Kesehatan

Suka Minum Obat dengan Pisang? Ternyata Ada Risikonya

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 26 Juni 2018
Suka Minum Obat dengan Pisang? Ternyata Ada Risikonya

minum obat dengan pisang dapat memberikan dampak pada tubuh (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUNGKIN kamu pernah mendengar orang minum obat dengan pisang. Buah berwarna kuning ini biasa dijadikan alternatif untuk menelan obat tablet atau kapsul. Sebab beberapa orang merasa sulit untuk menelan obat tersebut menggunakan air. Dengan buah pisang lebih mudah bagi mereka. Karena seperti menelan makanan seperti biasanya.

Pisang juga mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Misalnya kalium, vitamin B6, Vitamin C, dan serat. Intinya pisang dapat menyehatkan tubuh kamu dan memiliki kandungan yang dibutuhkan tubuh. Nah, tapi menurut laman Go Dok minum obat dengan buah pisang dapat memberikan dampak tidak baik bagi tubuh kamu. Dalam hal ini jika kamu meminum obat tekanan darah menggunakan pisang.

Pisang merupakan sumber mineral potasium atau disebut juga dengan kalium. Fungsi kalium ini untuk membantu otot kamu berkontraksi dan memperkuat detak jantung. Selain itu terdapat juga kandungan natrium dan kalium yang bekerja sama untuk memindahkan cairan masuk dan keluar dari sel kamu. Ditambah, sebuah penelitian menunjukkan bahwa kalium adalah kunci untuk menyeimbangkan tekanan darah kamu.

Ada reaksi timbul saat obat bertemu dengan pisang (Foto: Pexels/Pixabay)

Bahkan, sebuah penelitian yang diterbitkan pada April 2017 di American Journal of Physiology menyimpulkan bahwa meningkatkan jumlah kalium yang dimakan dalam konteks bergizi, sumber alami dapat menurunkan tekanan darah. karenanya berdampak pada penurunan risiko penyakit jantung dan ginjal.

Namun, terlalu banyak kalium pada pisang dapat menyebabkan detak jantung dan palpitasi tidak teratur saat disertakan dengan obat. Sebaiknya jangan makan pisang menggunakan ACE inhibitor (Angiotensin Converting Enzyme Inhibitors). ACE Inhibitor menurunkan tekanan darah dan dapat mengobati gagal jantung dengan cara membuka pembuluh darah. Aliran darah pun akan lebih efisien.

Lebih baik minum obat dengan air (Foto: Pexels/JESHOOTS.com)

Hindari pula pencampuran dengan beberapa diuretik semisal triamterene (Dyrenium) yang digunakan untuk mengurangi retensi cairan dan mengobati tekanan darah tinggi. Jadi, pada intinya kamu harus berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter apakah obat yang kamu minum dapat menimbulkan reaksi antara obat dengan kalium. Menurut Dr. Ross Walker, makanan tertentu memiliki bahan kimia tertentu yang dapat memperngaruhi metabolisme tubuh.

Kesimpulannya, meskipun pisang bersifat alami, bukan berarti tidak memiliki pengaruh terhadap tubuh. Bahan kimia yang terkandung pada makanan dapat memberikan metabolisme dalam tubuh. “Makan makanan tertentu saat mengonsumsi obat tertentu dapat mengubah keefektifan obat, sehingga Anda mungkin mendapatkan lebih banyak atau lebih sedikit dari yang ditentukan,” kata Barbara Mendez, R.Ph., M.S., seorang ahli farmasi dan konsultan nutrisi yang berbasis di New York.

