Tak Goyah Dibayangi Konflik Rusia-Ukraina, Nasabah Mikro Raiz Invest Justru Melonjak

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Rabu, 13 April 2022
Tak Goyah Dibayangi Konflik Rusia-Ukraina, Nasabah Mikro Raiz Invest Justru Melonjak

Nasabah mikro Raiz Invest justru melonjak di tengah konflik global. (Unsplash-Markus Winkler

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KONFLIK Rusia-Ukraina belum juga reda. Rusia bahkan tak undur melancarkan invasi militer ke area strategis Ukraina meski pelbagai negara menjatuhkan sanksi ekonomi, semisal larangan ekspor besar-besaran, menghambat laju industri minyak dan gas dalam negerinya, sampai negara-negara Barat bersepakat mengeluarkan Rusia dari sistem pembayaran global. Perang masih berkecamuk.

Di tengah dinamika situasi konflik Rusia-Ukraina, bahkan menyebabkan fluktuasi di harga komoditi serta berimbas di pasar modal, konsumsi Reksa Dana (Aperd) daring di Indonesia malahan tidak berpengaruh signifikan.

Baca juga:

Tips Sukses Bisnis Kuliner Menurut Sejumlah Pakar

Perusahaan teknologi keuangan (fintech) Raiz Indonesia mencatatkan kenaikan jumlah nasabahnya hingga mendekati 20 persen (year to date) atau berhasil mengelola sekitar 550.000 rekening nasabah per akhir Maret, atau naik 17,8% dari posisi akhir tahun lalu sebanyak 450.000 rekening.

“Dari jumlah rekening tersebut, jumlah rekening aktif milik nasabah mencapai 230.000 rekening. Penambahan rekening tersebut terutama didukung bertambahnya opsi pembayaran serta penambahan lini produk Reksa Dana Terproteksi (RDT) secara online” ujar Fahmi Arya, CEO Raiz Indonesia, dalam acara buka puasa bersama media sore ini, 12 April 2022.

Reksa Dana Terproteksi atau RDT merupakan Reksa Dana berbasis efek utang konvensional maupun syariah dengan konsep perlindungan atas pokok investasi saat jatuh tempo (melalui mekanisme pengelolaan investasi).

Reksa Dana
Jumlah nasabah mikro naik di tengah konflik global. (Foto: Raiz Invest)

Produk investasi jenis tersebut memiliki dua keunggulan utama dibandingkan dengan Reksa Dana jenis lain. Pertama, potensi imbal hasil lebih baik daripada deposito bank dan dibagikan secara periodik. Kedua, minimum investasi rendah ketimbang syarat minimal investasi deposito.

Dalam berinvestasi RDT secara daring melalui Raiz Indonesia, masyarakat dapat merasakan pengalaman berinvestasi dengan nilai investasi mulai dari Rp 1 juta.

Di Raiz, nasabah tidak perlu memiliki saldo tertentu, mereka dapat memilih produk RDT sedang ditawarkan dan membelinya di aplikasi dengan mudah. Hingga akhir Maret 2022, Raiz Indonesia sukses menawarkan enam RDT kepada publik di bawah pengelolaan PT Avrist Asset Management, PT STAR Asset Management, dan PT Trimegah Asset Management.

“Memberi kemudahan untuk nasabah dibanding harus menjadi nasabah prioritas terlebih dahulu, sekaligus menjadi supermarket RDT Online,” tutur Fahmi.

Baca juga:

Penting, Perempuan Mandiri Finansial sejak Dini

Fahmi mengatakan penjualan RDT daring tersebut menjadi salah satu strategi Raiz Indonesia dalam mempopulerkan investasi pasar modal kepada publik.

Dua strategi lain, tambah Fahmi, akan menjadi langkah Raiz Indonesia dalam mengenalkan Raiz Rewards kepada pengguna aplikasinya dan adanya instrument asset baru akan ditawarkan perseroan pada kuartal II/2022.

Raiz Rewards merupakan program pengembalian investasi atau investback dari setiap belanja daring dilakukan nasabah. Dengan adanya investback tersebut, nasabah sudah dapat berinvestasi tanpa mengurangi intensitas belanjanya di platform belanja, investasi, dan makanan, nan tersedia di aplikasi Raiz.

