Sering Keliru, Ini Perbedaan Mata Uang Yuan dan Renminbi

Febrian AdiFebrian Adi - Minggu, 12 Maret 2023
Sering Keliru, Ini Perbedaan Mata Uang Yuan dan Renminbi

Renminbi pertama kali dikeluarkan pada Desember 1948. (Foto: Unsplash/Eric)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK yang masih menyangka bahwa mata uang Tiongkok adalah Yuan. Padahal dalam praktiknya di negeri bambu tersebut, Yuan bukanlah mata uang Tiongkok yang sebenarnya. Apakah kamu pernah mendengar istilah Renminbi (RMB), lalu apa perbedaannya?

Dikutip dari Investopedia, Sabtu (11/3), di Tiongkok satuan hitung dan mata uang menggunakan dua istilah yang berbeda. Tentu saja hal ini terdengar asing bagi orang Indonesia dan sejumlah negara lainnya, karena biasanya negara lain menggunakan satuan hitung dan mata uang tetap menggunakan penamaan yang sama. Seperti di Indonesia yang memakai mata uang Rupiah.

Baca juga:

Sanksi Amerika dan Uni Eropa Bikin Rusia Gunakan Yuan untuk Transaksi Internasional

Tiongkok memiliki dua mata uang yang berbeda. (Foto: Unsplash/Eric)

Yuan pada dasarnya memiliki dua nilai tukar atau harga pasar. Hal itu disebabkan oleh sistem mata uang Tiongkok yang cukup rumit, kaena PBOC (Bank sentral Republik Rakyat China) mengontrol arus modal dengan begitu ketat untuk membatasi aliran modal asing masuk, dan juga yang keluar dari negara. Sistem itu dibuat karena pemerintah khawatir banyaknya arus keluar dalam krisis dapat memicu penyerbuan Yuan.

Untuk mendorong penggunaan Yuan internasional, Beijing telah memasok likuiditas Renminbi ke negara-negara asing melalui perjanjian pertukaran, dan mengalihdayakan bisnis dalam mata uang Yuan untuk pinjaman, pinjaman dan penerbitan obligasi ke pusat keuangan luar negeri, terutama Hong Kong.

Pengaturan ini telah menghasilkan dua harga pasar untuk nilai Yuan terhadap mata uang asing. Pertama, Yuan darat dengan singkatannya CNY yang digunakan di Tiongkok dan nilainya dikelola oleh PBOC. Kedua, CNH atau Yuan luar negeri diperdagangkan lebih bebas di luar daratan Tiongkok.

Baca juga:

Mungkinkah Rupiah Menjadi Mata Uang Dunia?

Renminbi sendiri memiliki arti mata yang rakyat. (Foto: Unsplash/Bernd)



Beda dengan Renminbi yang sebenarnya merupakan mata uang resmi di Tiongkok, di mana Renminbi ini bertindak sebagai alat tukar resmi yang diakui negara. Sementara Yuan adalah sistem satuan hitung atau unit mata uang di Tiongkok.

Renminbi sendiri memiliki arti mata yang rakyat. Renminbi pertama kali dikeluarkan pada Desember 1948, di mana People's Republic of China (PBOC) atau Bank Rakyat China baru didirikan di kota Shijiazhuang, provinsi Hebei. Jadi sudah paham perbedaan antar kedua mata uang tersebut? (far)

Baca juga:

Memecahkan Masalah Rumit dalam Dunia Mata Uang Kripto

#Kurs Rupiah #Nilai Mata Uang #Mata Uang Renminbi #Tiongkok #Cina
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Tembus Rp 18.000, Menkeu Purbaya Jamin Utang Luar Negeri Masih Bisa Dibayar
Rupiah melemah hingga Rp18.000 per dolar AS. Menkeu Purbaya pastikan utang luar negeri tetap aman, sementara BI intensifkan intervensi pasar valas.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Tembus Rp 18.000, Menkeu Purbaya Jamin Utang Luar Negeri Masih Bisa Dibayar
Indonesia
Pemerintah Diminta Maksimalkan UU P2SK Guna Tahan Kejatuhan Nilai Tukar Rupiah
Cucun menegaskan otoritas keuangan wajib menyikapi pergerakan nilai tukar mata uang secara tepat dan cepat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Pemerintah Diminta Maksimalkan UU P2SK Guna Tahan Kejatuhan Nilai Tukar Rupiah
Indonesia
Rupiah Makin Melemah, Sudah Tembus Rp 18.015 per Dolar AS di Kamis (4/6) Pagi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa siap meningkatkan koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menstabilkan kembali kurs atau nilai tukar rupiah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Makin Melemah, Sudah Tembus Rp 18.015 per Dolar AS di Kamis (4/6) Pagi
Indonesia
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Pada perdagangan pukul 11.10 WIB, papan informasi pasar uang menunjukkan rupiah bertengger pada level Rp17.928,50 per dolar AS.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Indonesia
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Pelaku pasar global saat ini menghadapi ketidakpastian ekonomi tinggi, sehingga memicu tren risk-off
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Indonesia
Rupiah Hari Ini Makin Terpuruk, Bergerak Tembus Rp 17.900 per Dolar
Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menilai tren pelemahan rupiah belakangan ini bukan sekadar faktor musiman.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Hari Ini Makin Terpuruk, Bergerak Tembus Rp 17.900 per Dolar
Indonesia
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Namun, pasar modal masih menghadapi sejumlah risiko. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp1,39 triliun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Indonesia
Rupiah Melorot ke Rp17.859 per Dolar AS, IHSG Malah Meroket Pada Pembukaan Perdagangan Selasa 2 Juni 2026
Pelemahan ini berbanding terbalik dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Rupiah Melorot ke Rp17.859 per Dolar AS, IHSG Malah Meroket Pada Pembukaan Perdagangan Selasa 2 Juni 2026
Indonesia
Rupiah Loyo Tembus Rp 17.800 Dianggap Tidak Masuk Akal, Menkeu Ogah Hitung Ulang APBN
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pelemahan tidak mencerminkan fundamental ekonomi dan APBN tetap aman.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Rupiah Loyo Tembus Rp 17.800 Dianggap Tidak Masuk Akal, Menkeu Ogah Hitung Ulang APBN
Indonesia
Tekanan Terhadap Rupiah Terus Berlanjut, Per Dolar Bisa Capai Rp 17.800
Rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan masih berada dalam tekanan di kisaran Rp 17.750 - Rp 17.800 per dolar AS.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Tekanan Terhadap Rupiah Terus Berlanjut, Per Dolar Bisa Capai Rp 17.800
Bagikan