Soroti Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza, DPR Ingatkan Risiko Keamanan Prajurit

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Soroti Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza, DPR Ingatkan Risiko Keamanan Prajurit

Gedung DPR RI. (Foto: MerahPutih.com/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rencana pengiriman 8 ribu anggota TNI ke Gaza, Palestina menuai sorotan. Mereka dikirim sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF).

Anggota Komisi I DPR RI, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syamsu Rizal menegaskan, bahwa pemerintah Indonesia harus mempersiapkan secara matang dan komprehensif rencana pengiriman pasukan TNI tersebut.

Menurutnya, berbagai aspek teknis dan strategis harus diperhitungkan secara cermat.

“Mulai dari pemilihan personel TNI yang akan ditugaskan, skema pengiriman, pola penempatan pasukan di Gaza, hingga perumusan tugas yang jelas selama berada di wilayah konflik,” ujar dia kepada wartawan di Jakarta, Rabu (11/2).

Baca juga:

Indonesia Siap Kirim 8 Ribu Pasukan Perdamaian ke Gaza, Mensesneg: Komitmen Dukung Palestina

Ia mengingatkan, kondisi keamanan di Jalur Gaza hingga saat ini masih sangat rawan dan membahayakan. Oleh karena itu, pemerintah diminta untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait pengiriman pasukan.

“Ancaman terhadap keselamatan prajurit sangat nyata. Karena itu, kehati-hatian harus menjadi prinsip utama dalam kebijakan ini,” tegasnya.

Syamsu Rizal juga menekankan jika pengiriman pasukan TNI harus benar-benar berorientasi pada upaya mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan di Gaza dan Palestina secara umum.

Menurutnya, tugas TNI di wilayah tersebut akan sangat berat, terlebih di tengah masih berlangsungnya serangan dan pengeboman yang dilakukan Israel terhadap warga sipil.

Baca juga:

Prabowo Belum Pasti Hadir KTT Pertama BoP Gaza, Jika Berangkat Sekalian Lobi Tarif AS

TNI harus berusaha mencegah Israel agar tidak membunuhi warga Gaza.

“Ini tentu bukan tugas yang ringan dan berpotensi menimbulkan gesekan dengan pihak-pihak yang terlibat dalam konflik,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya profesionalisme dan netralitas TNI selama menjalankan misi.

TNI harus bertindak tegas dalam menjaga perdamaian, namun tidak boleh terlibat dalam benturan langsung, baik dengan tentara Israel maupun dengan kelompok Hamas.

“Tujuan utama kita adalah perdamaian. Kehadiran TNI harus menjadi bagian dari solusi untuk menghentikan kekerasan dan melindungi masyarakat sipil di Gaza,” tutup dia. (knu)

#Pasukan Perdamaian #Jalur Gaza #Komisi I DPR #TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Viral Anggota Tewas Tertebak di Papua, Kopassus: Bukan Oleh Sesama Anggota
Korban meninggal bukan karena ditembak sesama anggota TNI sebagaimana dikabarkan di media sosial.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Viral Anggota Tewas Tertebak di Papua, Kopassus: Bukan Oleh Sesama Anggota
Olahraga
Persaingan 16 Kodam Berakhir, XVII Cenderawasih Raih Gelar Juara Piala Panglima TNI Esports 2026
Kodam XVII Cenderawasih berhasil menjuarai Piala Panglima TNI Esports Championship 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Persaingan 16 Kodam Berakhir, XVII Cenderawasih Raih Gelar Juara Piala Panglima TNI Esports 2026
Indonesia
Mantan Kopassus Dibacok Tetangga di JGC Cakung, Cekcok Renovasi Rumah Berujung Darah
Geger! Mantan anggota Kopassus dibacok tetangga di Jakarta Garden City (JGC) Cakung gara-gara cekcok proyek renovasi rumah. Simak kronologi duel berdarahnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Mantan Kopassus Dibacok Tetangga di JGC Cakung, Cekcok Renovasi Rumah Berujung Darah
Indonesia
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
TNI tegaskan hormat proses hukum dan tindak lanjuti surat KPK terkait dugaan keterlibatan dua prajurit aktif dalam kasus korupsi dana bencana BNPB.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
Berita Foto
Latgabma Keris Woomera 2026, Marinir Indonesia dan ADF Uji Kemampuan Tempur
Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Pertempuran (PLP) 5 Marinir Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (20/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 20 Oktober 2026
Latgabma Keris Woomera 2026, Marinir Indonesia dan ADF Uji Kemampuan Tempur
Indonesia
Bukan Hanya Rafale, Ini Deretan Alutsista TNI dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Memasuki dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, penguatan alutsista TNI mencakup jet tempur Rafale, pesawat A400M, fregat, helikopter, dan kendaraan amfibi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Bukan Hanya Rafale, Ini Deretan Alutsista TNI dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Kabar duka, mantan KSAD Subagyo HS meninggal dunia di RS Panti Rapih Yogyakarta sore ini. Simak profil dan rekam jejak Jenderal Baret Merah era 3 presiden ini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Indonesia
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Marsekal Yusuf Jauhari resmi dilantik jadi Wamenhan. Kemhan proses pengisian jabatan Kabaloghan yang kosong. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Indonesia
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dipanggil Presiden ke Istana. Isu penggantian Kepala BNPB Suharyanto kian menguat pasca OTT KPK!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Bagikan