Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Setelah Ahok, Megawati Dilaporkan Terkait Kasus Dugaan Penodaan Agama

Zahrina IdzniZahrina Idzni - Selasa, 24 Januari 2017
Setelah Ahok, Megawati Dilaporkan Terkait Kasus Dugaan Penodaan Agama

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto Dok MP/Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dilaporkan ke pihak kepolisian oleh LSM Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti Penodaan Agama terkait dugaan penodaan agama.

Dalam laporan itu tertera nama pelapor Baharuzaman dengan nomor LP/79/1/2017/Bareskrim.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Rikwanto membenarkan adanya laporan tersebut. "Benar, laporannya kemarin, pelapor juga membawa barang bukti berupa satu keping CD pidato Megawati saat berpidato di HUT PDIP ke-44," ujarnya kepada awak media, di Mabes Polri, Selasa (24/1).

Menindaklanjuti laporan itu, Rikwanto mengatakan akan terlebih dahulu meminta keterangan saksi pelapor dan juga saksi ahli. "Akan kita tindaklanjuti seperti biasa," imbuhnya.

Baharuzaman, melaporkan Megawati terkait isi pidatonya saat HUT PDIP ke-44, dalam isi pidatonya, mantan pimpinan FPI Jakarta Utara itu menilai telah terdapat unsur penodaan agama.

Menanggapi laporan tersebut, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengaku heran dengan adanya laporan itu. Ia mengimbau pelapor untuk lebih mempelajari isi pidato Ketum PDIP tersebut sebelum melapor.

"Yang mana penodaannya, saya kira yang melapor itu kurang memahami persoalan, isi pidato Bu Mega itu merupakan kondisi ril saat ini. Pelajari dulu. Kita siap aja menghadapinya," tegas Andreas kepada awak media, Selasa (24/1).

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristianto juga pernah melontarkan pernyataan tegas terkait rencana imam besar FPI Rizieq Shihab melaporkan Megawati dengan kasus yang sama. Namun, rencana tersebut urung dilakukan Rizieq Shihab. Hasto mengatakan tidak takut dan siap menghadapi laporan Habib Rizieq.

"Sekira Rizieq Shihab tidak puas, sampaikan melalui jalur hukum. Kami akan siapkan pembela hukum terbaik," tegas Hasto beberapa waktu lalu.

#Megawati Soekarnoputri #PDIP #Habib Rizieq #Kombes Pol Rikwanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Seluruh partai politik dan elemen bangsa pada dasarnya memiliki cita-cita yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
 Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ajak Publik Berani Bersuara
Menyebut sejarah mungkin tidak pernah berulang secara persis, tapi polanya sering kali memiliki irama yang senada (rhyme).
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ajak Publik Berani Bersuara
Bagikan