Tahun 2017, REI Yogyakarta Sasar Konsumen Menengah Bawah
Kantor DPD REI Yogyakarta (MP/Fredy Wansyah)
Tahun 2017, pengembang properti di Yogyakarta akan memperluas pasar segmen. Setelah tahun sebelumnya lebih banyak menyasar kalangan menengah atas, tahun ini akan menyasar kalangan menengah bawah.
Ketua DPD REI DI Yogyakarta Andi Wijayanto, mengatakan, hal ini guna mencapai target pengembangan selama tahun 2017. Untuk itu, pihaknya akan memperluas pengembangan rumah seharga Rp300 juta.
"Pelanggan untuk midle low bisa lebih luas," kata Andi saat ditemui merahputih.com di kantor DPD REI Yogyakarta, Jalan Timoho, Kota Yogyakarta, Senin (6/2).
Tahun ini, para anggota REI DI Yogyakarta sepakat menargetkan pembangunan 1.500 rumah. Tahun 2016, target pembangunan hanya mencapai 1.360 unit rumah.
Ke depannya, pengembang tidak lagi memfokuskan pembangunan di wilayah utara dan selatan Yogyakarta. Melainkan, pembangunan dilakukan di kawasan barat dan timur.
"Sejauh ini tumbuhnya di kawasan Sleman, Kota (Yogyakarta), dan bagian selatan. Kuncinya, ini karena daya tarik pendidikan. Di mana ada univeristy, di situ tumbuh. Selain pendidikan, sektor pariwisata jadi daya tarik juga," paparnya.
Berita ini berdasarkan liputan Fredy Wansyah, kontributor dan reporter merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Bagikan
Berita Terkait
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
PPN DTP Ditanggung 100 Persen Sampai 2027, Pasar Properti Dipastikan Kembali Bergeliat