Sudah Tahu Perayaan White Day di Jepang dan Korea?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 14 Maret 2019
Sudah Tahu Perayaan White Day di Jepang dan Korea?

White Day adalah kebalikan dari Valentine Day di tradisi Jepang dan negara Asia (foto: notesofnomads.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

14 Maret! Apakah kamu tahu kalau hari ini adalah White Day? White Day ini bisa dibilang kebalikan dari Hari Valentine sebulan yang lalu. Jika tanggal 14 Februari biasanya perempuan yang memberikan cokelat, hari ini laki-laki yang akan memberikan cokelat ke perempuan untuk membalas pemberian mereka di hari kasih sayang.

Sayangnya masyarakat Indonesia tidak merayakan White Day, bahkan banyak yang tidak tahu. Nah, ini dia fakta menarik tentang hari putih.

1. White Day merupakan kebalikan dari Valentine's Day

Sudah Tahu Perayaan White Day di Jepang dan Korea?
White Day harinya laki-laki memberi hadiah kepada perempuan (foto: dannychoo.com)


Biasanya masyarakat barat saling memberikan hadiah ketika hari Valentine. Tidak hanya laki-laki saja yang memberikan cokelat atau bunga, melainkan perempuan juga boleh memberikannya kepada laki-laki.

Nah, di negara-negara Asia seperti Jepang, Korea, Taiwan, dan Cina punya tradisi yang berbeda. Kalau hari Valentine ya berarti perempuan yang akan memberi cokelat ke laki-laki. Sementara laki-laki tidak memberikan apapun ke perempuan.

Sebulan kemudian, 14 Maret baru lah para laki-laki ini akan membalas memberi cokelat kepada perempuan. Bisa berupa cokelat, saputangan, marshmallow, bunga, atau apapun. Tapi uniknya hadiah ini biasanya berwarna putih.

2. Asal-usul White Day

Sudah Tahu Perayaan White Day di Jepang dan Korea?
White Day berasal dari sebuah toko manisan di Jepang tahun 1978 (foto: ishimura.co.jp)


Dilansir dari forbes.com, White Day awalnya bermula dari toko manisan di Hakata bernama Ishimura Manseido. Tahun 1977, pimpinan perusahaan iu Zengo Ishimura sedang membaca majalah perempuan.

Ishimura melihat sebuah tulisan seorang perempuan yang mengatakan bahwa tidak adil kalau laki-laki mendapat cokelat pada hari Valentine, tapi mereka tidak membalasnya. Mengapa laki-laki tidak meberikan sesuatu kepada perempuan?


Maka dari itu, Ishimura mendapat ide untuk membuat hari spesial agar laki-laki bisa membalas hadiah untuk para perempuan. Awalnya dia membuat marshmallow yang berisi cokelat di dalamnya. Kemudian ditentukan bahwa hari spesial ini akan diadakan setiap tanggal 14 Maret, sebulan setelah Valentine.

Tahun 1978, dengan bantuan 'department store' lokal, akhirnya White Day pertama dirayakan. Awalnya nama hari ini adalah Marshmallow Day, namun akhirnya diganti. Maka lahirlah tradisi White Day ini dan tersebar ke seluruh Jepang, Taiwan dan Korea Selatan.

3. Jangan memberi hadiah yang murah

Sudah Tahu Perayaan White Day di Jepang dan Korea?
Hadiah yang diberikan harganya harus setara atau tiga kali lebih mahal (foto: livejapan.com)


Kabarnya nih, ketika laki-laki membalas cokelat kepada perempuan yang memberikannya cokelat, hadiah tersbeut harus tiga kali lebih mahal dari yang diberikan lo.

Jadi laki-laki enggak boleh pelit dalam memberi hadiah ketika White Day. Soalnya kalau harganya enggak setara dengan yang diberikan, katanya sih kamu akan jomlo terus menerus. Waduh, jangan sampe ya!

4. Kalau tidak merakan Valentine dan White Day

Sudah Tahu Perayaan White Day di Jepang dan Korea?
Black Day merupakan hari di mana para jomlo berkumpul (foto: koreanbapsang.com)


Ada satu tradisi lagi nih kalau kamu tidak mendapatkan cokelat ketika Valentine atau tidak memberikan balasan ketika White Day. Namanya Black Day. Black Day dirayakan setiap tanggal 14 April, sebulan setelah White Day.

Pada Black Day, jomlo-jomlo akan berkumpul di satu tempat dan mengenakan pakaian hitam seolah berkabung karena masih sendiri. kalau di Korea biasanya mereka juga sambil makan jajangmyeon, mie korea yang dicampur saus pasta kacang kedelain hitam.

Itu dia fakta menarik seputar White Day. Semoga kamu bisa selalu merayakan Valentine's Day dan White Day ya, asal jangan Black Day saja. (sam)

#Hari Valentine #White Day #Jepang #Korea Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Halal Pavilion kembali hadir dalam JIPREMIUM 2026 dengan menghadirkan produk-produk asal Korea Selatan, termasuk makeup yang telah tesertifikasi halal.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Indonesia
Kapal Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kapal tunda terbalik di Busan, Korea Selatan, menewaskan satu awak. Dua ABK WNI ikut jadi korban, satu selamat, satu masih hilang.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Kapal  Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Indonesia
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Pengiriman ini merupakan misi pemadaman kebakaran luar negeri pertama yang dilakukan oleh personel Pasukan Bela Diri (SDF).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Olahraga
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Jumlah pemain Jepang di Premier League musim ini mencatat rekor baru.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kasus ini mendorong Korea Selatan memperketat pemeriksaan terhadap impor sawi putih dari China.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Dunia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur Jepang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Dunia
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, naik jadi 34 orang. Otoritas masih menyelidiki 9 kematian terkait bencana.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Dunia
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, melonjak menjadi 28 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah, 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Dunia
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, menewaskan 17 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah. 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terbatas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Bagikan