Sistem Online PPBD Buat Kecewa Orang Tua Murid

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Sabtu, 24 Juni 2017
Sistem Online PPBD Buat Kecewa Orang Tua Murid

Sejumlah wali murid siswa melakukan aksi unjuk rasa menuntut pencabutan Peraturan Gubernur Jawa Tengah tentang siswa keluarga miskin (Gakin) dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). (ANTARA FOTO/Mo

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Sistem online penerimaan peserta didik baru (PPBD) terkesan pembodohan orang tua wali murid. Pasalnya, tidak ada kejelasan pengumuman PPDB secara online hingga Jumat, (23/6). Padahal, pengumuman tercatat Kamis, 22 Juni 2016.

Bahkan, ratusan calon peserta murid baru di SMA Negeri 4 Medan melakukan protes karena belum juga ada kejelasan dari panitia PPDB, Jumat (23/6) sore.

Selain SMA Negeri 4, protes yang sama juga terjadi di SMA Negeri 3 Medan.

Salah satu orang tua calon murid baru, Heri Wibowo mengaku kecewa dengan sistem yang dilaksanakan Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) yang tidak siap dengan infrastruktur dan tenaga ahli berbasis online ini.

"Kamis (22/6) di informasikan pengumuman dapat di lihat pada pukul 18.00 WIB. Ternyata tidak dapat dilihat hingga hari ini, Jumat (23/6) sore," kata Heri kepada wartawan, Jumat (23/6) di depan sekolah SMA Negeri 3 Medan.

Disebutkan Heri, pihak sekolah sendiri tidak bisa memberikan informasi hasil pengumuman calon siswa barunya. "Katanya itu kebijakan provinsi, pihak sekolah hanya bisa menunggu hasil saja tidak bisa mengeluarkan keputusan," ungkap Heri.

Heri berharap anaknya Yudha Kurniawan nomor registrasi pendaftaran 3125110001 bisa dapat kepastian masuk atau tidak ke sekolah yang ditujunya.

"Kalau seperti ini pemerintah kesannya membodohi masyarakat. Kalau tidak sanggup jangan seperti ini memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar warga Jalan Setia. Luhur, Medan itu dengan nada kecewa.

Berita ini dilaporkan oleh Amsal kontributor merahputih.com di Medan dan sekitarnya. Baca juga berita terkait berikut ini: Pemkot Medan Tindak Usaha Hiburan Membandel

#Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) #Sistem Pendidikan #Sumatra Utara #Masa Orientasi Siswa (MOS)
Bagikan
Ditulis Oleh

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu

Berita Terkait

Indonesia
Ubah Aturan, Kemendikdasmen Perbolehkan Anak di Bawah 7 Tahun Masuk SD
Masalah ini, juga masuk dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Ubah Aturan, Kemendikdasmen Perbolehkan Anak di Bawah 7 Tahun Masuk SD
Indonesia
Kasus Korupsi Jalan Sumut, KPK Periksa Eks Anak Buah Bobby Nasution
KPK memeriksa Kadis PUPR Sumut Topan Ginting terkait pengembangan kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan dan preservasi jalan di Sumatera Utara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Kasus Korupsi Jalan Sumut, KPK Periksa Eks Anak Buah Bobby Nasution
Indonesia
Komisi III DPR Sebut Penindakan Kajari Karo Jadi Pelajaran bagi Aparat Penegak Hukum
Langkah tersebut menjadi bentuk keseriusan dalam menjaga integritas penegakan hukum sekaligus memberikan pembelajaran bagi seluruh aparat. 

Dwi Astarini - Senin, 06 April 2026
Komisi III DPR Sebut Penindakan Kajari Karo Jadi Pelajaran bagi Aparat Penegak Hukum
Indonesia
ICW Kritik Putusan PN Jakpus Tolak Gugatan Pendidikan Gratis, Soroti Potensi 76 Ribu Anak Tak Tertampung
ICW mengkritik putusan PN Jakarta Pusat yang menolak gugatan citizen lawsuit pendidikan dasar gratis di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
ICW Kritik Putusan PN Jakpus Tolak Gugatan Pendidikan Gratis, Soroti Potensi 76 Ribu Anak Tak Tertampung
Indonesia
Siswa SD Tak Mampu Beli Buku Bunuh Diri, Ketua DPR: Biaya Pendidikan Bukan Cuma Sekolah Gratis
Ketidakmampuan orang tua memenuhi kebutuhan dasar pendidikan anak merupakan teguran bagi negara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Siswa SD Tak Mampu Beli Buku Bunuh Diri, Ketua DPR: Biaya Pendidikan Bukan Cuma Sekolah Gratis
Indonesia
Jelang Perayaan Natal, Polri Gencarkan Perbaikan Gereja dan Posko Ibadah di Sumut
Polri memprioritaskan pembersihan dan perbaikan gereja-gereja yang terdampak bencana.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Jelang Perayaan Natal, Polri Gencarkan Perbaikan Gereja dan Posko Ibadah di Sumut
Indonesia
Hunian Tetap Korban Bencana Sumatra Mulai Dibangun 21 Desember
Pembangunan hunian tetap akan dilakukan bersama pemerintah daerah dan lintas kementerian.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Hunian Tetap Korban Bencana Sumatra Mulai Dibangun 21 Desember
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem di Sumatera Utara 8-15 Desember, Simak Wilayah yang Berpeluang Diguyur Hujan dengan Intensitas Sangat Lebat
Hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi turun di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Frengky Aruan - Senin, 08 Desember 2025
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem di Sumatera Utara 8-15 Desember, Simak Wilayah yang Berpeluang Diguyur Hujan dengan Intensitas Sangat Lebat
Indonesia
Infrastruktur Mulai Pulih setelah Bencana Alam, Jalur Kereta Api Medan–Binjai Beroperasi Kembali
Memastikan mobilitas masyarakat tetap terjaga, distribusi logistik kembali lancar, dan aktivitas ekonomi tidak terhambat.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
Infrastruktur Mulai Pulih setelah Bencana Alam, Jalur Kereta Api Medan–Binjai Beroperasi Kembali
Indonesia
Polri Andalkan Anjing Pelacak untuk Cari Korban Hilang Bencana Alam di Sumut, Sebut Punya Insting dan Deteksi Sangat Akurat
Pengerahan K9 ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan pencarian di area-area yang sulit ditembus tim SAR konvensional.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
Polri Andalkan Anjing Pelacak untuk Cari Korban Hilang Bencana Alam di Sumut, Sebut Punya Insting dan Deteksi Sangat Akurat
Bagikan