MerahPutih.com - Kerja pemberantasan korupsi kini tak lagi bergantung pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di bawah komando Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Kejaksaan Agung berhasil menjawab harapan publik dalam upaya pemberantasan korupsi.
Buktinya, sejumlah kasus besar yang memecahkan rekor tertinggi dalam kasus rasuah berhasil dibongkar Kejaksaan. Terbaru, pisau Korps Adhyaksa berhasil menyeret mantan Menkominfo Jhonny G Plate menjadi pesakitan.
Baca Juga
Kejaksaan Agung Sita Tanah Milik Johnny G Plate di Wilayah Komodo NTT
Gebrakan yang membuat tingkat kepercayaan publik terhadap kerja Kejaksaan, terutama pemberantasan korupsi, terus bergerak positif. Temuan terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI), angkanya di atas KPK.
“Tingkat kepercayaan terhadap Kejaksaan kini 69 persen, berada di atas KPK yang mendapatkan 64 persen,” kata Djayadi saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Peta Kompetisi Pilpres dan Sikap Publik Terhadap Isu-Isu Nasional’ secara virtual, Selasa (11/7).
Bahkan, Kejaksaan berhasil menjadi yang teratas di antara tiga lembaga negara di bidang penegakan hukum. Polri sendiri berdasarkan survei LSI berada di urutan kedua dengan capaian angka 65 persen.
Baca Juga
2.103 Kasus di Kejaksaan Agung Tuntas dengan Restorative Justice
Menurut Djayadi, sepanjang tahun 2023, Kejaksaan berhasil menjaga tren positif terkait kepercayaan publik. Buktinya, sedari Januari hingga Juli tahun ini, Kejaksaan mampu meningkatkan kepercayaan publik.
“Temuan Januari, tingkat kepercayaan terhadap Kejaksaan ada di angka 60 persen. Pada Februari hingga April, bertahan di 68 persen. Memasuki Juli, ada peningkatan menjadi 69 persen,” ungkap Djayadi.
Untuk diketahui, LSI menggelar survei dalam rentang 1-8 Juli 2023, dengan menempatkan 1.242 responden melalui sambungan telepon. Adapun tingkat kepercayaannya mencapai 95 persen. (Knu)
Baca Juga
Kejaksaan Cetak Sejarah Baru, Tingkat Kepercayaan Publik Tembus 81%