Skandal Haji 2025 Terbongkar! DPR RI Blak-blakan Ungkap 7 Masalah Utama Pelayanan Jemaah

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 24 Juli 2025
Skandal Haji 2025 Terbongkar! DPR RI Blak-blakan Ungkap 7 Masalah Utama Pelayanan Jemaah

Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi. (Foto: dok. Kemenag)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketua Timwas Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, memaparkan hasil evaluasi kritis penyelenggaraan ibadah haji 1446H/2025M dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Kamis (24/7). Evaluasi ini menyoroti banyak ketidaksesuaian antara kebijakan dan implementasi oleh Pemerintah.

“Pengawasan haji merupakan tugas konstitusional dalam rangka memastikan hak-hak jemaah haji terpenuhi sesuai peraturan perundang-undangan, serta menjamin pelayanan yang adil, aman, profesional, dan menjamin keselamatan,” tegas Cucun dalam keterangannya, Kamis (24/7).

Timwas Haji DPR RI sendiri dibagi menjadi dua tim dalam menjalankan tugasnya, satu mengawasi persiapan, dan yang lain memantau langsung pelayanan jemaah di Madinah dan Makkah.

Baca juga:

Kasus Korupsi Kuota Haji Khusus Mau Naik Sidik, KPK Minta Beking Publik

Dari hasil pengawasan, Timwas mencatat tujuh permasalahan utama, yakni:

  1. Kebijakan: Ketidakcocokan data jemaah antara sistem Indonesia dan Arab Saudi, keterlambatan distribusi kartu Nusuk, serta gagalnya implementasi skema Murur dan Tanazul untuk mengatasi kepadatan di Muzdalifah dan Mina.
  2. Akomodasi: Banyak jemaah tidak mendapat penginapan layak, bahkan ada yang terpaksa bermalam di musala atau menumpang di hotel lain karena kamar tidak tersedia.
  3. Konsumsi: Mayoritas makanan tidak sesuai kontrak dan melanggar keputusan Panja Haji DPR RI, bahkan beberapa jemaah tidak mendapat konsumsi saat puncak haji di Arafah dan Mina.
  4. Transportasi: Keterlambatan signifikan pengangkutan jemaah di Armuzna. Perjalanan yang seharusnya dimulai pagi hari baru diberangkatkan sore hari, menyebabkan efek domino pada jadwal berikutnya.
  5. Kesehatan: Ditemukan jemaah yang diberangkatkan meski tidak memenuhi syarat istitha'ah kesehatan, serta larangan layanan kesehatan di hotel yang menyulitkan akses medis.
  6. SDM Petugas Haji: Banyak petugas yang tidak kompeten dan gagal memberikan layanan optimal di bidang akomodasi, konsumsi, transportasi, dan kesehatan.
  7. Keimigrasian: Adanya WNI yang masuk Arab Saudi menggunakan visa non-haji dan bahkan menimbulkan korban jiwa, yang sangat memprihatinkan.

Baca juga:

Pemerintah Janjikan Kampung Haji Indonesia Hanya Berjarak 400 Meter Dari Masjidil Haram

Temuan-temuan ini akan menjadi dasar evaluasi strategis bagi DPR RI untuk mendorong perbaikan menyeluruh penyelenggaraan haji di masa depan. Evaluasi ini juga akan menjadi landasan untuk pengambilan sikap politik DPR RI, termasuk kemungkinan pembentukan Pansus dan penggunaan Hak Angket untuk menangani persoalan haji 2025.

#Ibadah Haji #Jemaah Haji #Pansus Haji #DPR #DPR RI
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Capai 66.137 Orang, 168 Kloter Sudah Diberangkatkan dari Arab Saudi
Kemenhaj melaporkan pemulangan jemaah haji Indonesia 2026. Sebanyak 168 kloter dengan total 66.137 jemaah dan petugas telah diberangkatkan dari Arab Saudi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Capai 66.137 Orang, 168 Kloter Sudah Diberangkatkan dari Arab Saudi
Indonesia
Wamenhaj: Tata Kelola Haji Harus Transparan agar Praktik Kartel Tak Terulang
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan reformasi tata kelola haji harus dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah praktik kartel.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Wamenhaj: Tata Kelola Haji Harus Transparan agar Praktik Kartel Tak Terulang
Indonesia
Penetapan Harga Acuan Baru, DPR Minta Peternak Berani Laporkan Mafia Telur
Kebijakan ini menjadi krusial setelah para peternak mengeluhkan anjloknya harga telur hingga menyentuh Rp 24.000 per kilogram.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Penetapan Harga Acuan Baru, DPR Minta Peternak Berani Laporkan Mafia Telur
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Badal Haji dan DAM Usai Dugaan Penipuan Rp 1,4 Miliar
Anggota Komisi VIII DPR RI meminta pemerintah memperketat pengawasan badal haji dan pembayaran DAM setelah terungkap dugaan penipuan senilai Rp 1,4 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Badal Haji dan DAM Usai Dugaan Penipuan Rp 1,4 Miliar
Indonesia
Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya
Anggota Komisi XII DPR RI mendesak Kementerian ESDM dan Pertamina menjelaskan secara transparan dasar kenaikan harga Pertamax yang disebut mencapai 32 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya
Indonesia
BPJS Kesehatan Defisit Rp 2 Triliun Tiap Bulan, DPR Minta Evaluasi Total
Persoalan defisit tidak boleh dipandang sebagai masalah rutin yang cukup diatasi melalui suntikan dana jangka pendek. 

Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
BPJS Kesehatan Defisit Rp 2 Triliun Tiap Bulan, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Pertamina-Kementerian ESDM Bakal Dimintai Keterangan Soal Lonjakan Harga Pertamax
Kelompok masyarakat pengguna produk PSO merupakan prioritas utama perlindungan ekonomi dari hantaman inflasi global
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
Pertamina-Kementerian ESDM Bakal Dimintai Keterangan Soal Lonjakan Harga Pertamax
Indonesia
DPR Endus Kejanggalan Dana Kementerian HAM, Tantang Transparansi Penggunaan Uang Rakyat
Kementerian HAM sejatinya mengajukan kebutuhan total sebesar Rp3,982 triliun, namun otoritas fiskal hanya menyetujui pagu indikatif sebesar Rp728,1 miliar
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
DPR Endus Kejanggalan Dana Kementerian HAM, Tantang Transparansi Penggunaan Uang Rakyat
Indonesia
DPR Janji UU Kepolisian Terbaru Bikin Wajah Polri Bebas Citra Negatif
Aturan terkini turut merombak total struktur Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
DPR Janji UU Kepolisian Terbaru Bikin Wajah Polri Bebas Citra Negatif
Indonesia
BPJS Kesehatan Jebol Rp 2 Triliun Sebulan, DPR Bongkar Carut Marut Data PBI Kemensos
Akurasi data peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) menjadi persoalan utama
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
BPJS Kesehatan Jebol Rp 2 Triliun Sebulan, DPR Bongkar Carut Marut Data PBI Kemensos
Bagikan