Selain bekerja sama dengan platform belanja, investasi, dan makanan tersebut, Raiz Indonesia juga turut mengembangkan UMKM yang memiliki peran penting bagi perekonomian, khususnya dalam meningkatkan produk domestik bruto dan penyerapan tenaga kerja.

Reksa Dana
konflik Rusia-Ukraina masih menjadi perhatian nasabah. (Unsplash-Tech Daily)

Pengembangan UMKM itu dilakukan Raiz Indonesia melalui kerja sama yang dijalin dengan aplikasi penjualan (point of sales) bernama Selleri.

Saat ini, Selleri sudah terhubung dengan para pelaku UMKM dan membantu ribuan produk mereka terjual melalui platfrom online itu.

Dengan bantuan teknologi tersebut, sebanyak 1.200 supplier Selleri serta 50.000 reseller bisa memasarkan produk UMKM melalui Kanal Media Sosial Seperti Facebook, Instagram, WA dan marketplace lainya.

Setiap bulannya, setiap reseller memiliki penghasilan rata-rata Rp5 juta dari aktivitasnya di Selleri.

“Lebih jauh, misi Selleri adalah membantu menciptakan kemerdekaan finansial bagi mitra Selleri, oleh karena itu, Selleri membantu mitra Selleri untuk dapat memiliki akses ke produk dan layanan keuangan seperti tabungan dan produk investasi,” ujar Jayan Kumar, CEO dari Selleri.

Kini, Raiz Indonesia menjadi salah satu dari dua anak usaha Raiz Invest Limited tercatat di Bursa Saham Australia (ASX) dengan kode saham RZI. Dengan skema pengembangan tersebut, Raiz Indonesia berkomitmen untuk dapat tumbuh secara berkelanjutan dan terus mendukung kekuatan kinerja induk usahanya.

George Lucas, Managing Director/Joint Group CEO Raiz Invest Limited, mengatakan perusahaan mencatatkan nilai produk investasi dijual perusahaan (fund under management/FUM) mencapai AUD$1,02 miliar.

Perusahaan juga mencatatkan kenaikan jumlah rekening nasabah baru sebesar 77,7% secara global (Australia, Indonesia, Malaysia) dalam 12 bulan terakhir. “Meskipun terjadi konflik tragis di Ukraina, stabilitas kembali ke dunia investasi pada Maret dan pasar saham global naik pada bulan tersebut. Meskipun demikian, konflik Ukraina tadi, kondisi moneter semakin ketat, dan kenaikan biaya hidup secara global masih menjadi perhatian nasabah,” ujar Lucas. (*)

Baca juga:

Yakin Investasi Kripto Bikin Lebih Mudah Dapat Pasangan?

#Investasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Besarnya nilai investasi tidak serta-merta menjamin masyarakat memperoleh pekerjaan layak dan pendapatan yang memadai.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Indonesia
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Penanaman modal asing (PMA) tercatat memberikan kontribusi sebesar Rp 777,8 triliun atau 50,5 persen
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Berita
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Dampak ekonomi global terhadap Indonesia pada 2026 mencakup suku bunga AS, inflasi, ekspor komoditas, investasi, dan tantangan APBN.
ImanK - Kamis, 15 Oktober 2026
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Indonesia
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Rosan melaporkan investasi Indonesia mencapai Rp 1.010,6 triliun pada Semester I-2026. Kontribusi hilirisasi naik menjadi 30 persen dari total nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Indonesia
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Selain premanisme, Polri juga menangani ribuan kasus pungutan liar dan pemerasan.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Indonesia
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
"Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita. Mitra-mitra kita, kita anggap sebagai saudara-saudara kita," ujarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
Indonesia
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan investasi Jakarta mencapai Rp173,6 triliun hingga semester I 2026 dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Indonesia
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Prabowo menyebut investasi Indonesia mencapai Rp 1.010 triliun hingga Juni 2026 dan berkontribusi membuka sekitar 1,4 juta lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Indonesia
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Aktivitas investasi tetap berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Indonesia
Investasi Emas Makin Diminati, ACC Tawarkan Skema Cicilan Tanpa Jaminan
Astra Credit Companies menawarkan cicilan emas bagi masyarakat yang ingin berinvestasi.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
Investasi Emas Makin Diminati, ACC Tawarkan Skema Cicilan Tanpa Jaminan
Bagikan