Siap Jalani Tugas Baru, Bagi Gibran Terlibat dalam Isu Papua Bukan Hal Baru
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan pers usai meninjau Central Lurik di Desa Mleset, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (9/7/2025). ANTARA/Fathur Rochman
MerahPutih.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyatakan siap menjalankan tugas barunya memimpin Badan Khusus Percepatan Pembangunan di Papua.
"Saya sebagai pembantu presiden siap ditugaskan ke mana pun, kapan pun," kata Gibran kepada media saat melakukan kunjungan kerja di Klaten, Jawa Tengah, Rabu (9/7).
Gibran menegaskan keterlibatannya dalam isu Papua bukanlah hal yang baru. Wapres mengungkapkan jajarannya di Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) yang berada di bawah koordinasinya sudah kerap menjalankan berbagai kegiatan di Papua.
Baca juga:
Klarifikasi Menko Yusril: Wapres Gibran Tak akan Berkantor di Papua
Program Setwapres di Papua selama ini itu di antaranya mengirimkan alat sekolah, laptop, dan melakukan pengecekan kesiapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah wilayah di Papua, seperti Sorong dan Merauke.
Lebih jauh, Gibran menjelaskan penugasan barunya itu merupakan kelanjutan dari upaya yang telah dilakukan Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin.
"Ini kan melanjutkan kerja keras dari Pak Wapres Maruf Amin untuk masalah Papua," imbuh putra sulung eks Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.
Baca juga:
Gibran Pimpin Badan Khusus Papua Bukan Ditugaskan Prabowo, Tapi Perpres yang Diteken Bapaknya
Untuk diketahui, Badan Khusus Papua itu dibentuk berdasarkan Perpres No. 121 Tahun 2022 yang diteken Presiden ke-7 RI Jokowi. Dilansir Antara, Wapres kala itu Ma’ruf Amin ditunjuk sebagai pimpinannya. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Gibran Pastikan Pengungsi Aceh Makan 3 Kali Sehari Plus Bonus Internet Ngebut
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan
Belajar dari Bencana, Prabowo Dorong Pembangunan Lumbung Pangan di Papua
Prabowo Targetkan 2.500 SPPG di Papua Beroperasi Penuh pada 17 Agustus 2026