Heli BNPB Terbang 15 Jam Semai Garam Hujan Buatan di Jambi Belum Bawa Hasil

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Heli BNPB Terbang 15 Jam Semai Garam Hujan Buatan di Jambi Belum Bawa Hasil

Ilustrasi: Petugas mengangkut garam (NaCl) menuju pesawat BNPB Cessna PK-ALA di landasan parkir Posko Satgas Udara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Bandara Sultan Thaha, Jambi, Selasa (9/6/2026).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Upaya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Jambi untuk mendukung pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama sepekan terakhir belum membawa hasil.

Baca juga:

2 Jam Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng Gagal, 800 Kg Garam Tak Mampu Turunkan Hujan

Selama periode 26 Agustus hingga 2 September 2026, helikopter BNPB telah terbang total 15 jam 32 menit dengan delapan sortie penerbangan, menyemai 8.000 kilogram garam Natrium Klorida (NaCl). Namun, hujan yang diharapkan belum juga turun.

Operasi modifikasi cuaca di Jambi telah berlangsung delapan sortie dengan total waktu penerbangan 15 jam 32 menit menggunakan 8.000 kilogram NaCl,

kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, Jumat (4/9).
Asap membubung di lahan gambut yang terbakar di Sungai Gelam, Muaro Jambi, Jambi, Kamis (3/9/2026). Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah berlangsung selama 20 hari lebih. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/wsj.

Strategi Lanjutan dan Tantangan di Lapangan

Upaya hujan buatan lewat penyemaian garam memang jadi senjata utama BNPB, tapi kondisi atmosfer Jambi yang minim awan membuat hasilnya terbatas.

Karena hujan buatan belum efektif, BNPB meminta tim darat terus bekerja melakukan penyiraman, patroli, dan membuat sekat bakar. Langkah ini diharapkan mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jambi.

Kondisi cuaca menjadi salah satu tantangan. Berdasarkan pemantauan BMKG, hingga 10 September diperkirakan belum ada pertumbuhan awan,

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan

Data Karhutla Jambi Per Kamis 3 September

BNPB mencatat hingga Kamis (3/9), luas lahan terbakar di Jambi mencapai 1.879,31 hektare, mayoritas di wilayah gambut yang sulit dijangkau.

Dari estimasi 47,5 hektare area terbakar pada hari itu, tim gabungan baru berhasil memadamkan 37 hektare lewat operasi darat dan water bombing. Dilansir Antara, terdapat 182 titik panas dan 20 titik api yang tersebar di wilayah Jambi.

#Modifikasi Cuaca #Jambi #BNPB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Heli BNPB Terbang 15 Jam Semai Garam Hujan Buatan di Jambi Belum Membawa Hasil
BNPB terbangkan helikopter 15 jam dengan 8.000 kg garam untuk hujan buatan di Jambi. Namun minim awan membuat hujan belum juga turun
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Heli BNPB Terbang 15 Jam Semai Garam Hujan Buatan di Jambi Belum Membawa Hasil
Indonesia
Status Gunung Sinabung Naik Jadi Siaga, Warga Mulai Diungsikan
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Sinabung menjadi Level 3 (Siaga).
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
Status Gunung Sinabung Naik Jadi Siaga, Warga Mulai Diungsikan
Indonesia
2 Jam Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng Gagal, 800 Kg Garam Tak Mampu Turunkan Hujan
OMC sempat dilakukan sekali dengan menyebarkan 800 kilogram garam selama dua jam delapan menit. Namun, hasilnya nihil.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
2 Jam Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng Gagal, 800 Kg Garam Tak Mampu Turunkan Hujan
Indonesia
Cegah Titik Baru Api, BNPB Jaga Ketat Wilayah Terdampak Karhutla
Satuan tugas pemerintah telah memulai operasi penjagaan melalui jalur darat maupun udara.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Cegah Titik Baru Api, BNPB Jaga Ketat Wilayah Terdampak Karhutla
Indonesia
BNPB Ungkap 7.377 Titik Panas di Kalimantan Barat, Karhutla Makin Mengkhawatirkan
Kenaikan paling signifikan terjadi di Kalimantan Barat. Pada Senin (31/8), BNPB mencatat 7.377 titik panas, meningkat 3.553 titik dibanding pemantauan sebelumnya.
Frengky Aruan - Selasa, 01 September 2026
BNPB Ungkap 7.377 Titik Panas di Kalimantan Barat, Karhutla Makin Mengkhawatirkan
Indonesia
BNPB Minta Warga Waspada Karhutla, Jangan Buka Lahan dengan Cara Membakar
BNPB meminta warga mewaspadai karhutla. BNPB meminta jangan membuka lahan dengan cara membakar.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
BNPB Minta Warga Waspada Karhutla, Jangan Buka Lahan dengan Cara Membakar
Indonesia
BNPB Pastikan Penanganan Karhutla Dilakukan Terpadu, Masyarakat Diminta Waspada
BNPB memastikan pemerintah terus menangani karhutla secara terpadu. Masyarakat diminta tidak membakar lahan, waspada titik api, dan menggunakan masker.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
BNPB Pastikan Penanganan Karhutla Dilakukan Terpadu, Masyarakat Diminta Waspada
Indonesia
Prabowo ke Kabupaten Nagekeo Tinjau Kondisi Warga Terdampak Gempa Bumi Flores
Kabupaten Manggarai Timur menjadi wilayah dengan jumlah korban luka terbanyak, yakni 239 orang mengalami luka berat dan 404 orang mengalami luka ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Prabowo ke Kabupaten Nagekeo Tinjau Kondisi Warga Terdampak Gempa Bumi Flores
Indonesia
RI Buka Ruang Udara Kalimantan, Malaysia Susun Strategi Serangan Gabungan Modifikasi Cuaca Karhutla
Indonesia resmi membuka ruang udara Kalimantan untuk pesawat Malaysia dalam operasi modifikasi cuaca.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
RI Buka Ruang Udara Kalimantan, Malaysia Susun Strategi Serangan Gabungan Modifikasi Cuaca Karhutla
Indonesia
BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu
Gempa susulan di Flores kini mulai menurun. Namun, BNPB tetap mengingatkan warga agar tetap waspada.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu
Bagikan