MerahPutih.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia menjadi perhatian pemerintah.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan penanganan terus dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak lebih besar bagi masyarakat.
Baca juga:
BNPB Pastikan Penanganan Karhutla Dilakukan Terpadu, Masyarakat Diminta Waspada
BNPB Ikut Ambil Peran dalam Mencegah Karhutla Baru
Plt. Kapusdatin BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan mengatakan, penanganan karhutla dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah daerah hingga unsur masyarakat.
Pemerintah tidak tinggal diam. Saat ini penanganan karhutla terus dilakukan secara terpadu bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, dunia usaha, masyarakat, serta kementerian dan lembaga terkait.
ujar Berton, Sabtu (29/8)
Sementara di tengah penanganan tersebut, BNPB meminta masyarakat ikut mengambil peran dalam mencegah munculnya kebakaran baru. Warga diingatkan untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kondisi yang berpotensi memicu kebakaran.
Baca juga:
Menhut Raja Antoni Apresiasi Penanganan Karhutla di Riau, Jadi Contoh Baik
BNPB turut mengingatkan warga agar tidak mudah menyebarkan informasi mengenai karhutla yang belum dipastikan kebenarannya.
Penyebaran informasi yang tidak terverifikasi dinilai dapat menambah keresahan di tengah masyarakat.
BNPB Perhatikan Kondisi Kesehatan Warga
Selain ancaman kebakaran, BNPB menaruh perhatian pada kondisi kesehatan warga yang berada di wilayah terdampak asap.
Berton mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika harus beraktivitas di luar rumah, warga dianjurkan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Apabila beraktivitas di luar rumah, diharapkan menggunakan masker,” katanya.
Baca juga:
BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu
BNPB juga membuka akses pelaporan bagi masyarakat yang menemukan potensi bahaya maupun titik api. Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat BNPB di 117.
Menurut Berton, pemerintah akan terus memperkuat upaya pengendalian karhutla agar dampaknya tidak semakin meluas dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.
“Pemerintah akan terus bekerja untuk mengendalikan karhutla, melindungi masyarakat, dan mencegah dampak semakin luas,” ujarnya. (knu)