Yang terpenting untuk diingat kata Barbara, makanan dapat memperbesar efek samping obat atau efek samping baru. Sahabat Merah Putih, usahakan minum obat kapsuk dan tablet menggunakan segelas air ya. Jika memang sulit, kamu bisa menghancurkan obat tablet atau mengeluarkan bubuk isi kapsul. (ikh)

Baca juga artikel menarik lainnya di sini Manfaat Buah Blewah untuk Kesehatan Anda

#Buah Pisang #Obat
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Harga Obat Terancam Melambung Tingg Buntut Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Bersikap
Pemerintah perlu memperkuat produksi bahan baku obat domestik melalui dukungan riset, insentif industri, dan kolaborasi lintas kementerian
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Harga Obat Terancam Melambung Tingg Buntut Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Bersikap
Indonesia
BBPOM Jakarta Gerebek Toko Kosmetik di Ciracas, Temukan Puluhan Obat Keras Ilegal
Toko kosmetik di Ciracas, Jakarta Timur, kedapatan menjual obat terlarang. BBPOM pun langsung turun tangan ke lokasi.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
  BBPOM Jakarta Gerebek Toko Kosmetik di Ciracas, Temukan Puluhan Obat Keras Ilegal
Indonesia
Video Toko Penjual Tramadol Dihujani Mercon Viral di Medsos, Polisi Diminta Usut Pemilik dan Pemasoknya
Menurutnya, pembiaran terhadap peredaran obat ini akan berdampak buruk pada kesehatan serta stabilitas ekonomi masyarakat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 10 Maret 2026
Video Toko Penjual Tramadol Dihujani Mercon Viral di Medsos, Polisi Diminta Usut Pemilik dan Pemasoknya
Indonesia
Pasar Induk Kramat Jati yang Tak Pernah Tidur: Menjemput Berkah di Ambang Ramadan 2026
Di saat sebagian besar warga Jakarta masih terlelap dalam mimpi, Pasar Induk Kramat Jati justru sedang berada di puncak nadinya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Pasar Induk Kramat Jati yang Tak Pernah Tidur: Menjemput Berkah di Ambang Ramadan 2026
Dunia
Titik Nadir Krisis Medis Gaza, Obat Nyeri Langka Jadi Barang Mewah
Sistem kesehatan Gaza lumpuh akibat agresi Israel. Ribuan pasien menghadapi krisis medis.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Februari 2026
Titik Nadir Krisis Medis Gaza, Obat Nyeri Langka Jadi Barang Mewah
Indonesia
DPR RI Ungkap Penyebab Harga Bahan Baku Farmasi Mahal di Indonesia
Kondisi ini menuntut penanganan komprehensif dari pemerintah agar produk domestik bisa berjaya di pasar global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 31 Januari 2026
DPR RI Ungkap Penyebab Harga Bahan Baku Farmasi Mahal di Indonesia
Indonesia
Pasar Pramuka Tetap Ramai Jelang Revitalisasi Total di Tahun 2026
Pedagang mendukung penuh, hanya 5% kios yang belum lunas
Angga Yudha Pratama - Jumat, 28 November 2025
Pasar Pramuka Tetap Ramai Jelang Revitalisasi Total di Tahun 2026
Indonesia
Kericuhan di Pasar Pramuka Hari Ini Saat Kios-kios Obat Ditutup Paksa Perumda, Pedagang Bingung Sampai Ada yang Menangis
Perumda Pasar Jaya membantah kenaikan harga sewa, klaim tarif sudah dikaji dan di bawah nilai pasar.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 November 2025
Kericuhan di Pasar Pramuka Hari Ini Saat Kios-kios Obat Ditutup Paksa Perumda, Pedagang Bingung Sampai Ada yang Menangis
Indonesia
Tekor! Indonesia Impor Obat Rp 176 Triliun Tapi Ekspor Cuma Rp 6,7 Triliun
Saat ini, jumlah industri obat Indonesia mencapai 272 yang memiliki pabrik. Sedangkan perusahaan besar farmasi jumlahnya 3.009.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 28 Agustus 2025
Tekor! Indonesia Impor Obat Rp 176 Triliun Tapi Ekspor Cuma Rp 6,7 Triliun
Indonesia
TNI Masuk Bisnis Obat, Komisi I Anggap Bukan Pelanggaran Dwifungsi ABRI
TNI akan menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memproduksi obat-obatan dalam jumlah besar.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 Juli 2025
TNI Masuk Bisnis Obat, Komisi I Anggap Bukan Pelanggaran Dwifungsi ABRI
Bagikan