Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sosok Jimmy Carter Juru Damai AS Peraih Nobel Perdamaian

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Desember 2024
Sosok Jimmy Carter Juru Damai AS Peraih Nobel Perdamaian

Jimmy Carter presiden ke-39 Amerika Serikat. (NBC News)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - James Earl Carter Jr atau yang akrab disapa Jimmy Carter presiden ke-39 Amerika Serikat, dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (29/12) waktu setempat.

Carter, yang memimpin AS dari 1977 hingga 1981 merupakan peraih Nobel Perdamaian dan presiden AS yang paling lama hidup. Ia tercatat meninggal saat berumur 100 tahun.

Carter kecil lahir 1 Oktober 1924, di kota pertanian kecil Plains, Ga, dan dibesarkan dalam komunitas dekat Panahan.

Ayahnya, James Earl Carter Sr, adalah seorang petani dan pengusaha. Ibunya, Lillian Gordy Carter, seorang perawat.

Baca juga:

Presiden ke-39 Amerika Serikat Jimmy Carter Meninggal Pada Usia 100 Tahun

Semasa sekolah, ia dididik di sekolah umum Plains, Georgia di Barat Daya College dan Georgia Institute of Technology, dan menerima gelar Bachelor of Science dari Amerika Serikat Akademi Angkatan Laut pada tahun 1946.

Jimmy Carter sempat mengenyam pendidikan militer di Angkatan Laut, dan bertugas menjadi submariner.

Dalam tugasnya ia menjaga wilayah Atlantik dan armada Pasifik hingga naik ke pangkat letnan. Jimmy Carter pun dipilih oleh Laksamana Hyman Rickover untuk program kapal selam nuklir.

Dalam program itu, dia ditugaskan ke Schenectady, New York, di mana dia mengambil jurusan pascasarjana di Union College di bidang teknologi reaktor dan fisika nuklir, dan menjabat sebagai pejabat senior dari kru pra-commissioning Seawolf.

Pada tanggal 7 Juli 1946, Jimmy Carter menikahi Rosalynn Smith dari kota Plains. Ketika ayahnya meninggal pada 1953, dia mengundurkan diri dari komisi angkatan laut dan kembali dengan keluarganya ke Georgia.

Saat itu, Jimmy Carter mengambil alih peternakan milik keluarganya yang kemudian mengendalikan operasional gudang benih untuk keperluan umum dan perusahaan peternakan pasokan di Plains.

Lewat peran tersebut, Jimmy Carter dengan cepat dikenal luas hingga pada tahun 1962 dia memenangkan pemilihan Senat di Georgia.

Jimmy Carter sempat gagal ketika maju pertama kali di Pemilihan gubernur Gerogia pada 1966, namun memenangkan pemilu berikutnya, menjadi gubernur ke-76 Georgia pada 12 Januari 1971.

Dari situ, jejak politik Jimmy Carter kian bersinar hingga dikukuhkan sebagai Ketua Kampanye Komite Nasional Demokrat pada tahun 1974 dalam pemilu kongres dan gubernur.

Pada 12 Desember 1974, Jimmy Carter pun resmi mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat.

Dia memenangkan nominasi di partainya pada pemungutan suara pertama di Konvensi Nasional Demokrat 1976 dan terpilih sebagai presiden pada 2 November 1976.

Jimmy Carter menjabat sebagai presiden pada periode 20 Januari 1977 hingga 20 Januari 1981.

Selama masa itu, Jimmy Carter sukses menerbitkan kebijakan signifikan asing pemerintahannya termasuk Perjanjian Panama Canal, Camp David, perjanjian perdamaian antara Mesir dan Israel, perjanjian GARAM II dengan Uni Soviet, dan pembentukan hubungan diplomatik AS dengan Republik Rakyat Cina.

Jimmy Carter juga dikenal sebagai sosok yang memperjuangkan hak asasi manusia di seluruh dunia.

Di sisi domestik, era Jimmy Carter juga dikenal sebagai masa diberlakukannya kebijakan baru terkait program energi komprehensif yang dilakukan oleh Departemen baru Energi.

Lalu dia melakukan deregulasi di bidang energi, transportasi, komunikasi, dan keuangan; program pendidikan utama di bawah Departemen baru Pendidikan; dan utama undang-undang perlindungan lingkungan, termasuk Alaska Nasional bunga Tanah Konservasi Undang-Undang. (Pon)

#Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Pemungutan suara tersebut merupakan tahap prosedural kedua terkait RUU tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 41 menit lalu
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Indonesia
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
AS dan Iran sebenarnya telah menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni untuk mengupayakan berakhirnya konflik sejak 28 Februari namun berakhir tanpa tindak lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
Indonesia
Tarif Global 10% Berakhir, AS Incar Tarif Dagang Baru 12,5% ke 60 Negara
Amerika Serikat akan memberlakukan tarif baru hingga 12,5% terhadap barang dari 60 negara, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Uni Eropa
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Tarif Global 10% Berakhir, AS Incar Tarif Dagang Baru 12,5% ke 60 Negara
Dunia
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
iga tanker minyak pro-AS nekat melintasi Selat Hormuz. Satu meledak terkena ranjau Iran, dua lainnya mundur. Iran peringatkan kapal jangan terjebak janji keamanan Trump.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
Dunia
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Presiden Donald Trump telah menegaskan gencatan senjata antara AS dan Iran sudah tidak lagi berlaku.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Dunia
PLTN Diserang, Iran Balas Serangan ke Pusat Data Milik Amazon di Bahrain
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran juga telah melancarkan serangan ke Yordania hingga menewaskan personel militer Amerika Serikat di sana.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
PLTN Diserang, Iran Balas Serangan ke Pusat Data Milik Amazon di Bahrain
Dunia
Qatar, Mesir, Pakistan Ajukan Gencatan Senjata 10 Hari Antara AS dan Iran
Pada 18 Juni malam, Teheran dan Washington menandatangani memorandum yang mengatur pengakhiran konflik yang dimulai pada 28 Februari. Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS telah melakukan beberapa rangkaian serangan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Qatar, Mesir, Pakistan Ajukan Gencatan Senjata 10 Hari Antara AS dan Iran
Dunia
2 Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Salahkan Agresi Blokade AS
Dua tanker minyak meledak di Selat Hormuz. Iran menuding blokade AS sebagai penyebab dan mengancam balasan. UKMTO melaporkan kapal terbakar di dekat Oman.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
 2 Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Salahkan Agresi Blokade AS
Indonesia
Iran Siap Perang Darat Jika AS Menginvasi Pulau Kharg
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), seperti dikutip kantor berita Tasnim, menyatakan akan segera memukul mundur segala upaya pasukan AS memasuki wilayah Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
 Iran Siap Perang Darat Jika AS Menginvasi Pulau Kharg
Dunia
Final Piala Dunia 2026, NORAD Berlakukan Pembatasan Terbang
NORAD mengatakan pembatasan itu berlaku mulai Jumat hingga Minggu melalui sejumlah temporary flight restrictions (TFR) yang diterapkan bersama Administrasi Penerbangan Federal (FAA).
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026, NORAD Berlakukan Pembatasan Terbang
Bagikan