Sudirman Said Dapat Bisikan Mafia Migas?

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Jumat, 12 Juni 2015
Sudirman Said Dapat Bisikan Mafia Migas?

Menteri ESDM Sudirman Said mengikuti rapat kerja dengan Komisi VII DPR di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (8/4). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said terus berbenah di sektor energi guna menjadi lebih baik. Salah satu alasan dirinya berbenah yakni karena tak ingin dikejar-kejar oleh para penegak hukum saat tengah memasuki masa pensiun.

Dia mengatakan hampir seluruh jajaran di KESDM selalu dikejar-kejar oleh para penegak hukum setelah memasuki masa pensiun. Salah satunya Mantan Menteri ESDM Jero Wacik yang menjabat saat Pemerintahan SBY Periode 2011-2014, kedua Mantan Kepala SKK Migas yang menjabat sejak Januari 2013-Agustus 2013 Rudi Rubiandini, ketiga Mantan Anggota DPR Komisi VII periode 2009-2014 dari Fraksi Demokrat Sutan Bhatoegana Siregar, dan Mantan Sekjen ESDM Waryono Karyo.

"Rekan-rekan semua melihat apa yang terjadi di pengadilan. Mengadili Jero Wacik, Waryono Karyo, sampai sekarang pun masih. Kerusakan di sektor energi itu sangat fundamental. Sudah menyatu pada budaya. Nah, setengahnya korban. Setengahnya juga ikut menikmati," tuturnya di Jakarta, Jumat (12/6).

Sudirman juga mengungkapkan ketika tengah berbenah, ada beberapa pihak yang memperingati dirinya.

"Saya dibisikin gini, 'Mas jangan kencang-kencang dalam melakukan penataan di ESDM. Itu mafia enggak akan tinggal diam," ungkapnya.

Namun dirinya dengan tegas mengatakan, "Saya bilang, 'Maaf saya beda pendapat. KPK boleh digoyang oleh siapapa pun tapi jangan lupa akan lahir pejuang-pejuang baru yang menegakan yang baik," tegasnya.

Sudirman melanjutkan memang tidak semua yang terjerat kasus tersebut adalah benar-benar yang melakukannya. Artinya, ada sebagian orang yang memang sengaja dijebak dan terperosok ke dalam lembah kotor tersebut.

"Nah, setengahnya korban, setengahnya juga ikut menikmati. Tapi itu hanyalah di balik puncak gunung es. Yang di belakangnya itu ada kekuatan besar terus menurun. Nah yang di ESDM itu terjebak pada lembah yang kotor itu. Yang ini mesti selesai," pungkasnya. (rfd)

 

BACA JUGA:

Komisi VII DPR dan Kementerian ESDM Gelar Raker Lanjutan Terkait RAPBN 2016

DPR RI Dan Pemerintah Sepakat Subsidi Solar Rp1000 per Liter

Kementerian ESDM Belum Pastikan Jadwal Pemasaran Pertalite

Geram, Hidayat Nur Wahid Minta Pembunuh Angeline Dihukum Mati

#Kementerian ESDM #Sudirman Said
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
ESDM: Gangguan Listrik Berdampak Langsung pada Pendidikan hingga Kesehatan Masyarakat
Kementerian ESDM menyebut gangguan listrik berdampak langsung pada masyarakat, mulai dari pendidikan, pekerjaan, usaha hingga akses kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
ESDM: Gangguan Listrik Berdampak Langsung pada Pendidikan hingga Kesehatan Masyarakat
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Tersebar ke 5 Provinsi, Berpotensi Lebih Luas
Arah dan jangkauan sebaran abu vulkanik dapat berubah bergantung pada arah dan kecepatan angin.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Tersebar ke 5 Provinsi, Berpotensi Lebih Luas
Indonesia
LNG Abadi Masela Hadir untuk Dongkrak Ekonomi Lokal
Dirancang tidak hanya untuk memperkuat pasokan energi dalam negeri, tetapi juga memastikan manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat lokal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
LNG Abadi Masela Hadir untuk Dongkrak Ekonomi Lokal
Berita Foto
Sudirman Said Kembali Diperiksa Jampidsus sebagai Saksi Kasus Petral
Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 17 Juli 2026
Sudirman Said Kembali Diperiksa Jampidsus sebagai Saksi Kasus Petral
Indonesia
Kasus Petral Kembali Mencuat, Sudirman Said Diperiksa Kejagung
Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan tujuh tersangka, yakni Mohammad Riza Chalid (MRC), IRW, BBG, AGS, MLY, NRD, dan TFK.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Kasus Petral Kembali Mencuat, Sudirman Said Diperiksa Kejagung
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Radius 5 Kilometer Wajib Steril Dari Wisatawan dan Nelayan
Keputusan menaikkan status ini merujuk pada hasil pemantauan visual serta instrumental komprehensif dalam beberapa waktu terakhir
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Radius 5 Kilometer Wajib Steril Dari Wisatawan dan Nelayan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jubir Kementerian ESDM Minta Masyarakat Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik
Jubir Kementerian ESDM, Dwi Anggia, kabarnya meminta rakyat menggunakan Solar karena harga Pertamax naik.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jubir Kementerian ESDM Minta Masyarakat Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik
Indonesia
B50 Segera Meluncur 1 Juli 2026, Indonesia Berpeluang Hemat Devisa Rp 157 Triliun
BBM B50 segera meluncur 1 Juli 2026. Kebijakan tersebut bisa menghemat devisa negara hingga Rp 157 triliun.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
B50 Segera Meluncur 1 Juli 2026, Indonesia Berpeluang Hemat Devisa Rp 157 Triliun
Indonesia
BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Simak 4 Fakta dan Keunggulannya
BBM B50 akan meluncur 1 Juli 2026 mendatang. Namun, ada empat fakta dan keunggulan yang wajib diketahui.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Simak 4 Fakta dan Keunggulannya
Indonesia
Kementerian ESDM dan PLN Investigasi Mati Lampu Massal di Sumatra, 13,1 Juta Pelanggan Terdampak
Pemadaman listrik massal di Sumatra telah berdampak pada 13,1 juta orang. Kementerian ESDM dan PLN pun sedang mengusut kasus tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Kementerian ESDM dan PLN Investigasi Mati Lampu Massal di Sumatra, 13,1 Juta Pelanggan Terdampak
Bagikan