Sindiran Dahnil kepada Jokowi soal Jas

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 27 Maret 2019
Sindiran Dahnil kepada Jokowi soal Jas

Koordinator Jubir Prabowo-Sandi Dahnil Simanjuntak (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menyindir bali calon presiden Joko Widodo soal jas. Menurutnya, pemakaian jas sebagai bentuk kehormatan acara kenegaraan termasuk Pemilu 2019.

"Pemilu adalah acara kenegaraan, menghormati PP Nomor 71 thn 2018 tentang Tata Pakaian pada acara Kenegaraan dan acara Resmi,yg ditandatangani Presiden Jokowi di mana laki-laki diwajibkan menggunakan Pakaian Sipil Nasional, Jas Hitam dengan kemeja putih didalamnya. Maka, Pak @prabowo mengenakan Jas," tulis Dahnil di akun Twitternya, @Dahnilanzar, Rabu (27/3).

Selain itu, Dahnil juga mengunggah foto Soekarno-Hatta yang menggunakan jas.

Mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah itu menjelaskan berdasarkan aturan tersebut bahwa pakaian resmi nasional yang harus dikenakan capres dan cawapres adalah jas hitam.

"Sesuai PP 71 thn 2018 yang ditandatangani Presiden saat ini, terang dijelaskan bhw pakaian resmi nasional yang hrs dikenakan pd acara resmi kenegaraan adl jas hitam dg kemeja putih. Pun,foto resmi Presiden mengenakan Jas lengkap. Apakah Presiden ikut2an Eropa? Mikir..mikir..baca..baca," tegasnya.

Sebelumnya, Jokowi melontarkan pernyataan soal jas hitam saat berkampanye di Dumai, Riau, Selasa (26/3). Capres nomor urut 01 itu mengajak pendukungnya untuk mencoblos dirinya dan Ma'ruf Amin yang memakai pakaian putih di surat suara.

Presiden Jokowi. Foto: ANTARA

"Jangan lupa, saya ingatkan tanggal 17 April itu kita pakai baju putih. Karena yang mau dicoblos nanti bajunya putih, karena kita adalah putih, putih adalah kita," ujar Jokowi.

Kemudian, Jokowi menjelaskan alasannya memakai pakaian putih di surat suara Pilpres 2019.

"Kenapa pakai baju putih? Karena baju putih ini murah, semua rakyat Indonesia memiliki. Kalau pakai jas, mahal. Ya ndak? Jas itu pakaian orang Eropa, pakaian orang Amerika, orang Indonesia cukup baju murah, pakai baju putih, seperti baju yang saya pakai," kata Jokowi. (*)

#Dahnil Anzar Simanjuntak #Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Bagikan