Efek Samping Umum dan Jangka Panjang Penggunaan Omeprazole

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 07 Desember 2024
Efek Samping Umum dan Jangka Panjang Penggunaan Omeprazole

Ilustrasi (Foto: unsplash/alexander)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Bagi kamu yang memiliki masalah asam lambung, pasti tak asing dengan Omeprazole. Ini merupakan obat yang termasuk dalam kelas proton pump inhibitor (PPI) yang bekerja dengan cara mengurangi jumlah asam yang diproduksi oleh lambung dan bermanfaat untuk mengobati kondisi seperti refluks asam, tukak lambung, dan sindrom Zollinger-Ellison.

Meskipun efektif dalam pengobatan penyakit terkait asam lambung, seperti obat lainnya, omeprazole juga memiliki potensi untuk menimbulkan efek samping yang perlu diwaspadai oleh penggunanya.

Dikutip dari Alodokter, omeprazole dapat menimbulkan efek samping, meskipun tidak semua orang mengalaminya. Beberapa efek samping umumnya ringan, sementara yang lainnya lebih serius. Berikut adalah beberapa efek samping yang dapat terjadi:

Baca juga:

Studi Baru Temukan Obat Penurun Berat Badan Dapat Atasi Penyakit Ginjal

1. Efek Samping Umum

- Sakit Kepala: Salah satu efek samping yang paling sering dilaporkan oleh pengguna omeprazole adalah sakit kepala ringan hingga sedang.

Diare atau Sembelit: Gangguan pencernaan seperti diare atau sembelit dapat terjadi pada sebagian orang yang menggunakan omeprazole.

Mual dan Muntah: Beberapa pengguna mungkin mengalami rasa mual atau bahkan muntah, terutama pada awal pengobatan.

Perut Kembung dan Gas: Penggunaan omeprazole dapat menyebabkan perasaan kembung atau peningkatan produksi gas dalam perut.

Baca juga:

Studi Baru Temukan Obat Penurun Berat Badan Dapat Atasi Penyakit Ginjal

2. Efek Samping Jangka Panjang

Penggunaan omeprazole dalam jangka panjang (lebih dari satu tahun) dapat menyebabkan sejumlah efek samping yang lebih serius:

Kekurangan Vitamin dan Mineral: Penggunaan PPI seperti omeprazole dalam jangka panjang dapat mengurangi penyerapan beberapa vitamin dan mineral, termasuk vitamin B12, magnesium, dan kalsium. Kekurangan magnesium dapat menyebabkan gejala seperti kejang otot, pusing, dan detak jantung tidak teratur. Kekurangan kalsium dapat meningkatkan risiko osteoporosis dan patah tulang.

Infeksi Saluran Pencernaan: Pengurangan produksi asam lambung dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri pada saluran pencernaan, seperti Clostridium difficile yang dapat menyebabkan diare berat.

Penyakit Ginjal: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan PPI dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal kronis.

Penyakit Hati: Penggunaan omeprazole dalam jangka panjang dapat mempengaruhi fungsi hati, meskipun ini jarang terjadi.

#Obat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Harga Obat Terancam Melambung Tingg Buntut Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Bersikap
Pemerintah perlu memperkuat produksi bahan baku obat domestik melalui dukungan riset, insentif industri, dan kolaborasi lintas kementerian
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Harga Obat Terancam Melambung Tingg Buntut Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Bersikap
Indonesia
BBPOM Jakarta Gerebek Toko Kosmetik di Ciracas, Temukan Puluhan Obat Keras Ilegal
Toko kosmetik di Ciracas, Jakarta Timur, kedapatan menjual obat terlarang. BBPOM pun langsung turun tangan ke lokasi.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
  BBPOM Jakarta Gerebek Toko Kosmetik di Ciracas, Temukan Puluhan Obat Keras Ilegal
Indonesia
Video Toko Penjual Tramadol Dihujani Mercon Viral di Medsos, Polisi Diminta Usut Pemilik dan Pemasoknya
Menurutnya, pembiaran terhadap peredaran obat ini akan berdampak buruk pada kesehatan serta stabilitas ekonomi masyarakat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 10 Maret 2026
Video Toko Penjual Tramadol Dihujani Mercon Viral di Medsos, Polisi Diminta Usut Pemilik dan Pemasoknya
Dunia
Titik Nadir Krisis Medis Gaza, Obat Nyeri Langka Jadi Barang Mewah
Sistem kesehatan Gaza lumpuh akibat agresi Israel. Ribuan pasien menghadapi krisis medis.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Februari 2026
Titik Nadir Krisis Medis Gaza, Obat Nyeri Langka Jadi Barang Mewah
Indonesia
DPR RI Ungkap Penyebab Harga Bahan Baku Farmasi Mahal di Indonesia
Kondisi ini menuntut penanganan komprehensif dari pemerintah agar produk domestik bisa berjaya di pasar global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 31 Januari 2026
DPR RI Ungkap Penyebab Harga Bahan Baku Farmasi Mahal di Indonesia
Indonesia
Pasar Pramuka Tetap Ramai Jelang Revitalisasi Total di Tahun 2026
Pedagang mendukung penuh, hanya 5% kios yang belum lunas
Angga Yudha Pratama - Jumat, 28 November 2025
Pasar Pramuka Tetap Ramai Jelang Revitalisasi Total di Tahun 2026
Indonesia
Kericuhan di Pasar Pramuka Hari Ini Saat Kios-kios Obat Ditutup Paksa Perumda, Pedagang Bingung Sampai Ada yang Menangis
Perumda Pasar Jaya membantah kenaikan harga sewa, klaim tarif sudah dikaji dan di bawah nilai pasar.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 November 2025
Kericuhan di Pasar Pramuka Hari Ini Saat Kios-kios Obat Ditutup Paksa Perumda, Pedagang Bingung Sampai Ada yang Menangis
Indonesia
Tekor! Indonesia Impor Obat Rp 176 Triliun Tapi Ekspor Cuma Rp 6,7 Triliun
Saat ini, jumlah industri obat Indonesia mencapai 272 yang memiliki pabrik. Sedangkan perusahaan besar farmasi jumlahnya 3.009.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 28 Agustus 2025
Tekor! Indonesia Impor Obat Rp 176 Triliun Tapi Ekspor Cuma Rp 6,7 Triliun
Indonesia
TNI Masuk Bisnis Obat, Komisi I Anggap Bukan Pelanggaran Dwifungsi ABRI
TNI akan menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memproduksi obat-obatan dalam jumlah besar.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 Juli 2025
TNI Masuk Bisnis Obat, Komisi I Anggap Bukan Pelanggaran Dwifungsi ABRI
Indonesia
BPOM Minta Bantuan Polri Melawan Mafia Obat dan Skincare Ilegal
BPOM butuh peran dan kolaborasi Polri dalam penindakan.
Frengky Aruan - Jumat, 10 Januari 2025
BPOM Minta Bantuan Polri Melawan Mafia Obat dan Skincare Ilegal
Bagikan