Headline

Soal Wagub DKI, PKS: Tolonglah Gerindra Hormati Kita

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 12 Desember 2018
Soal Wagub DKI, PKS: Tolonglah Gerindra Hormati Kita

Ketua DPW PKS DKI Jakarta Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada Agung Setiarso (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kesepakatan penyerahan jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Gerindra ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih berbuntut panjang. Drama dan polemik mewarnai pencarian sosok pengganti Sandiaga Uno tersebut.

Sejumlah kader dan politisi PKS Jakarta menyesalkan sikap Gerindra yang terus mengulur waktu dan 'mencla-mencle' meski kedua mitra koalisi tersebut sudah beberapa kali bertemu dan membicarakan mekanisme pergantian Wagub DKI.

Gerah, lantaran terus diberi harapan palsu oleh Gerindra, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada Agung Setiarso meminta Partai Gerindra untuk menghormati partainya terkait persoalan Wagub DKI Jakarta.

Ketua Fraksi PKS DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi. Foto:http://jakarta.pks.id

Keluhan PKS tersebut diungkapkan karena sampai saat ini Gerindra belum mengambil sikap untuk melakukan pertemuan dengan PKS membahas DKI 2. Mengingat pada 4 Desember lalu Gerindra membatalkan pertemuan itu di kantor DPW PKS terkait pembahasan fit and proper test DKI 2.

Alasan Gerindra membatalkan pembahasan tim seleksi itu karena pengurus partai yang menjabat sebagai anggota di DPRD DKI Jakarta menjalani Bimbingan Teknis (Bimtek) di kota Semarang, Jawa Tengah.

"Kemarin pak Taufik bilang agar PKS suruh menghormati peraturan yang ada di Gerindra dengan mengikuti peraturan. Tapi, Tolonglah Gerindra hormati kita," ujar Agung saat diskusi publik bertajuk 'menanti akhir kompromi politik Gerindra-PKS di Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/12).

Agung mengungkapkan, kadernya bisa saja berubah fikiran tak memenangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 mendatang bila kecewa dengan persoalan Wagub DKI 2 ini.

Dengan begitu, dia berharap, Gerindra bisa melancarkan PKS untuk menduduki kursi orang nomor dua di Jakarta itu.

"Kekecewaan kader pasti terjadi kalau ini semakin lama. Kita gak bisa mengharapkan optimal ketika kader-kader PKS itu dalam kondisi kecewa. Kita harapkan bisa solid, kita berharap pak Taufik dan gerindra bisa memahami," jelasnya.

Intinya, sambung Agung, Gerindra sudah sepakat dan final menyerahkan DKI 2 kepada PKS. Untuk itu ia meminta kepada partai berlambang kepala burung garuda itu tak menyulitkan PKS melenggang ke kursi Wagub DKI.

"Kita tinggal melanjutkan beberapa hal yang perlu disepakati, kalo mau simpel dari pihak Gerindra ya sudah Gerindra tinggal tanda tangan saja. "pungkasnya.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Dirut MRT Targetkan 60 Ribu Penumpang per Hari

#Wakil Gubernur DKI Jakarta #PKS #Partai Gerindra #Sandiaga Uno
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Baik pilkada langsung maupun tidak langsung sama-sama memiliki dasar konstitusional dan dinilai demokratis. ?
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Indonesia
Wagub Rano Karno Jawab Ketidakpuasan soal UMP DKI Jakarta
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno memberi tanggapan soal ketidakpuasan kalangan tertentu soal besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026.
Frengky Aruan - Minggu, 28 Desember 2025
Wagub Rano Karno Jawab Ketidakpuasan soal UMP DKI Jakarta
Indonesia
Nasibnya di Ujung Tanduk, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Terancam Dipecat Gerindra
Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, terancam dipecat Gerindra. Hal itu setelah ia memutuskan berangkat umrah saat wilayahnya dilanda bencana.
Soffi Amira - Selasa, 09 Desember 2025
Nasibnya di Ujung Tanduk, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Terancam Dipecat Gerindra
Indonesia
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Sugiono menjelaskan bahwa pemberhentian Mirwan dari struktur partai dilakukan setelah DPP Gerindra menerima laporan terperinci
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 06 Desember 2025
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Indonesia
Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh
Marsinah mendapat gelar pahlawan nasional. Sekretaris Bidang Ketenagakerjaan DPP PKS, Muhammad Rusli menilai, negara mulai menghargai buruh.
Soffi Amira - Selasa, 11 November 2025
Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh
Indonesia
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka
Ia juga menekankan pentingnya amanat Pasal 33 UUD 45 dan perlunya pemimpin sejati memahami arah bangsa
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 November 2025
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka
Indonesia
Tokoh Intelijen Indonesia Soeripto Meninggal di Usia 89 Tahun, Begini Karirnya
Soeripto juga terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada periode 2004-2009.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 November 2025
Tokoh Intelijen Indonesia Soeripto Meninggal di Usia 89 Tahun, Begini Karirnya
Indonesia
Budi Arie Mau Gabung Gerindra? Ahmad Muzani Bocorkan Syarat 'Gak Ribet' Jadi Anak Buah Prabowo
Ketua Dewan Kehormatan Gerindra Ahmad Muzani menyambut terbuka minat Budi Arie Projo bergabung.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 November 2025
Budi Arie Mau Gabung Gerindra? Ahmad Muzani Bocorkan Syarat 'Gak Ribet' Jadi Anak Buah Prabowo
Indonesia
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas
Al Muzzammil berpesan kepada para kader PKS untuk menjadi negarawan sejati yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 02 November 2025
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas
Indonesia
PKS Solo Kukuhkan Pengurus, Serukan Koalisi Beretika dan Bermartabat
Perjalanan panjang PKS Solo yang telah menjadi bagian penting dalam pembangunan demokrasi dan pelayanan masyarakat sejak masa reformasi akan tetap dipertahankan.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
PKS Solo Kukuhkan Pengurus, Serukan Koalisi Beretika dan Bermartabat
Bagikan