Kesehatan Mental

Stigma Jadi Penghalang Orang untuk Datang ke Psikolog

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Jumat, 21 Januari 2022
Stigma Jadi Penghalang Orang untuk Datang ke Psikolog

Jangan sungkan untuk pergi ke psikolog. (Foto: Pexels/cotton bro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PSIKOLOG punya pengaruh penting ketika seseorang sedang mengalami kesehatan mental atau masalah lainnya. Sayangnya, stigma di masyarakat masih memengaruhi sebagian besar orang untuk pergi ke psikolog.

Hal tersebut disampaikan oleh CEO HatiPlong Farah Djalal. Menurutnya, selama pandemi ini sebenarnya semakin banyak orang yang membutuhkan tenaga ahli untuk kesehatan mental.

"Mereka tahu mereka membutuhkan, mereka punya masalah kesehatan mental. Tapi yang mereka lakukan kemudian adalah mengatasi dengan cara mereka sendiri. Tapi mereka pun sadar itu belum menyelesaikan keseluruhan masalahnya. Tapi karena stigma masih kuat, banyak yang belum mengambil tindakan untuk ke psikolog," ujarnya mengutip laman ANTARA, Rabu (19/1).

Stigma negatif yang masih ada di masyarakat, menurut Farah, adalah pergi ke psikolog jika memiliki masalah yang besar. Padahal, Farah menegaskan sebaiknya seseorang bisa pergi ke psikolog meskipun tidak memiliki masalah yang besar.

Baca juga:

Sering Keliru! Ketahui Perbedaan Antara Psikolog, Psikiater, dan Pekerja Sosial

Stigma Negatif Jadi Penghalang Orang untuk Datang ke Psikolog
Psikolog punya pengaruh penting dalam kesehatan mental seseorang. (Foto: Pexels/Karolina Grabowska)

"Jangan datang ke psikolog ketika masalah sudah besar. Itu salah satu stigmanya bahwa orang kalau ke psikolog meskipun tidak memiliki masalah yang besar," kata Farah.

"Sebenarnya itu salah. Sama seperti kalau luka fisik. Ada luka nih, ah obatin dulu sebentar. Tapi lama-lama luka itu jadi luka bernanah, tambah luas, baru datang ke dokter dan sudah telat," lanjutnya.

Farah mengatakan bahwa waktu yang tepat untuk datang ke psikolog adalah saat seseorang meraskan hal yang mengganjal dalam dirinya. Sebaiknya, pergi ke psikolog pun juga dilakukan sebelum masalah dapat mengganggu keseharian orang tersebut.

Baca juga:

Saat Tepat Meminta Bantuan Psikolog

Stigma Negatif Jadi Penghalang Orang untuk Datang ke Psikolog
Olahraga bisa membantu menghilangkan stres. (Foto: Unsplash/bruce mars)

"Jadi, sebenarnya begitu kamu merasa bahwa ada sesuatu yang menggganjal yang bikin hidup enggak plong, apalagi jangan tunggu mengganggu keseharian kita. Datang saja ke psikolog. Enggak perlu bawa masalah besar. Ceritain saja. Curhat saja layaknya curhat ke teman," kata Farah.

Farah juga memberikan sedikit tips untuk meringankan kesehatan mental seperti stres, depresi, atau rasa cemas.

"Sebenarnya kalau menurut banyak penelitian, kesehatan mental seperti stres, depresi, dan anxiety salah satu cara meringkannya adalah rajin berolahraga. Misalnya seperti depresi, orang yang depresi itu biasanya mereka enggak mau bergerak. Jadi psikolog pun memberikan konseling, terapi yang dilakukan juga exercise, mulai dari berjalan, bergerak, bahkan berlari," tutupnya. (and)

Baca juga:

Belanja Bisa Munculkan Rasa Bahagia? Ini Kata Psikolog

#Psikolog #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Fun
Mindfulness Jadi Sorotan Usai Konten Maudy Ayunda, Ini Makna dan Cara Menerapkannya
Konten Maudy Ayunda tentang mindfulness dan berita buruk menuai perdebatan. Lantas, apa sebenarnya arti mindfulness dan bagaimana menerapkannya?
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Mindfulness Jadi Sorotan Usai Konten Maudy Ayunda, Ini Makna dan Cara Menerapkannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Bagikan