Spotify Uji Coba Fitur AI Baru untuk Menyusun Playlist

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Oktober 2023
Spotify Uji Coba Fitur AI Baru untuk Menyusun Playlist

Spotify tengah menguji fitur AI untuk menyusun playlist. (Foto: MIH83/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SPOTTIFY berusaha terus melangkah maju dengan kemajuan artifcial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Setelah merilis DJ bertenaga AI pada awal 2023, layanan streaming yang berbasis di Swedia itu tengah menguji cara-cara untuk membuat playlist atau daftar putar secara otomatis dengan perintah dari pengguna menggunakan AI.

Sumber penemuan ini berasal dari beberapa kode yang ditemukan oleh perancang produk dan penemu hastag yaitu Chris Messina. Messina mengunggah tangkapan layar ke Threads di backend Spotify, mengilustrasikan baris kode yang mengindikasikan fitur yang disebut 'Daftar Putar AI' serta sebaris teks yang bertuliskan 'Dapatkan daftar putar berdasarkan permintaan pengguna'.

Baca juga:

Spotify Perluas Fitur DJ AI secara Global

AI akan membantu pengguna menyusun playlist dengan fitur ini. (Foto: Tomasi/Pixabay)

Menurut laman Gizmondo, fitur baru ini akan berfungsi sebagai semacam ChatGPT khusus Spotify. Messina lebih lanjut berteori bahwa fitur tersebut dapat menjadi opsi di Spotify Blend berdasarkan baris kode lain yang mereferensikan fitur tersebut, di mana dua pengguna dapat 'memadukan' selera musik mereka dengan daftar putar yang dibuat secara algoritmik yang mencoba menebak musik favorit mana yang disukai oleh pengguna lainnya.

"Di Spotify, kami terus menerus melakukan iterasi dan ide untuk meningkatkan penawaran produk kami dan memberikan nilai tambah bagi pengguna. Namun kami tidak mengomentari spekulasi seputar kemungkinan fitur baru dan tidak memiliki sesuatu yang baru untuk dibagikan saat ini," kata juru bicara Spotify kepada Gizmodo.

Spotify terus berinovasi dengan AI. (Foto: Stocksnap/Pixabay)

Sebelumnya Spotify sudah mencoba-coba ide daftar putar berbasis deskripsi dengan Niche Mixes. Menurut Spotify, Niche Mixes adalah seperangkat daftar putar yang dipersonalisasi, menggabungkan semua yang ditawarkan Mixes kami dengan cara yang menyenangkan.

Pengguna dapat mencari deskripsi di bilah pencarian platform, diikuti dengan kata 'mix' dan tampaknya akan disambut dengan daftar putar yang sesuai dengan suasana tersebut. Tetapi, Spotify mengonfirmasi kepada TechCrunch bahwa Niche Mixes tidak didukung oleh AI dan mengandalkan algoritma personalisasi perusahaan.

Baca juga:

Angka Pelanggan Meningkat, Spotify Malah Makin Merugi

Kemudian pada Februari 2023, Spotify memulai debutnya dengan DJ bertenaga AI yang digadang-gadang sebagai eksplorasi musik terbaru. DJ akan memainkan lagu-lagu yang menurutnya pengguna sukai sambil menyela setelah setiap persembahan dengan sindiran 'nakal' untuk menarik pengguna keluar dari pengalaman mendengarkan musik.

AI yang mendukung DJ tidak dibangun dari awal oleh Spotify, melainkan dikembangkan setelah perusahaan ini mengakuisisi Sonatic, sebuah perusahaan teknologi berbasis di London yang berspesialisasi dalam suara AI. (aqb)

Baca juga:

Tambah Layanan Beragam Jenis, Spotify Uji Coba Buku Audio Gratis

#Spotify #Artificial Intelligence
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Karya 100 Persen AI Tidak Dapat Perlindungan dan Hak Cipta
Pemerintah perlu memastikan perkembangan AI tetap berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap kreativitas manusia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Karya 100 Persen AI Tidak Dapat Perlindungan dan Hak Cipta
Indonesia
Indonesia Alami Lonjakan Aktivitas AI
Indonesia relatif lebih sedikit terpapar terhadap lonjakan aktivitas global yang berkaitan dengan AI dibandingkan negara-negara lain di kawasan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
 Indonesia Alami Lonjakan Aktivitas AI
ShowBiz
POCO F9 Series Andalkan AI Recorder dan Transcription, Bantu Teman Tuli Ikuti Percakapan
POCO F9 Series dibekali AI Recorder dan AI Transcription yang dapat mengubah percakapan menjadi teks. Simak juga deretan fitur AI lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
POCO F9 Series Andalkan AI Recorder dan Transcription, Bantu Teman Tuli Ikuti Percakapan
Fun
Spotify Naikkan Harga Langganan di Indonesia, Ini Daftar Paket Terbarunya
Untuk kedua kalinya dalam satu tahun terakhir, Spotify naikkan tarif berlangganan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 02 Oktober 2026
Spotify Naikkan Harga Langganan di Indonesia, Ini Daftar Paket Terbarunya
ShowBiz
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
Simak 10 lagu paling banyak diputar di Spotify Indonesia pada 28 September 2026. Sesi Potret eńau dan Ari Lesmana memimpin chart, disusul Tulus dan Raim Laode.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
Berita
OpenAI Perkenalkan GPT-6 Sol dan Luna, Intip Perbedaan dan Kemampuannya
OpenAI meluncurkan GPT-6 Sol dan GPT-6 Luna pada 22 September 2026. Keduanya membawa peningkatan efisiensi, pemrograman, alignment, dan biaya API.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
OpenAI Perkenalkan GPT-6 Sol dan Luna, Intip Perbedaan dan Kemampuannya
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Dunia
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Bakal Bahas Usulan Pengendalian AI
Xi Jinping dijadwalkan tiba di Washington pada 24 September. Trump sebelumnya telah mengunjungi Beijing pada Mei didampingi oleh delegasi perwakilan bisnis AS.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Bakal Bahas Usulan Pengendalian AI
Tekno
OpenAI Hentikan GPT-5.5 di ChatGPT dan Codex, Pengguna Cuma Punya Waktu hingga 14 Oktober
OpenAI akan menghentikan GPT-5.5 dari ChatGPT dan Codex. Pengguna bisa melakukan migrasi sebelum 14 Oktober 2026.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
OpenAI Hentikan GPT-5.5 di ChatGPT dan Codex, Pengguna Cuma Punya Waktu hingga 14 Oktober
Indonesia
Hypernet Technologies Luncurkan TokenKu.ai, Bisa Akses 120 Model AI dalam Satu Portal
Hypernet Techonologies meluncurkan TokenKu.ai. Platform ini bisa mengakses 120 model ai.
Soffi Amira - Kamis, 10 September 2026
Hypernet Technologies Luncurkan TokenKu.ai, Bisa Akses 120 Model AI dalam Satu Portal
Bagikan