Stres dapat Menyebabkan Siklus Mentruasi Jadi Tak Teratur

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 31 Maret 2022
Stres dapat Menyebabkan Siklus Mentruasi Jadi Tak Teratur

Event Healing in Natural Cool Wonderland berjalan dengan lancar dan fun (Foto: softex)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

EVENT Healing In Natural Cool Wonderland yang digelar oleh Softex beberapa waktu lalu, berjalan dengan sukses dan seru. Event yang digelar di Chakra Hall & Lounge BSD itu, menarik ratusan perempuan milenial dan pencinta gaya hidup sehat, untuk healing sejenak setelah menjalani padatanya aktivitas sehari-hari.

Dengan paduan nuansa putih biru membuat suasana event menjadi lebih fresh and cool. Sejumlah aktivitas seru digelar dalam kesempatan itu yang intinya memberikan kegembiraan pada perempuan.

Baca Juga:

MH Expo 2022 Hadirkan Ragam Pelayanan Kesehatan Berkualitas Internasional

Terdapat photo booth instagramable di Event Healing In Natural Cool (Foto: softex)

Memasuki gate hall, tamu undangan disuguhkan dengan dekorasi yang memanjakan mata, lengkap dengan photo booth yang keren. Seluruh pengunjung yang hadir, bisa ber-selfie untuk mengabadikan cerita serta pengalaman seru mereka, dan dapat di bagikan di sosial media atau untuk koleksi pribadi.

Selain itu digelar pula Talkshow Healing yang edukatif dan fun. Pada talkshow bersama dr. Bram Pradipta Sp.OG, membahas tentang mengelola dan mengatasi stres, khususnya saat 'tamu bulanan' sedang datang.

"Di zaman yang serba cepat ini, baik laki-laki maupun perempuan sangat rentan mengalami stres. Hal itu merupakan sebuah kondisi yang apabila tak dikelola dengan baik, maka bisa berdampak buruk untuk kualitas kesehatan," jelas dokter Bram.

Untuk perempuan, dampak stres bisa menyebabkan siklus mentruasi menjadi tak teratur. Karena itu, diperlukan sebuah langkah agar stres yang ditimbulkan dapat berubah menjadi fresh, seperti dengan memilih pembalut yang tepat.

Baca Juga:

Kenali Pengaruh Iklim dengan Masalah Kesehatan Mental

Selain photo boot dan talkshow, ada juga aktivitas seru membuat resin tray (Foto: softex)

Kemudian tentang pemilihan pembalut, Brand Manager Softex Natural Cool, Sandra Napis, memberikan rekomendasinya memilih pembalut yang mengandung ekstrak daun mint dan daun sirih.

Karena, menurut Sandra, kandungan ekstra daun mint tersebut, dapat memberikan sensasi dingin alami serta mencegah lembab. Sementara ekstra daun sirih, memiliki peran untuk antiseptik alami yang bisa menghambat pertumbuhan bakter dan mencegah bau.

Kemudian, selain talkshow edukatif tersebut, kamu bisa seru-seruan belajar serta membuat resin tray, kerajinan tangan yang terbuat dari resin. Resin merupakan bahan yang berasal dari getah tanaman bersifat cair atau kental yang dapat mengeras pada keadaan tertentu.

Pada kesempatan tersebut, pengunjung juga bisa membuat berbagai macam bentuk benda yang kamu sukai, seperti pot, bola, atau apapun yang bisa kamu bawa pulang. Aktivitas tersebut merupakan salah satu sarana self healing yang menyenangkan. (Ryn)

Baca Juga:

Kesadaran Akan Kesehatan Mental Picu Hadirnya Tren Staycation

#Kesehatan #Talk Show
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Bagikan