Studi Baru Temukan Obat Penurun Berat Badan Dapat Atasi Penyakit Ginjal

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 29 November 2024
Studi Baru Temukan Obat Penurun Berat Badan Dapat Atasi Penyakit Ginjal

Pasien penyakit kronis membutuhkan terapi obat anemia.(foto: Pexels.com/pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penelitian terbaru menemukan obat penurun berat badan untuk mengobati diabetes tipe 2 ternyata bermanfaat untuk mengatasi masalah kesehatan lainnya. Penelitian tersebut menemukan bahwa obat tersebut dapat mengobati penyakit ginjal.

Agonis reseptor GLP-1, yang meliputi obat-obatan seperti Ozempic dan Wegovy, bekerja dengan menekan nafsu makan orang dan telah disetujui untuk mengobati obesitas dan diabetes tipe 2 di Uni Eropa.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa mereka juga terbukti bermanfaat untuk mengatasi demensia, masalah kesehatan mental, penyalahgunaan zat dan masalah lainnya.

Analisis baru, yang mencakup 11 studi yang melibatkan lebih dari 85.000 orang, menunjukkan bahwa agonis GLP-1 mengurangi gagal ginjal hingga 16 persen dibandingkan dengan pasien yang mengonsumsi plasebo atau pengobatan tiruan, terlepas dari apakah mereka menderita diabetes atau tidak, demikian dikutip dari euronews, Jumat (29/11).

Baca juga:

Napas Bau Urine Bisa Jadi Gejala Penyakit Ginjal

Obat tersebut mengekang risiko gagal ginjal, memburuknya fungsi ginjal, dan kematian akibat penyakit ginjal hingga 18 persen, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Lancet Diabetes & Endocrinology.

Sejalan dengan penelitian lain, studi tersebut juga menemukan bahwa agonis GLP-1 membantu mengatasi kondisi jantung, mengurangi risiko kematian terkait kardiovaskular, serangan jantung, dan stroke hingga 13 persen dibandingkan dengan plasebo.

"Hasilnya menunjukkan GLP-1 memiliki "peran kunci" dalam meningkatkan hasil ginjal dan jantung bagi pasien dengan kondisi medis umum," kata Dr Sunil Badve, penulis utama studi tersebut, seorang nefrolog, dan profesor di Universitas New South Wales (UNSW Sydney) di Australia. (ikh)

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan