomi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 02 November 2025
Jusuf Kalla, Nasaruddin Umar dan Arsjad Rasjid Serukan Perdamaian Dunia di Roma
Indonesia
Cari Silfester Matutina Tak Ketemu, Jaksa Minta Tolong Pengacara Serahkan Jika Benar di Jakarta
Jaksa eksekutor Kejari Jaksel masih mengalami kendala dalam menemukan keberadaan terpidana Silfester Matutina.
Wisnu Cipto - Minggu, 12 Oktober 2025
Cari Silfester Matutina Tak Ketemu, Jaksa Minta Tolong Pengacara Serahkan Jika Benar di Jakarta
Bagikan