Soal Pertemuan Demokrat dengan Gerindra, AHY: Sudah Lama Diniatkan

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 20 Juli 2023
Soal Pertemuan Demokrat dengan Gerindra, AHY: Sudah Lama Diniatkan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jajaran pengurus Partai Demokrat mengadakan pertemuan dengan elite Partai Gerindra di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Kamis (20/7).

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut pertemuan itu sudah lama diniatkan namun baru terealisasi hari ini.

Baca Juga

AHY Beberkan Kriteria Cawapres Anies Baswedan

"Yang jelas tadi pertemuan yang baik antar dua sekjen didampingi sejumlah petinggi partai baik Gerindra dan Demokrat di Dewan Pimpinan Pusat Demokrat. Ini niat yang sudah cukup lama disampaikan tetapi baru bisa sekarang," kata AHY usai menghadiri Fisipol Leadership Forum di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Kamis (20/7).

Putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu menganggap setiap pertemuan antarpartai politik memiliki semangat yang baik untuk menjalin komunikasi sekaligus dapat menjadi sarana mencari solusi berbagai persoalan di negeri ini.

AHY mengaku dirinya termasuk para kader partai berlambang bintang mercy itu selalu membuka diri untuk berkomunikasi dan bersilaturahmi segala arah dengan partai manapun

Baca Juga

Pemilu Semakin Dekat, AHY Desak Anies Segera Deklarasikan Cawapres

"Yang jelas kami ingin menjadi contoh buat masyarakat luas bahwa walaupun berbeda dalam pilihan dan posisi politik selalu terbuka ruang untuk bisa berkomunikasi dan membangun kerja sama," tuturnya.

Saat ditanya terkait peluang terbentuknya koalisi baru menyusul pertemuan petinggi dua partai itu, AHY mengakui bahwa dalam politik kemungkinan itu selalu ada.

"Saya pikir hal-hal tersebut selalu menjadi bahan untuk diskusi ya. Kami tidak ingin berandai-andai tetapi yang jelas politik itu memang serba mungkin. Politik adalah seni yang bisa menyatakan semua itu bisa terjadi," kata dia.

Kendati demikian, AHY memastikan bahwa hingga saat ini Partai Demokrat tetap serius untuk membangun Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

"Saya yakinkan bahwa hari ini demokrat juga tetap serius untuk membangun koalisi perubahan. Nah tentu dalam perjalanannya kita ingin membuka diri siapa pun bisa bergabung dalam semangat perubahan seperti ini, begitu pula sebaliknya," kata dia.

Meski berada dalam koalisi partai pendukung Anies, menurut AHY, Partai Demokrat tidak akan menutup diri mendengarkan pandangan dari partai lain di luar koalisi.

"Kita tahu Partai Gerindra adalah partai yang besar yang juga memiliki sikap dan posisi politik hari ini, termasuk juga Partai Demokrat juga demikian, yang jelas semangat seperti ini adalah baik untuk semua," ujar AHY. (*)

Baca Juga

Pertemuan Gerindra-Demokrat Tidak Dihadiri Prabowo dan AHY

#Agus Harimurti Yudhoyono #Partai Demokrat #Partai Gerindra
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Demokrat dan Golkar menegaskan reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, usai Thomas Djiwandono mundur dari Wamenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Indonesia
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Partai Gerindra membantah Presiden RI, Prabowo Subianto, mengusulkan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Indonesia
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
Bupati Pati, Sudewo, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Gerindra pun menggelar sidang mahkamah kehormatan untuk memproses status keanggotaannya.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Indonesia
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Negara dan demokrasi harus diatur oleh rule of law, bukan rule of noise atau kebisingan rumor
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Energi politik semestinya dicurahkan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan efektif.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Indonesia
Nasibnya di Ujung Tanduk, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Terancam Dipecat Gerindra
Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, terancam dipecat Gerindra. Hal itu setelah ia memutuskan berangkat umrah saat wilayahnya dilanda bencana.
Soffi Amira - Selasa, 09 Desember 2025
Nasibnya di Ujung Tanduk, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Terancam Dipecat Gerindra
Indonesia
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Partai Demokrat mendesak pemerintah untuk membuka akses bantuan asing. Hal itu dilakukan demi mempercepat penanganan darurat bencana Sumatra.
Soffi Amira - Senin, 08 Desember 2025
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Indonesia
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Sugiono menjelaskan bahwa pemberhentian Mirwan dari struktur partai dilakukan setelah DPP Gerindra menerima laporan terperinci
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 06 Desember 2025
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Indonesia
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka
Ia juga menekankan pentingnya amanat Pasal 33 UUD 45 dan perlunya pemimpin sejati memahami arah bangsa
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 November 2025
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka
Bagikan