Solo Berubah Status Zona Hitam COVID-19

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2020
Solo Berubah Status Zona Hitam COVID-19

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Solo, Ahyani. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahaputih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah mencatat jumlah kasus COVID-19 melonjak signifikan pada Minggu (12/7), yakni sebanyak 18 kasus.

Dari jumlah tersebut 15 orang yang terdampak COVID-19 adalah mahasiswa sekaligus tenaga kesehatan (nakes) Program Pendidikan Dokter Spesialis (PDSS) Paru Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah.

Baca Juga

Umat Islam Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Saat Salat Iduladha

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Solo, Ahyani, mengungkapkan sejak Solo ditemukan kasus COVID-19 kali pertama pada tanggal 13 Maret lalu baru kali ini ada pelonjakan 18 kasus selama sehari di Solo. Jumlah kasus terbanyak berasal dari nakes PDSS Paru UNS Surakarta.

"Ada 25 mahasiswa PDSS Paru UNS Surakarta dari hasil test swab positif COVID-19. Sebanyak 15 orang tercatat sebagai warga Solo. Sedangkan sisanya warga luar daerah," ujar Ahyani pada Merahputih.com, Senin (13/7).

Warga melanggar protokol kesehatan diberikan sanksi senam bersama di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (6/7). (MP/Ismail)
Warga melanggar protokol kesehatan diberikan sanksi senam bersama di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (6/7). (MP/Ismail)

Dengan tambahan 18 kasus baru dalam sehari dan munculnya klaster baru di RSUD dr Moewardi yang menyebabkan 25 mahasiswa UNS terpapar COVID-19, Solo berstatus menjadi zona hitam. Sebelum ada tambahan kasus ini Solo masuk zona kuning.

"Sehari Solo biasanya ada tambahan 1 sampai dua kasus selama sepekan. Kali ini langsung bertambah 18 orang. Sudah bukan zona merah lagi, zona hitam," kata dia.

Ia mengatakan tambahan tiga pasien COVID-19 lagi dari masyarakat umum naik kelas dari pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi positif. Hasil pendataan 18 nakes dari UNS ini berasal dari beberapa kelurahan, yakni 10 warga Jebres, 3 warga Mojosongo, kemudian Purwosari, Manahan, Sumber, Banyuanyar dan Timuran masing-masing satu orang.

Baca Juga

Penerbangan International di Bandara YIA Dibuka Kembali, Ini Syarat Wajib Calon Penumpang

"Akibat dari penambahan ini. Total ada 63 kasus positif virus Corona di Solo. Rinciannya, 22 orang dirawat di rumah sakit, 37 orang sembuh, dan 4 orang meninggal dunia," kata dia.

Ia menambahkan dengan status zona hitam ini Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka belum diperbolehkan. KBM masih dilakukan secara daring sesui surat edaran (SE) Dinas Pendidikan (Disdik) Solo. (Ismail/Jawa Tengah)

#Solo #COVID-19 #Kasus Covid #Kalung Covid #Test Covid 19 #Anggaran COVID
Bagikan

Berita Terkait

Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Para pekerja transportasi daring saat ini berada dalam posisi dilematis yang serbatidak pasti.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Olahraga
Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
: Polresta Surakarta amankan 33 suporter Persis Solo karena membawa flare, smoke, petasan, dan miras saat laga kontra Dewa United di Stadion Manahan.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
 Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Indonesia
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Xi'an China adalah kota sejarah dan budaya seperti halnya di Solo yang juga memiliki banyak jejak peninggalan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Indonesia
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
“Kita perbaiki tata kelola keuangan dana hibah. Ini dilakukan agar tidak terjadi penyelewengan ataupun praktik korupsi," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
Indonesia
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Pemkot Solo menggandeng Kejagung untuk merevitalisasi Sriwedari. Anggarannya ditaksir mencapai Rp 200 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Indonesia
31 Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Dirawat di Arab Saudi, Kelelahan dan Pengaruh Cuaca
Mereka dirawat karena adaptasi dengan cuaca, lelah, dan riwayat sakit pribadi. Sebelumnya ada 24 orang dirawat.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
31 Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Dirawat di Arab Saudi, Kelelahan dan Pengaruh Cuaca
Bagikan