Sistem Pengolahan Air di Israel Jadi Sasaran Hacker, Ada Apa?

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 22 Juli 2020
Sistem Pengolahan Air di Israel Jadi Sasaran Hacker, Ada Apa?

Sistem pengolahan Air Israel diretas (Foto: pixabay/kalhh)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DUA serangan siber dikabarkan telah menyerang fasilitas pengelolaan air Israel. Hal itu disampaikan oleh pejabat dari otoritas air pekan lalu.

Para pejabat mengatakan serangan tersebut telah terjadi bulan lalu yaitu pada bulan Juni. Namun tidak menyebabkan kerusakan pada organisasi yang diserang.

Baca Juga:

Diduga Ingin Mencuri Penelitian COVID-19, Dua Peretas Tiongkok Kena Tuntut AS

Seperti yang dilansir dari laman ZDnet, Serangan pertama menghantam pompa air pertanian di Galilea atas, sedangkan yang kedua menghantam pompa air di provinsi tengah Mateh Yehuda.

"Serangan itu spesifik dilakukan pada instalasi drainase kecil khusus di sektor pertanian yang segera dan secara independen diperbaiki oleh penduduk setempat, tidak ada dampak ataupun kerusakan," ucap Otoritas Air setempat pada sebuah pernyataan.

Sistem pengolahan air di israel di serang hacker (Foto: Pixabay/geralt)

Kedua serangan itu terjadi usai Israel mengalami serangan cyber pertama pada sistem pasokan akhirnya di bulan April.

Berbeda dengan yang terjadi pada dua serangan baru ini, serangan yang pertama itu punya dampak yang lebih menakutkan. Sumber intelijen barat mengklaim bahwa peretas telah mendapat akses ke beberapa sistem pengolahan air Israel, dan mencoba mengubah kadar klorin air sebelum terdeteksi dan dihentikan.

Bila serangan itu berhasil dan kadar klorin air telah disesuaikan, penyerang bisa menyebabkan keracunan ringan pada populasi lokal yang menggunakan fasiltias tersebut.

Baca Juga:

Peretas Rusia Diduga Curi Data Vaksin Virus Corona

Setelah terjadinya peretasan tersebut, Israel National Cyber-Directorate (INCD) dan Otoritas air mengirimkan peringatan mendesak, pada fasilitas pengolahan air untuk mengubah kata sandi dari peralatan yang terhubung internet, khususnya pada sistem operasional dan perangkat kontrol klorin.

Intelijen asing menyebutkan jika peretasan di Israel terkait dengan Iran (Foto: pixabay/thedigitalartist)

Pemerintah Israel sebetulnya tak pernah mengakui serangan pada bulan April lalu. Namun pejabat intelijen asing mengatakan peretasan itu terkait dengan Iran.

Setelah itu dua minggu kemudian usai serangan pada fasilitas pengolahan air, ada sebuah serangan siber di pelabuhan Shahid Rajaei di Bandar Abbas, Iran. Pihak Intelijen Amerika Serikat menyebut serangan itu ada kaitannya dengan israel, kemungkinan merupakan sebuah serangan balasan.

Selain itu, ada juga sejumlah insiden yang terjadi di Israel usai peretasan tersebut. Seperti halnya berbagai kecelakaan dan ledakan di Infrastuktur penting di Iran. Dari mulai pembangkit listrik, pelabuhan, pengolahan nuklir dan sebagainya. (Ryn)

Baca Juga:

Waspada, Peretas Kartu Kredit Bisa Bersembunyi Dalam Gambar

#Hacker #Israel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
RUU tersebut menandai eskalasi berbahaya dalam serangkaian undang-undang, keputusan, dan kebijakan Israel yang menargetkan kehadiran Palestina dan identitas Arab dan Islam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
Indonesia
Israel Caplok Masjid Ibrahimi di Tepi Barat, Komisi I DPR Serukan Penolakan
Mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap tegas dan menyuarakan penolakan terhadap keputusan Israel tersebut di berbagai forum internasional.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Israel Caplok Masjid Ibrahimi di Tepi Barat, Komisi I DPR Serukan Penolakan
Dunia
Italia Masukan Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir ke Daftar Tersangka Penyiksaan dan Kejahatan Perang pada Aktivis Flotila
Flotila Sumud yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza berlayar dari Barcelona pada 15 April.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Italia Masukan Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir ke Daftar Tersangka Penyiksaan dan Kejahatan Perang pada Aktivis Flotila
Dunia
Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan
Israel kembali memperketat blokade terhadap Jalur Gaza dengan menutup seluruh pintu masuk bantuan internasional berlaku hari ini Senin (8/6) waktu setempat.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan
Dunia
Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara
UNIFIL melaporkan 69 pelanggaran udara Israel di Lebanon, termasuk 25 serangan udara. Serangan juga menghantam ambulans, menewaskan paramedis.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara
Dunia
Pasukan UNIFIL PBB Kembali Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, 1 Tewas 2 Luka-Luka
Serangan udara Israel di Lebanon selatan menewaskan anggota UNIFIL asal Serbia dan melukai dua lainnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Pasukan UNIFIL PBB Kembali Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, 1 Tewas 2 Luka-Luka
Dunia
Hizbullah Siap Berdamai Tapi Juga Siap Lawan Israel Jika Bombardir Pinggiran Beirut
Gerakan Hizbullah Lebanon siap mematuhi gencatan senjata jika Israel berhenti menyerang seluruh wilayah Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Hizbullah Siap Berdamai Tapi Juga Siap Lawan Israel Jika Bombardir Pinggiran Beirut
Dunia
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
IDF atau pasukan pertahanan Israel untuk memperluas operasi militer di Lebanon. Pasukan kami telah menyeberangi Sungai Litani.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
Dunia
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap 4 lembaga Israel dan pimpinannya atas pelanggaran HAM di Tepi Barat. Sanksi meliputi pembekuan aset dan larangan perjalanan ke negara anggota Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Dunia
Sikap Tegas Malaysia, Bawa Kasus Penangkapan Aktivis oleh Israel ke ke Mahkamah Internasional
Ada rencana untuk membawa konferensi internasional terkait Palestina ke Malaysia pada masa mendatang guna memperkuat upaya advokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Sikap Tegas Malaysia, Bawa Kasus Penangkapan Aktivis oleh Israel ke ke Mahkamah Internasional
Bagikan