Sultan Ultimatum Warga yang Takut Sama Merapi Keluar Saja dari Jogja

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 18 Desember 2018
Sultan  Ultimatum Warga yang Takut Sama Merapi Keluar Saja dari Jogja

Gunung Merapi mengeluarkan material vulkanis saat terjadi letusan freatik terlihat dari Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (1/6). (Ant)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gunung Merapi meluncurkan pijar panas Minggu (16/12) malam lalu. Namun, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta masyarakat Yogyakarta tidak takut terhadap perkembangan aktivitas Gunung Merapi.

"Kalau takut ya keluar saja dari Yogyakarta. Saya kira Merapi tidak perlu dianggap sebagai sesuatu yang membahayakan sehingga masyarakat itu ada rasa was-was, panik, dan sebagainya, jangan," kata Sri Sultan di Kompleks Kantor Kepatihan, Yogyakarta, kemarin.

sri sultan
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X(MP/Teresa Ika)

Sri Sultan berharap masyarakat Yogyakarta bisa ikhlas menerima kondisi Gunung Merapi karena sebagai salah satu gunung teraktif di dunia wajar saja jika Merapi kembali beraktivitas seperti saat ini.

"Merapi itu sudah rutin, empat tahun sekali punya aktivitas karena Merapi itu salah satu gunung teraktif di dunia," tutur Gubernur.

Menurut Sri Sultan, begitu Gunung Merapi beraktivitas, masyarakat tinggal melakukan upaya antisipasi dan membangun kewaspadaan saja apabila sewaktu-waktu terjadi letusan.

"Karena letusan lava itu hanya mengalir ke bawah, ya bagaimana yang dekat dengan Merapi di lereng Merapi mewaspadai," kata Raja Keraton Ngayogyakarta ini.

Gunung Merapi mengeluarkan material vulkanis saat terjadi letusan freatik terlihat dari Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (1/6). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Pada Minggu (16/12) malam pukul 19.00 WIB, sebagaimana diberitakan Antara, Gunung Merapi meluncurkan lava pijar sejauh 300 meter ke arah hulu Kali Gendol dengan intensitas guguran yang masih rendah.

Berdasarkan Laporan Aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan 7-13 Desember yang dirilis BPPTKG, menyebutkan bahwa kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah. Volume kubah lava per 13 Desember 2018 sebesar 350.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan rata-rata 2.200 meter kubik per hari. (*)

#Gunung Merapi #Sri Sultan Hamengkubuwono X
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Sejumlah wisatawan menjajal Off Road Merapi Lava Tour di Kawasan Desa Kinah Rejo, Yogyakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Indonesia
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Karakter aktivitas Gunung Anak Krakatau juga mengalami perubahan. Setelah fase erupsi menerus berakhir, gunung api tersebut kembali menunjukkan pola erupsi Strombolian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Indonesia
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Gunung Merapi erupsi Jumat pagi dengan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah barat daya. BPPTKG menetapkan status Level III (Siaga) dan mengingatkan warga untuk menjauhi zona bahaya serta waspada banjir lahar dan hujan abu.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Indonesia
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Heri Wibowo mengatakan kejadian ini membuktikan masyarakat tidak menghiraukan imbauan pihak-pihak terkait.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Indonesia
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat/Putih.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Indonesia
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi tersebut juga sekaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga kini masih berada pada Level II atau Waspada.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Bagikan