Sanksi Amerika dan Uni Eropa Bikin Rusia Gunakan Yuan untuk Transaksi Internasional

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Agustus 2022
Sanksi Amerika dan Uni Eropa Bikin Rusia Gunakan Yuan untuk Transaksi Internasional

Ilustrasi Uang kertas Yuan. ANTARA/REUTERS/Thomas White/Ilustrasi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sanksi negara negara sekutu Amerika Serikat dan Uni Eropa atau negara barat, membuat Rusia beralih menggunakan mata uang Yuan untuk transaksi internasional.

Mata Uang Yuan telah menduduki peringkat ketiga dalam daftar negara di luar Tiongkok atau China daratan yang menggunakan untuk pembayaran global.

Baca Juga:

PBB Pertimbangkan Cabut Berbagai Sanksi pada Rusia

Angka terbaru yang dirilis pada Kamis (18/8/2022) menunjukkan perusahaan-perusahaan dan bank-bank Rusia terlibat dalam hampir 4,0 persen pembayaran yuan internasional berdasarkan nilai pada Juli.

Angka itu naik dari 1,42 persen bulan sebelumnya dan dari nol pada Februari ketika tindakan Kremlin di Ukraina. Padahal, Rusia bahkan belum ada dalam daftar bulanan yang diterbitkan oleh perusahaan pengiriman pesan keuangan global SWIFT sebelum invasi ke Ukraina pada Februari.

Hong Kong sumber utama transaksi yuan di luar China daratan dengan 73,8 persen dari total, diikuti oleh Inggris yang menyumbang 6,4 persen.

Lompatan tiba-tiba Rusia dalam daftar akan mendukung argumen bahwa sanksi berhasil dan memaksanya keluar dari sistem perbankan global berbasis dolar AS. Namun, membawa Moskow dan Beijing lebih dekat.

Rusia dikabarkan telah mengembangkan sistem pesan keuangan bergaya SWIFT, membuat rekening khusus di beberapa bank yang masih belum disetujui dan terus memperdagangkan ekspor utama seperti minyak dengan negara-negara dari China dan India ke Turki.

Data SWIFT terbaru juga mengkonfirmasi bahwa rubel tidak lagi berada di antara 20 mata uang global teratas yang digunakan di pasar pembayaran internasional.

Baca Juga:

Jokowi Teruskan Misi Damai Ukraina dan Rusia di G20

#Rusia #Ukraina #Perang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Drone Iran Ditembak Jatuh Saat Dekati Kapal Perang USS Abraham Lincoln di Laut Arab
AS klaim drone terus terbang ke arah kapal meskipun telah dilakukan tindakan de-eskalasi oleh pasukan AS yang beroperasi di perairan internasional
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
Drone Iran Ditembak Jatuh Saat Dekati Kapal Perang USS Abraham Lincoln di Laut Arab
Dunia
China dan Rusia Perkuat Kerja Sama Hadapi Hukum Rimba Global
China dan Rusia menghadapi berbagai tuduhan, sanksi dan tantangan dari Amerika Serikat dan sekutunya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
China dan Rusia Perkuat Kerja Sama Hadapi Hukum Rimba Global
Dunia
Garda Revolusi Iran Dicap Organisasi Terorirs, Atase Militer Negara Eropa Diusir
Menurut UU Aksi Strategis yang disahkan Parlemen Iran, atase militer negara-negara Eropa pun harus diusir segera dari Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Garda Revolusi Iran Dicap Organisasi Terorirs, Atase Militer Negara Eropa Diusir
Dunia
Setelah Selat Hormuz, Militer AS Tingkatkan Kekuatan di Teluk Persia
kehadiran kekuatan dari luar kawasan justru selalu menimbulkan dampak sebaliknya dari yang diklaim, yakni memicu eskalasi alih-alih meredakan ketegangan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Setelah Selat Hormuz, Militer AS Tingkatkan Kekuatan di Teluk Persia
Indonesia
DPR Desak Kemenlu Bersiap Hadapi Perang AS-Iran, Evakuasi WNI Jadi Utama
KBRI Teheran harus aktif mengimbau seluruh WNI di Iran agar selalu waspada, mengikuti arahan resmi, serta menyiapkan langkah darurat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
DPR Desak Kemenlu Bersiap Hadapi Perang AS-Iran, Evakuasi WNI Jadi Utama
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Jadi Organisasi Teroris, Iran: Eropa Sibuk Mengipasi Api.
Uni Eropa juga menjatuhkan sanksi tambahan terhadap 15 pejabat keamanan dan peradilan Iran, termasuk komandan IRGC dan perwira polisi senior
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Jadi Organisasi Teroris, Iran: Eropa Sibuk Mengipasi Api.
Dunia
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
Melalui Selat Hormuz, sebagian besar dari 20 juta barel minyak dan produk minyak bumi diangkut setiap hari mencapai pasar Asia, terutama China.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
Indonesia
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
“Dengan mengandalkan kemampuan dalam negeri serta pengalaman berharga di masa lalu, Iran lebih siap dari sebelumnya dan akan merespons secara komprehensif, tegas."
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
Dunia
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Greenland merupakan wilayah otonom Denmark yang telah lama menarik minat Amerika Serikat karena lokasinya yang strategis dan sumber daya mineral melimpah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Indonesia
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini berharap semoga mimpi buruk terjadinya perang dunia disertai penggunaan senjata nuklir itu tidak terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Bagikan