Soal Pemukulan Wartawan, Kadis PU Jambi DimintaTanggung Jawab

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 14 Desember 2017
Soal Pemukulan Wartawan, Kadis PU Jambi DimintaTanggung Jawab

Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus penganiayaan yang dialami Taft Sehat (38), wartawan Harian International Media, Senin (11/12) sore di kantor PU Kota Jambi mendapat kecaman keras dari berbagai kalangan, mulai dari kalangan LSM, media elektronik, dan media cetak.

Bahkan kali ini tanggapan keras dilontarkan Sony Zainul SH, anggota DPRD Kota Jambi. Menurutnya, Kadis PU harus bertanggung jawab atas peristiwa penganiayaan tersebut.

"Sangat saya sayangkan peristiwa ini, dan kepala dinas harus bertanggung jawab, agar peristiwa main pukul tidak terulang di instansi mana saja," tegas politisi partai Hanura ini.

Lebih lanjutkan, Sony mengatakan, seharusnya sebagai corong informasi ke publik, kita harus menghargai profesional wartawan dan tidak boleh disambut dengan kasar apalagi sampai terjadi penganiayaan. Di era globalisasi ini, sudah tak ada lagi tempat bagi pejabat-pejabat yang arogan, apalagi menempatkan tukang pukul di instansinya.

"Wartawan itu dalam menjalankan tugasnya dilindungi undang-undang. Jadi jika terjadi penganiayaan saat wartawan menjalankan tugas, pelakunya bisa dijerat dengan undang-undang. Karena itu, kasus ini harus diusut tuntas dan pelaku penganiayaan harus diseret ke meja hijau," katanya.

Sementara Ketua DPRD Kota Jambi, M.Nasir saat dikonfirmasi via telepone meski nadanya masuk, beberapa saat kemudian ponsel mati. Beberapa kali dihubungi namun tak menjawab.

Sementara itu Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Herri Novealdi saat dikonfirmasi sangat menyayangkan ada aksi main pukul tersebut. Seharusnya bagi semua pihak yang bekerja di instansi pemerintah selayaknya memberi pelayanan yang baik, bukan justru timbul peristiwa seperti ini.

Untuk proses hukumnya, peristiwa ini harus diusut tuntas supaya jelas benar salahnya apa. Selanjutnya kepada semua pihak kita berharap turut mendorong kasus ini diusut tuntas.

"Jangan ada istilah damai, demi berjalannya proses hukum," tegasnya. (*)

#Kekerasan Wartawan #Jambi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Helikopter MI-17 Dikerahkan Padamkan Karhutla Jambi, Fokus ke Taman Nasional Berbak dan Tahura Orang Kayo Hitam
TNI Angkatan Darat mengerahkan satu unit helikopter MI-17 untuk membantu pemadaman karhutla di Jambi.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Helikopter MI-17 Dikerahkan Padamkan Karhutla Jambi, Fokus ke Taman Nasional Berbak dan Tahura Orang Kayo Hitam
Indonesia
Heli BNPB Terbang 15 Jam Semai Garam Hujan Buatan di Jambi Belum Bawa Hasil
BNPB terbangkan helikopter 15 jam dengan 8.000 kg garam untuk hujan buatan di Jambi. Namun minim awan membuat hujan belum juga turun
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Heli BNPB Terbang 15 Jam Semai Garam Hujan Buatan di Jambi Belum Bawa Hasil
Indonesia
Modifikasi Cuaca Dilakukan 27-20 Agustus, Alasan Menhut Raja Juli Prioritaskan Jambi
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni prioritaskan OMC di Jambi karena risiko kebakaran lahan gambut. Luas lahan terbakar sudah 916 hektare
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Modifikasi Cuaca Dilakukan 27-20 Agustus, Alasan Menhut Raja Juli Prioritaskan Jambi
Indonesia
Komisi IX DPR akan Panggil Kemenkes Bahas Kematian Dokter Magang di Jambi
Meminta penjelasan terkait dengan dugaan kelebihan jam kerja yang dialami dokter magang.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Mei 2026
Komisi IX DPR akan Panggil Kemenkes Bahas Kematian Dokter Magang di Jambi
Indonesia
Dokter Internship di Jambil Meninggal, DPR Minta Investigasi dan Evaluasi Sistem
Posisi dokter internship yang berada di antara status peserta didik dan tenaga pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Dokter Internship di Jambil Meninggal, DPR Minta Investigasi dan Evaluasi Sistem
Indonesia
Guru Jambi Tampar Siswa 'Pirang' Berujung Laporan Polisi, Komisi III DPR RI Pasang Badan Minta Kasus Dihentikan
Mantan Wakapolri ini menambahkan bahwa kehadiran para guru ke gedung parlemen merupakan sinyal kuat bahwa masyarakat masih haus akan kepastian hukum yang berkeadilan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Guru Jambi Tampar Siswa 'Pirang' Berujung Laporan Polisi, Komisi III DPR RI Pasang Badan Minta Kasus Dihentikan
Indonesia
Uji Materi UU Pers oleh Iwakum Dikabulkan MK, Perlindungan Wartawan Dipertegas
Mahkamah Konstitusi mengabulkan uji materi UU Pers yang diajukan Iwakum. Perlindungan wartawan pun akan dipertegas.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Uji Materi UU Pers oleh Iwakum Dikabulkan MK, Perlindungan Wartawan Dipertegas
Indonesia
Pasang 40 Kamera, Taman Nasional Bukit Tigapuluh Rekam 13 Spesies Dilindungi
Taman Nasional Bukit Tigapuluh memasang 40 kamera jebak di 20 petak lokasi, dengan cakupan pantau seluas 2x2 kilometer persegi atau sekitar 400 hektare.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Pasang 40 Kamera, Taman Nasional Bukit Tigapuluh Rekam 13 Spesies Dilindungi
Indonesia
MK Gelar Sidang Uji Materiil UU Pers, Ahli Nilai Pasal 8 Belum Jamin Perlindungan Wartawan
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang Uji Materiil UU Pers, Senin (10/11). Ahli menilai, bahwa perlindungan wartawan belum terjamin.
Soffi Amira - Senin, 10 November 2025
MK Gelar Sidang Uji Materiil UU Pers, Ahli Nilai Pasal 8 Belum Jamin Perlindungan Wartawan
Indonesia
Bocah 4 Tahun Diculik di Makassar Ditemukan di Jambi, Dijual Rp 80 Juta
Bocah 4 tahun yang diculik di Makassar berhasil ditemukan di kawasan komunitas Suku Anak Dalam (SAD), Desa Mentawak, Kabupaten Merangin, Jambi.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 November 2025
Bocah 4 Tahun Diculik di Makassar Ditemukan di Jambi, Dijual Rp 80 Juta
Bagikan