Serangan Israel Makin Luas, Ancam Rebut Banyak Wilayah Gaza

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 22 Maret 2025
Serangan Israel Makin Luas, Ancam Rebut Banyak Wilayah Gaza

Ilustrasi - Warga Gaza saat antre air bersih di kamp pengungsian. ANTARA/Anadolu/py.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Serangan darat Israel di Gaza semakin meluas. Tak hanya menggempur wilayah utara, militer juga bergerak ke selatan, termasuk Rafah dan Beit Lahiya.

Di saat yang sama, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz melontarkan ancaman serius: jika Hamas tak segera membebaskan semua sandera, wilayah Gaza akan dicaplok permanen.

"Semakin Hamas menolak melepaskan para sandera, semakin banyak wilayah yang akan kami ambil," ujar Katz seperti dikutip dari Aljazeera, Sabtu (22/3).

Ia juga menyebut kemungkinan menerapkan "rencana migrasi sukarela" yang sempat diusulkan mantan Presiden AS Donald Trump, yakni memindahkan warga Gaza ke selatan.

Baca juga:

Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Lebih dari 70 Orang, Termasuk Bayi Baru Lahir

Di lapangan, bombardir udara masih terus berlangsung. Serangan udara Israel di kawasan Tuffah, Gaza utara, menewaskan lima orang, termasuk tiga anak-anak. Di selatan, tank Israel menembaki Abassan, menewaskan seorang ibu dan anaknya.

Sementara itu, warga Gaza kembali dikejutkan oleh invasi darat mendadak di Rafah dan Beit Lahiya pada Kamis malam. “Tak ada peringatan, tak ada selebaran. Mereka langsung masuk,” kata Hind Khoudary, jurnalis Al Jazeera dari Gaza tengah.

Sejak Israel memutus gencatan senjata dua bulan pada Selasa lalu, lebih dari 590 warga Palestina tewas, termasuk sekitar 200 anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. Israel mengklaim serangan dilanjutkan karena Hamas menolak usulan gencatan senjata terbaru yang diajukan AS.

Di tengah serangan yang menggila, situasi kemanusiaan di Gaza makin kritis. Bantuan pangan, obat, dan bahan bakar tak lagi masuk sejak awal Maret.

Baca juga:

Ratusan Tewas dalam Serangan Israel di Gaza, Netanyahu Sebut 'Baru Permulaan'

“Inilah masa terpanjang tanpa pasokan apa pun sejak perang dimulai Oktober lalu,” ujar Sam Rose dari UNRWA. Enam dari 25 roti bantuan PBB pun tutup karena kehabisan bahan bakar.

Tenaga medis kewalahan. Tak ada truk bantuan medis yang masuk selama 18 hari. “Mayoritas korban luka adalah anak-anak, perempuan, dan lansia,” ujar Khoudary. Rumah sakit kini berada di ambang kolaps.

Blokade total terhadap bantuan ini memicu kecaman dunia. Sejumlah negara Eropa memperingatkan bahwa langkah Israel berpotensi melanggar hukum kemanusiaan internasional. (ikh)

#Israel #Palestina #Gaza
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Geger Skenario 'False Flag' Israel, Netanyahu Dituduh Korbankan Flydubai Demi Seret Trump ke Perang!
Iran bongkar dugaan plot rahasia Netanyahu yang rekayasa pembajakan pesawat flydubai FZ1073. Netanyahu dituduh mau fitnah Iran dan seret Donald Trump ke perang!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Geger Skenario 'False Flag' Israel, Netanyahu Dituduh Korbankan Flydubai Demi Seret Trump ke Perang!
Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Dunia
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan serangan terhadap fasilitas sipil di Gaza, termasuk rumah sakit dan sekolah, tidak dapat dibenarkan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 30 September 2026
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
ShowBiz
Florence Pugh Tak Takut Kehilangan Ratusan Ribu Followers karena Dukung Palestina
Florence Pugh mengaku tak takut kehilangan ratusan ribu pengikut di media sosial karena vokal mendukung Palestina dan rutin menyerukan bantuan kemanusiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Florence Pugh Tak Takut Kehilangan Ratusan Ribu Followers karena Dukung Palestina
Olahraga
Bantai Israel 3-0 Cuma Bonus, 4 Aksi Timnas Irlandia Bela Palestina Permalukan Zionis di UEFA Nations League
Tak sekadar menang telak 3-0 di UEFA Nations League, skuad Republik Irlandia tunjukkan 4 aksi solidaritas berani bela Gaza untuk permalukan Israel!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bantai Israel 3-0 Cuma Bonus, 4 Aksi Timnas Irlandia Bela Palestina Permalukan Zionis di UEFA Nations League
ShowBiz
Macklemore Umumkan Tur 'Free Palestine', Sumbang Semua Hasilnya untuk Palestina
Hasil penjualan tiket untuk pertunjukan tur ini akan disalurkan ke organisasi-organisasi yang mendukung rakyat Palestina.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Macklemore Umumkan Tur 'Free Palestine', Sumbang Semua Hasilnya untuk Palestina
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Dunia
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Debat umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
ShowBiz
IMDb Mulai Pakai Istilah 'Occupied Palestinian Territories' di Sejumlah Film, Israel Keberatan
IMDb mengubah data sejumlah film Israel menjadi Occupied Palestinian Territories. Namun, distribusi Israel mengajukan keberatan.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
IMDb Mulai Pakai Istilah 'Occupied Palestinian Territories' di Sejumlah Film, Israel Keberatan
Bagikan