Stok Masker di Solo Langka, Polresta Surakarta Inspeksi Distributor

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 05 Maret 2020
Stok Masker di Solo Langka, Polresta Surakarta Inspeksi Distributor

Anggota Polresta Surakarta, Jawa Tengah melakukan inspeksi di apotek akibat masker langka, Rabu (4/3). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polresta Surakarta melakukan inspeksi di sejumlah apotek dan distributor masker yang ada di Solo, Jawa Tengah, Rabu (4/3). Inspeksi tersebut dilakukan setelah terjadi kelangkaan dan harga masker melambung tinggi hampir di semua apotek dan minimarker di Solo.

Kanit Korwas PPNS Satreskrim Polresta Solo Iptu Catur Agus Yudo mengatakan, polisi melakukan inspeksi di sejumlah minimarket, apotek, dan distributor terkait adanya kelangkaan masker di Solo. Hasilnya memang ada kelangkaan masker di Solo sejak muncul kasus virus corona di Wuhan, Tiongkok.

Baca Juga:

Tiga Masker Konyol yang Dipakai Guna Menangkal Corona

"Kami lakukan inspeksi di empat apotek secara acak. Hasilnya semua stok kosong. Harga masker di tingkat distributor mahal, isi 50 boks bisa tembus Rp200.000-Rp 300.000. Harga normal cuma Rp50.000," ujar Catur kepada merahputih.com.

Catur mengatakan, melalui kegiatan ini, polisi ingin menemukan akar persoalan di lapangan langkanya masker. Setelah mengumpulkan data akan dilakukan analisis dan penyelidikan lebih lanjut.

"Tidak hanya masker, hand sanitizer ternyata juga langka. Kalau pun ada harganya mahal," kata dia.

Kanit Korwas PPNS Satreskrim Polresta Solo, Iptu Catur Agus Yudo, Rabu (4/3). (MP/Ismail
Kanit Korwas PPNS Satreskrim Polresta Solo Iptu Catur Agus Yudo, Rabu (4/3). (MP/Ismail

Iptu Catur menambahkan, penyisiran di lapangan akan terus dilakukan secara berkesinambungan hingga ditemukan akar masalah pasti dari penyebab kelangkaan masker. Ia tidak ingin menemukan pihak yang memanfaatkan kelangkaan masker untuk meraup untung pribadi.

"Kita akan memastikan tidak akan ada yang memanfaatkan kelangkaan masker untuk meraup untung pribadi. Jika sampai ditemukan di lapangan adanya penimbunan masker, akan dilakukan langkah hukum," kata dia.

Baca Juga:

Cegah Penyebaran Virus Corona, Sharp Sulap Pabrik TV jadi 'Pabrik' Masker

Kepala Cabang Solo PT Antarmitra Sembada, Syarif Karyadi mengaku sebagai distributor masker di Solo tidak lagi melayani penjualan masker di apotek. Hal itu terjadi karena pasokan masker yang diberikan oleh pabrik pusat di Jakarta ke kantor cabang minim.

"Stok masker di gudang masih ada, tapi hanya untuk rumah sakit. Distribusi ke rumah sakit sudah dibagi rata sesuai pesanan. Kalau kami jual masker ke apotek bisa kena sanksi," kata dia.

Syarif mengakui omzet penjualan masker juga turun drastis akibat kelangkaan barang. Padahal, saat kondisi stok melimpah bisa meraup untung puluhan jutaan rupiah. (Ism)

Baca Juga:

Ratusan Ribu Masker Ilegal di Tangerang Bakal Dikirim ke Tiongkok

#Kota Solo #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Pihaknya optimis dengan upaya-upaya ini dapat memperkuat citra Kota Solo sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan kerukunan antar umat beragama.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Indonesia
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Lokasi apel yang tidak biasa ini dipilih sebagai simbol bahwa persoalan sampah di Kota Surakarta adalah tantangan nyata yang harus ditangani serius.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Indonesia
Dana Transfer Daerah Dipangkas Rp 218 Miliar, Pemkot Solo Lakukan Rasionalisasi APBD 2026
Sekda Kota Solo tegaskan pemotongan TKD bersifat sementara dan akan disesuaikan kembali mengikuti perkembangan ekonomi nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Oktober 2025
Dana Transfer Daerah Dipangkas Rp 218 Miliar, Pemkot Solo Lakukan Rasionalisasi APBD 2026
Indonesia
UEA Resmi Hibahkan RS Kardiologi Emirates-Indonesia Senilai Rp 417,3 Miliar ke Pemkot Solo
RS Kardiologi dibangun menggunakan dana hibah UEA nilai mencapai Rp 417,3 miliar atau setara USD 25 juta saat pemerintahan Walkot Solo Gibran Rakabuming Raka.
Frengky Aruan - Selasa, 30 September 2025
UEA Resmi Hibahkan RS Kardiologi Emirates-Indonesia Senilai Rp 417,3 Miliar ke Pemkot Solo
Indonesia
Rudy Jabat Plt DPD PDIP Jateng, Teguh Gantikan Jadi Ketua PDIP Solo
“Dalam rapat yang digelar Jumat malam dihadiri anggota dewan, Pengurus DPC dan PAC, saya dipilih menjadi Plt Ketua DPC PDIP Kota Solo menggantikan FX Hadi Rudyatmo yang ditunjuk Ketum Megawati Soekarnoputri menjadi Plt Ketua DPD PDIP Jateng,” kata Teguh
Frengky Aruan - Sabtu, 23 Agustus 2025
Rudy Jabat Plt DPD PDIP Jateng, Teguh Gantikan Jadi Ketua PDIP Solo
Indonesia
501 Warga Binaan Rutan Kelas 1 Solo Dapat Remisi
Remisi ini dapat mengurangi angka penghuni di Rutan Kelas 1 Surakarta.
Frengky Aruan - Selasa, 19 Agustus 2025
501 Warga Binaan Rutan Kelas 1 Solo Dapat Remisi
Indonesia
Rumah Kecil Pahlawan Nasional Slamet Riyadi Memprihatinkan, DPRD Solo Ajukan Dana Revitalisasi APBD
Rumah kecil Slamet Riyadi terakhir direhab tahun 1937.
Frengky Aruan - Senin, 18 Agustus 2025
Rumah Kecil Pahlawan Nasional Slamet Riyadi Memprihatinkan, DPRD Solo Ajukan Dana Revitalisasi APBD
Indonesia
SDN Masih Kurang Siswa, DPRD Solo Pertanyakan Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Jenjang SD
Ketua Komisi IV DPRD Kota Solo, Sugeng Riyanto mengatakan sampai saat ini mendapatkan penjelasan resmi terkait mekanisme seleksi, rekrutmen siswa, kurikulum, hingga dampak terhadap keberadaan SD reguler yang sudah eksis di Kota Solo.
Frengky Aruan - Jumat, 25 Juli 2025
SDN Masih Kurang Siswa, DPRD Solo Pertanyakan Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Jenjang SD
Indonesia
Terlempar dari Daftar 10 Besar Kota Toleransi, Walkot Solo: Kami Sedang Menyusun Perda
Pemkot Solo akan membuat program supaya Solo masuk lima besar kota paling toleransi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Mei 2025
Terlempar dari Daftar 10 Besar Kota Toleransi, Walkot Solo: Kami Sedang Menyusun Perda
Indonesia
Demo Hari Buruh Internasional Solo, Massa Soroti Gelombang PHK Massal
Massa mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang tidak prorakyat.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Mei 2025
Demo Hari Buruh Internasional Solo, Massa Soroti Gelombang PHK Massal
Bagikan